"Bukan, saya bukan Caca, saya Monica"
"Eh, Maksud gua ya.. Itu!"
"Mungkin anda salah orang." jawabku ketus dan langsung mematikan sambungan telepon.
Aku kenal suara ini. Itu Satria, kenapa dia menelponku dan salah lagi nyebuti namaku.
"haa.. sepertinya memang harus menjauh lagi, dia sama sekali tidak mengenalku. Untuk apa aku berhalu."
Di luar hujan semakin deras, aku rebahkan tubuhku, lelah. Aku memejamkan mataku, tapi tiba - tiba bayangan Satria dan Putri menari - nari di pelupuk mataku, kututupi wajahku dengan bantal, tapi bayangan tadi siang semakin jelas.
Sial! Aku bangkit dan duduk di depan cermin, kuperhatikan wajahku, tampak pucat. Aku sedikit heran, apakah aku benar - benar sakit?
Kudekatkan kembali wajahku ke cermin, terlihat jelek, deh siapa yang suka dengan wajah ini?
Aku lihat di laci meja ruasku ada lipstik, aku mencoba mengolesnya le bibirku, sudah mendingan tidak terlalu pucat, pikirku.
Tok tok tok, tiba - tiba pintu kamarku ada yang mengetok, aku lap kembali lipstik dari bibirku.
"Ya, siapa?"
"Ini mama"
"Oh, ada apa ma?"
"Mama mau bicara, keluar sebentar dong"
Aku menarik nafas dan membuka pintu kamarku dengan pelan. Mama mengajakku ke ruang tamu. Disana sudah ada papa, adiku Cici dan Mbok Rini.
"Malam ini papa dan mama mau bicara" papa membuka suara.
"Ada masalah apa pa?" aku penasaran, tumben sekali kami di kumpulkan seperti ini.
"Begini, pamanmu sedang sakit dan sekarang ada di singapore untuk berobat."
"Iya, trus" cici pengen tahu.
"Pamanmu itu lagi butuh uang, jadi rencana mama sama papa mau kesana jenguk pamanmu sekalian kasih uang ke pamanmu." jelas papa, aku hanya manggut manggut.
"Berapa lama?" tanyaku
"Kira - kira 2 minggu, karena sekalian di sana juga papa ada kerjaan, jadi mamamu bisa jaga pamanmu dan papa juga bisa kerja di sana." jawab papa. Aku cuma diam.
"Kapan berangkat?" tanya cici
"Malam ini" jawab mama
"mama sudah memasukkan ke rekeningmu untuk belanja kalian selama 2 minggu ini, kasih mbok Rini belanja kebutuhan dapur kalau kam…
Kumpulan Cerpen Remaja
Bab. 14
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments