Entah sudah bulan keberapa ini, Elsy sudah terbiasa sendiri, walau belum bisa sepenuhnya melupakan Agus.
Tok tok tok
Tiba- tiba suara pintu rumahnya ada yang mengetuk, "ya.. Tunggu..!" sahut Elsy dari dalam kamarnya.
Dengan sedikit malas dia bangkit dari atas ranjangnya dan berjalan menuju pintu depan.
Tapi ketika pintu di bukanya, alangkah terkejutnya dia.
"Kamu...? Sudah balik dari Surabaya..? Trus, ngapain kesini..?" Hanya kata itu yang terlontar dari mulutnya saat melihat lelaki yang sudah beberapa tahun menjadi pacarnya itu.
"Tentu saja saya ke sini, kita kan masih pacaran. Tentu saja aku harus menemui pacarku." Ucapnya dengan senyum kikuk.
"Enggak salah..? Bukannya kamu senengnya dengan cewek lain sampai pamerin foto segala." Ucap Elsy sambil melipat kedua tangannya di depan dadannya. Dia menatap dengan sinis.
"Setidaknya persilahkan saya masuk dulu, biar kita ngomong baik- baik." Masih dengan senyum di bibirnya dia mengajak Elsy untuk masuk ke dalam rumah.
"Ck, seharusnya kamu itu tidak perlu datang kesini lagi." Elsy mulai merasa kesal, sudah capek- capek di lupakan.. Eh, malah nongol...
"Loh kenapa? Kita masih pacaran, kan?" Wajahnya mulai terlihat serius.
"Menurutku sih tidak, sejak kamu punya wanita lain di hatimu. Lagi pula dari saat itu, aku sudah berusaha untuk melupakan kamu kok." Jawab Elsy tanpa ekspresi.
"Apa..?! Sy... Ini tidak benar kan..?" Dia terkejut sambil memegang pundakku untuk memastikan.
"Kenapa tidak benar..? Bukankah itu yang kamu inginkan saat mengirim foto wanita itu bersamamu, dengan gaya mesranya. Dan juga semua kalimat yang kau ucapkan, itu sudah memberi tanda untukku, agar aku melepaskanmua." Dia berbicara dengan memakai gaya deklamasi menggunakan gerakan tangan yang handal.
"Tidak..! Itu tidak boleh terjadi, maaf Sy.. Itu.. Itu cuma bercanda.." Agus terlihat panik, awal yang hendak dia buat sebagai prank untuk Elsy, kini malah menjadi boomerang baginya. Tentu saja itu membuat dia seperti kebakaran jenggot.
"Bercanda..? Kamu bil…
Kumpulan Cerpen Remaja
Bab. 35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments