"Maaf, aku tidak bermaksud mengusirmu."
"hmm, tapi perbaiki dulu posisimu ini, nanti makin parah lukanya."
"Janji tidak pergi"
"iya" ucapku sambil membantunya kembali ke posisi awalnya dan dia bersandar di kepala ranjang dengan kaki lurus kedepan.
Karena setahuku kakinya yang terluka parah, kepalanya hanya luka ringan. Kemaren itu hidungnya terbentur jadi patah juga.
"Kamu masih marah samaku?" tanyanya lagi, aku hanya menggeleng. Dia menarik tangaku agar duduk di sampingnya dan dia bisa memelukku dengan dekapannya.
Anak ini seperti plester yang selalu mau menempel, pikirku. Takut amat aku pergi. Kemudian aku mendengar dia meraup nafas pas di sebelah leherku.
"Kamu kenapa?" tanyaku.
"Aku senang mencium aroma tubuhmu." katanya
"Hei, aku seharian belum mandi loh, apa kau tidak melihatku dengan pakaian seragam ini?"
"Kamu tidak bau, aku suka baumu." katanya lagi sambil mencium aroma di area leherku dan melingkarkan tangannya di pinggangku.
'kenapa dia menjadi seperti anak bayi' pikirku
"Maafkan aku Tia, ucapanku kemaren pasti menyakitimu ya." ucapnya dengan manja di telingaku.
"hmm ya, sedikit. Tentu saja itu menyakitkan di hatiku."
"Makanya itu, ketika aku melihat air matamu, aku menjadi menyesal. Kedepannya aku tidak akan membuatmu menangis, aku janji."?
"Jangan janji - janji begitu, pasti suatu waktu aku pasti akan menangis olehmu." ucapku dengan meliriknya. Dia hanya diam mencerna.
"Tapi aku akan berusaha tidak akan menyakitimu."
"Oh ya..?"
"hmm, oya tia, orang tuaku hendak berterima kasih padamu."
"kenapa?"
"karena telah menolongku dan membawaku ke sini."
"bagaimana kalau mereka tahu gara - gara aku kamu terluka?"
"tidak akan, itu rahasia kita" ucapnya sambil mencium pipiku. " aku tidak apa - apa terluka berkali - kali asal kamu menerimaku."
"yee... Gombal"
"Beneran, Tapi Tia maukah engkau menerimaku menjadi kekasih ku? Tapi kamu akan susah menerimaku sepertinya saat ini."
"Emang kenapa?"
"Ketika aku sehat saja, kamu susah sekali menerimaku, apa lagi sekarang."
"Na…
Kumpulan Cerpen Remaja
Bab. 10 Tamat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments