Aku cuma tertunduk mendengar penjelasanmu.
"Tidak perlu bersedih, saya pasti kembali, dan saya berharap kamu setia menungguku ya."
Aku hanya bisa mengangguk dan tersenyum sedih, aku sangat berat melepaskan kepergianmu. Bagaimana denganmu, aku harap kamu juga setia di sana, hanya itu yang terucap dalam hatiku.
"Aku sangat mencintai kamu" itulah kata - kata terakhir yang aku dengar dari bibirmu, dan kau melambaikan tanganmu kepadaku saat aku mengantarmu ke bandara, hatiku sangat sakit. Tak terasa air mataku menetes menyaksikan kepergianmu.
Kita selama ini selalu bersama, dan tiba - tiba kamu pergi itu sangat ketimpangan untukku, seolah - olah aku berjalan dengan sebelah kaki.
Mama memelukku, membuat aku menangis semakin kencang.
Sejak saat itu aku tidak pernah lagi ke cafe tempat kita dulu suka nongkrong berdua, dan ke sungai tempat kita bercanda ria.
Kalau aku mengingat itu semua air mataku akan menetes.
****
Surat pertama darimu sudah aku terima, aku sangat bahagia, tidak bosa - bosan aku menciumnya, walaupun tidak wangi seperti parfum, tapi aku suka karena sepertinya aroma tanganmu masih menempel di kertas itu.
Setelah suratmu yang pertama datang, aku berharap akan surat kedua akan datang lagi menyusul. Tapi hingga saat ini tidak pernah ada lagi surat darimu yang datang.
Aku sedikit merasa heran, karena dalam surat pertamamu tidak menjelaskan bahwa kamu tidak akan pernah lagi mengirimi ku surat. Sementara aku sudah mengirim surat kepadamu sebanyak 5 kali, tapi tidak satupun kau balas.
Aku merasa kesal dan patah hati, mengapa begitu cepat kau melupakan aku Jo..?
****
Tiga tahun sudah berlalu, sekarang aku sudah bekerja di salah satu perusahaan swasta. Gajinya lumayan dan pekerjaannya masih bisa aku atasi hingga saat ini.
CEO tempat aku bekerja masih muda, dia belum menikah dan juga belum punya pacar atau tunangan. Ya, masih single lah...
Dia pernah ingin melamarku untuk dia jadikan istrinya, tapi aku tidak bisa menerimanya karena masih kepikiran denganmu Jo...
Kita…
Kumpulan Cerpen Remaja
Bab. 19
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments