"Tapi apa masalahnya sih? Kan enak di ajak main terus."
"Masalahnya, gua engak suka main skrebel Mim."
Mimi lalu mengurut - urut jidatnya, pertanda lagi berfikir keras.
"Gimana kalau Mamimu kita belikan empeng sebagai pengganti?"
"Saran lo enggak mutu!"
"Atau beliin congklak, bola bekel atau apa gitu..!" mimi memberi saran.
"Mainan begituan sudah enggak zaman, Mami mana suka."
"Atau.. Gimana kalau lo beliin Nine tendo..?"
"Mintendo Armowiloto..?"
"Hush, bukan..! Itu Nine tendo, yang permainan, tuh yang kayak game match tapi pakai televisi. Tuh bagus tuh."
"Oo.. Iya asyik juga tuh, kalau itu mah gua mau nemenin mami main, eh.. Tapi kan mahal..?"
"Iya, emang mahal."
Gua lagi enggak ada duit nih, dari pada beliin mami itu mending gua ganti skuter gua tuh.
Lalu kedua orang itu mikir lagi.
Eh, gua ada usul Ta..
Apa
Gini, lo harus membuat mami lo kapok main skrebel
Caranya..?
Misalnya aja, pas lagi lo ama Mami lo main skrebel, biji- biji hurup skrebel itu lo umpetin di ketiak lo satu persatu, kan bau banget tuh. Apa lagi lo baru pulang sekolah.
Nah, pas Mami lo masang- masang huruf, doi bakal merasa terganggu karena biji- biji hurufnya mendadak bau. Atau pas sendirian mengutak atik skrebel dia akan merasa jijik karena kebauan.
Trus, Mami lo jadi kapok, ngak mau megang biji skrebel lagi."
"Astaga, Mimi..! Itu ide yang cemerlang! Gua enggak nyangka elo secerdas itu..!"
Jerit Rasta takjub, sambil mencubit kedua pipi Mimi. Mereka berdua-pun melonjak- lonjak kegirangan.
****
Hari ini jam 2 siang, Mami dan Rasta udah ngejogrok berdua di lantai atas main skrebel.
Beberapa huruf yang belum kepakai sudah di sembuyikan Rasta di dalam ketiaknya.
Mami yang masih belum ngeh sama bau asem yang di timbulkan dari huruf- huruf itu, masih nampak bersemangat.
Rasta menunggu reaksi mami penuh harap.
"Mami suka karena belakangan ini kamu nemeni mami main skrebel tanpa mengeluh." Ujar Mami sambil menyusun kata 'smart' pada papan skrebel.
"Iya Mi, soalnya Rasta pikir, skrebel bisa menambah kosa…
Kumpulan Cerpen Remaja
Bab. 29
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 56 Episodes
Comments