Malam pun sudah tiba, Asya sudah berdandan layaknya ingin kencan dengan seorang pria pujaan hatinya. Namun beda nya asya tetap menggunakan piyama tidurnya.
Didepan pintu rumah mewah itu dokter Willie sudah berdiri dan menunggu pintu dibukakan.
"Sebentar...." Sahut simbok dari dalam rumah itu
"Ehhh ini teh temen nya non asya yang dibilang itu ya??" ucap simbok dengan nada polos nya
"Iyaa Bu kenalin saya Willie" sapa Willie sambil memberikan tangannya kearah simbok ingin mengajaknya bersalaman
"Ehhh tak usah salaman atuhh den, tangan simbok kotor" Tolak nya
"Tidakk Bu, tangan ibu bersih kok saya lihat" Katanya lagi menawarkan dengan tangan yang masih sama posisi nya seperti tadi.
"Baiklah kalau dipaksa simbok mau slaamat dehh" Diapun membalas salam Willie
"Ayo masuk dem Willie, tunggu sebentar disini ya den biar simbok panggilin non asya nya dulu" kata nya
Setelah itu simbok pun pergi ke lantai dua untuk memanggil asya turun kelantai satu.
Tok....tok....tok.....
"Nonnnn itu di Aden cakep udah datang non" Kata nya memanggil dari Luar
"Ehhh mbok...."
Asya buru-buru membukakan pintu kamar nya.
"Willie udah datang mbok??"
"Iyaa non den tampannya udah nunggu di lantai satu" Kata simbok memuji Willie
"Hahahha mbok bisa aja dehh kalau soal yang tampan-tampan" Ucap asya
"Heheheh dia teh pacar non asya??" tanya simbok polos
"Enggak mbok masih cuman temanna kok, doain aja ya mbok jadi pacar" Katanya dengan percaya diri
Setelah sampai dilantai satu asya menjumpai Willie ke ruang tamu sementara simbok mempersiapkan barang-barang yang ingin dia bawa pulang karena sebentar lagi sudah jam pulang mas Alfin.
"Lo udah lama nyampe nya??" tanya asya basa basi
Willie menatap ke arah asya dengan tatapan. Penuh dendam dan kekesalan
"Kenapa Lo lihatin gue kekgitu, seram tau" Ucap nya
"Gue masih kesal sama kelakuan Lo yang mencampakkan gue gitu aja tadi siang"
"Yaudah sihh maafin kan udah gue undang ke rumah gue" Katanya lagi
"Tapi tetap aja, gue masih kesal sama Lo" Ket…
A Doctor'S Touch
Piyama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments