Setelah makan malam selesai, semua keluarga besar itu pun kembali ke kediaman masing-masing. Begitu juga dengan Asya dan Willie yang pulang ke apartemen milik Willie.
Sepanjang perjalanan keduanya sama sekali tak bersuara, tak ada yang mau memulai percakapan.
"Kok jadi tegang gini sih suasananya, padahal tadi bilangnya bakal nyelesaian semuanya pas udah kelas acara tapi malah diam Diaman gini" Ucap Asya dalam hatinya.
Mobil yang dikemudikan oleh suaminya itu membawa mereka hingga sampai di parkiran apartemen Willie.
Willie keluar dari mobil terlebih dahulu dan membawa pernak-pernik yang ada di bangku belakang tanpa menunggu dan mengucapkan sepatah katapun pada Asya.
"Hemmm dia pergi gitu aja tanpa nunggu atau ngajak aku, sebenarnya dia kenapa sihh, kok udah nikah gini malah jadi kurang nyaman" Gerutunya pada dirinya sendiri.
Dia pun turun dan kemudian mengikuti langkah suaminya menuju lantai dua tepatnya kamar Willie.
Setelah masuk kedalam kamar itu, keduanya tetap tak ada yang berbicara satu sama lain, ntah itu karna tak tau ingin memulai pembicaraan dari mana atau mungkin masih menyimpan amarah masing-masing.
Willie langsung masuk kedalam kamar mandi yang mengisyaratkan bahwa dia ingin mandi.
"Kok gue malah jadi sedih sihh, bukannya nikah itu komunikasinya makin bagus ya, ini kok malah jadi buyar hancur kekgini sihhh" ucapnya dengan segala kekesalannya.
Mama nya tiba-tiba menelpon nya malam itu.
"Kalian sudah sampai nak?" tanya mamanya
"Sudah mama"
"Dimana suami kamu?"
"Willie lagi mandi ma" ucapnya apa adanya
"Yaudah kalau gitu mama tutup ya, nikmati malam kalian hahhahah" Ucap mamanya dengan penuh candaan .
"Apaan yang di nikmati diam diamannya" Kesal asya setelah memastikan panggilan telepon itu sudah terputus.
"Ini sebenarnya salah gue sihh, gue malah nyuekin dia gegara hal sepele kemarin, ya kan tetap aja gak seharusnya malah diam diaman gini" Gerutunya tak henti dalam hatinya.
Setelah beberapa saat, Willie pun keluar dari kamar mandi dengan…
A Doctor'S Touch
Baikan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments