"Kamu pulang malam ini sayang?" tanya Willie pada Asya.
"Hemmmm, aku besok harus cepat ke kantor, besok aja ya aku nginap nya" kata Asya
"Yaudah kalau gitu, kamu hati-hati ya maaf aku gak bisa anterin kamu" Willie sedikit merasa bersalah karena malam itu dia harus masuk dengan Sif malam nya.
"Iya saya gak apa-apa kok, kamu juga hati-hati ya mau ke rumah sakit nya" ucap Asya mengecup pipi Willie, lalu dia bergegas lari keluar karna Taxi yang dia pesan sudah menunggu di depan.
"Mmmm itu bukan ya?"
Tok...tok...tokkk Asya mengetuk kaca mobil itu.
"Taxi pesanan Asya bukan pak?"
Pengemudi Taxi itu hanya menjawab dengan anggukan.
"Baiklah" Asya membalas dengan senyum lebar dan masuk kedalam mobil itu.
Belum jauh dari apartemen itu, Asya kembali mengecek ponsel nya dan pesan dari Taxi yang dia pesan itu masuk.
"Mbak saya sudah depan mbak dimananya?"
Deggggg......deg.........
Jantung Asya tiba-tiba berdegup kencang.
"Kalau Taxi yang gue pesan baru sampe, terus ini siapa?" katanya dalam hatinya, namun asya masih berusaha untuk menenangkan dirinya agak tak tampak panik.
"Sayang aku gak tahu aku bakal dibawa kemana malam ini, tapi plisss tolongin aku" Asya mengirimkan pesan kepada Willie, walupun dia tau pasti Willie akan lama mengecek ponsel nya apalagi di jam kerjanya.
Dan tidak lupa dia mengirimkan lokasi berjalan kepada Willie agar dia lebih mudah melacak lokasi asya.
Asya pun memberanikan diri untuk menanyakan supir Taxi yang berpenampilan tertutup itu.
"Maaf pak, tapi lokasi rumah saya bukan lewat sini" katanya dengan berani.
"Pak....."
"Maaf kalau bapak tidak tahu jalannya, saya boleh turun disini aja gak pak?" tanya asya lagi
"Hahahhahaha turun Lo bilang?" suara yang keluar dari mulut supir itu justru bukan suara laki-laki melainkan suara wanita.
"Siapa Lo?" tanya Asya.
Wanita itu membuka topi dan masker yang dia gunakan.
"Haloooo" sapanya dengan senyum licik dan penuh kemenangan.
"Enjel!!!!!"
"Lo ngapain sihhh, udah stopp gue mau turun disini!!!!…
A Doctor'S Touch
Taruhan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments