Sore itu Asya hanya sendirian di kantor nya, mengingat jam itu sudah menjadi jam pulang para karyawan biasanya. Namun asya sendiri tak mau bergerak dari tempat nya itu, justru dia menyuruh mas Alvin selaku supir pribadinya mengantarkan sekretaris nya itu pulang. Dan nanti dia akan menghubungi Alvin jika ingin di jemput.
Pikiran asya tentang masa depan lebih khusus nya pada pasangan hidup selalu dibayang-bayangi oleh rasa bersalah. Dia mengingat kejadian beberapa Minggu lalu, hampir saja kesuciannya di renggut oleh seorang prianyang dia kagumi. Tapi kini hubungannya dengan pria itu justru tak ada status sama sekali.
Ditambah lagi pemandangan yang membuat hatinya semakin sakit saat melihat Willie makan malam dengan ayu, sebenarnya semuanya diakibatkan oleh kesalahpahaman. Asya juga termasuk orang yang egois karna tak mau mendengarkan penjelasan Willie di parkiran kemarin malam.
Seharian penuh Willie berusaha menghubungi asya, namun selama itu juga asya malah mengacuhkan semua panggilan masuk dan pesan dari Willie. Pastinya hal ini membuat Willie sejak pagi tadi kepikiran terus pada asya. apapun yang dia kerjain, semuanya tidak beres akibat pikirannya yang tak pernah selesai memikirkan tentang asya.
Sekitar sore tadi Willie ternyata sudah melakukan perjalanan untuk kembali ke kota, seperti nya dia memang berniat untuk menjumpai asya secara langsung. Sebelum nya Willie sudah pernah meminta kartu nama pribadi asya sehingga nama perusahaan tempat nya bekerja tertera dengan jelas disana.
Oleh karena itu Willie sama sekali tak kesusahan dalam mencari keberadaan tempat kerjanya itu. Entah apa yang membuat Willie sangat percaya bahwa saat ini asya masih berada di kantor itu.
Sementara asya sendiri sedang menidurkan kepalanya di atas meja kerja nya. Dia benar-benar terlihat seperti orang yang kehilangan arah hidup nya.
Tiba-tiba saja asya berteriak kesal sambil mencampakkan buku dan beberapa berkas yang ada di meja kerja nya itu.
"Arghhhhhhhh kenapa sihh gue gak berhenti mikir…
A Doctor'S Touch
Bertengkar lagi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments