Tidak butuh waktu lama, akhirnya kedua orang tersebut sampai di depan gedung besar yang diantaranya adalah salah satu apartemen milik Andre.
"Lo naik aja deluan, ini kartunya" pintah Andre
"Ouhhh yaudah kalau gitu" Dina mengambil kartu itu lalu naik terlebih dahulu.
Ternyata Andre pergi untuk membeli beberapa minuman botol yang biasa dia stok di dalam kulkasnya.
Setelah itu dia kembali ke apartemennya dengan dua kantong plastik yang dipenuhi oleh 2 jenis minuman botol juga.
"Lo borong seisi kulkas Alfamart atau gimana nihhh, bisa bisanya ya Lo bawa minuman sebanyak itu" kata Dina mengomentari
"Kan gue gak belik buat Lo, ngapain Lo yang sewot sihh"
"Iyaa GPP sihhh gue memang suka ngomel apa lagi lihat hal yang kurang pas di depan mata gue"
"Yaudah lain kali gue gak bakal borong barang apapun di depan lo" ucapnya ketus
"Ehhh gpp kali kan bukan pakek duit gue, tadi itu kelepasan"
"Serah lu dehhh"
"Yaudah kalau gitu gue mau tidur Lo kan tidur di sofa yakan ini gue udah buatin bantal dan selimut Lo lengkap, jadi jangan masuk ke dalam kamar lagi ya!!'' perintahnya
"Lahhh truss gue gak bisa mandi gitu?"
"Ouhhh Lo masih harus mandi ya? Maaf maaf gue kira langsung tidur kan biasanya cowok gitu nihhh, yaudah dehhh Lo bisa mandi dulu aja biar nanti gue masuk setelah Lo udah kelar mandi" Katanya lagi
"Lebay amat sih Lo, kayak gak pernah tidur di samping gue aja"
"Ehhhh jangan bahas itu lagi dong, kan sekarang keadaan nya udah beda, gue dalam keadaan sadar 100%, sementara kemarin itu gue mabuk" Katanya mengeles
"Yaudah lahh terserah Lo mau apa, gue mau mandi dulu kalau Lo masih gak mau masuk yaudah tiduran aja disana" ketusnya.
"Enggak usah gue disini aja nunggu sampe Lo keluar" katanya dengan suara lantang
"Yaudah kalau gitu"
Ketika tubuh pria itu hilang dari hadapan Dina, dia pun duduk di sofa dan memainkan handphonenya sembari menunggu Andre selesai mandi.
Ntah sudah beberapa menit berlalu, tiba-tiba suara handphone yang berdering pun terdengar dari arah kamar itu. Namun tak…
A Doctor'S Touch
Malam Kedua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments