Dengan hari-hari penuh tantangan yang berlalu, Andre dan Dina akhirnya diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Keduanya merasa campur aduk antara rasa syukur dan kekhawatiran saat mereka melangkah keluar dari pintu rumah sakit, kembali ke rumah mereka. Mereka tahu bahwa perjalanan mereka menuju pemulihan masih panjang, tetapi mereka juga merasa lega bisa meninggalkan lingkungan rumah sakit yang penuh ketidakpastian.
Rumah mereka kini terasa berbeda. Meskipun semua barang-barang di dalam rumah tetap sama, suasananya seolah-olah dipenuhi dengan bayangan masa lalu yang sulit. Keduanya merasa kehilangan dan perubahan besar dalam hidup mereka, dan ini terasa jelas dalam setiap sudut rumah.
Setelah beberapa hari tinggal di rumah, Andre dan Dina berusaha menyesuaikan diri dengan rutinitas baru mereka. Andre harus melanjutkan terapi dan pemeriksaan rutin, sementara Dina berjuang untuk mengatasi dampak emosional dan fisik dari keguguran dan perawatan intensif. Mereka tahu bahwa mereka perlu membangun kembali hidup mereka satu langkah pada satu waktu.
Satu pagi, saat Dina duduk di dapur sambil menikmati secangkir teh hangat, Andre masuk dengan langkah pelan. “Pagi,” katanya lembut.
“Pagi, sayang,” jawab Dina sambil tersenyum. “Kamu sudah siap untuk sarapan?”
Andre mengangguk dan duduk di meja. “Ya, aku sudah siap. Aku ingin mencoba memulai hari dengan sesuatu yang normal.”
Mereka berbicara tentang hal-hal sederhana, berusaha untuk merasa lebih normal meskipun suasana di sekitar mereka masih terasa berat. Saat mereka menikmati sarapan, Dina mengeluarkan foto-foto lama mereka yang tersimpan dalam album. Mereka mulai membahas kenangan indah mereka dari masa lalu, tertawa dan bercanda tentang momen-momen lucu yang mereka alami bersama.
Momen-momen seperti itu membantu mereka merasa lebih terhubung dan memberi mereka sedikit rasa normalitas. Namun, mereka juga tahu bahwa mereka harus menghadapi kenyataan yang lebih berat. Rumah mereka, yang dulunya penuh dengan tawa dan kebahagiaan…
A Doctor'S Touch
Kembali normal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments