"Siang Om, Tante" sapa suara pria itu pada tuan Ken dan Nyonya Eis.
"Siang nak, ayo silahkan duduk" suruh Tante nya
Asya masih setia dengan posisinya yang menunduk dan tak mau melihat ke arah pria itu.
"Dek, kan kamu sudah disini, tiba-tiba kakak di suruh ke kantor jadi nikmati makan siangnya bareng om dan Tante ya" kata kakak pria itu berpamitan
"Bisa-bisanya kakak tidak memberitahu ku kalau ada pertemuan dengan om dan Tante" ucap pria itu kesal
"Heheheh sengaja, biar kamu gak nolak"
Orang tua Asya yang tadinya ke toilet kini sudah datang menuju meja itu.
"Halo nak Willie kamu ternyata sudah datang ya" sapa tuan Gon
"Wahhh kamu gak kalah ganteng ya di rumah sakit sama di luar" puji istrinya.
"Hah??? Willie? Rumah sakit?"
"Apa-apaan ini, apa itu Willie yang gue kenal? Atau bukan?" tanya asya yang bingung.
"Terimakasih Om dan Tante" sahut Willie kepada kedua orang tua asya.
''Nahhh ini putri om, kalian sudah pernah ketemu tapi sepertinya kalian belum saling mengenali" kata tuan Gon sambil menunjuk kearah Asya.
"Asya, ayo kamu kenalan dong sama Willie, kok kamu nunduk terus sihhh" kata mamanya.
"Gue yakin ini bukan Willie yang gue kenal, jadi gue gak perlu gugup" ucap nya dalam hatinya, lalu asya pun dengan berani mengangkat kepalanya dan melihat kearah pria yang hendak dijodohkan dengan nya itu.
Dann.....
Ya kedua orang itu saling menatap dan beradu pandang, jantung asya berdetak kencang. Willie tak kalah kaget nya dengan ekspresi asya saat ini.
"Jadi Lo ternyata mau dijodohin sama gue" ucap Willie dalam hatinya.
"Ternyata cowok itu Lo Willie" ucap asya lagi dalam hatinya.
"Lahhh kenapa malah diam dan hanya saling tatapan, ayo kenalan dulu biar terlalu canggung" pintah nyonya Eis.
"Emmm Kenalin gue Willie" ucap Willie sambil memberikan tangannya kearah Asya.
"G....gu....gueeee Asya" ucap asya gelagapan, sambil membalas menyalam tangan Willie
"Senang bertemu Lo disini" ucap Willie lagi
"Hahahhaha om yakin kok ini hanya diawal saja, nanti kalau ka…
A Doctor'S Touch
Willie
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments