Setelah memutuskan untuk mengakhiri kontrak Maya, suasana di rumah Willie menjadi lebih tenang. Namun, Willie masih menghadapi tantangan besar dalam merawat Asya yang masih dalam pemulihan serta mengurus bayi mereka. Hari-hari berlalu, dan meskipun kondisi Asya perlahan membaik, dia masih memerlukan perawatan intensif dan belum bisa kembali ke rumah.
Di tengah situasi ini, Willie menerima kabar dari orang tua Asya yang tinggal di luar negeri. Mama dan Papa Asya merasa sangat bersalah karena tidak bisa segera kembali setelah mendengar kabar tentang kecelakaan putri mereka dan kelahiran cucu pertama mereka. Mereka segera membuat rencana untuk pulang ke Indonesia, berharap bisa memberikan dukungan kepada Willie dan menjaga cucu mereka sementara Asya pulih.
Setelah hampir tiga minggu sejak kecelakaan yang menimpa Asya, akhirnya orang tua Asya tiba di Indonesia. Willie, yang sedang berada di rumah sakit saat itu, menerima telepon dari bandara. "Willie, ini Mama Asya," suara lembut namun khawatir terdengar di ujung telepon. "Kami sudah tiba. Apakah kamu bisa menjemput kami? Kami ingin segera ke rumah sakit untuk melihat Asya."
Willie merasa lega mendengar suara mereka. "Tentu, Ma. Saya akan segera ke sana. Terima kasih sudah datang."
Tidak lama kemudian, Willie tiba di bandara dan menemui Mama dan Papa Asya yang tampak lelah namun penuh kecemasan. Mereka berpelukan erat dengan Willie, yang meskipun lelah, mencoba memberikan senyuman hangat. "Terima kasih sudah datang, ini sangat berarti bagi kami," kata Willie dengan tulus.
Mereka kemudian menuju rumah sakit. Selama perjalanan, Mama Asya, yang duduk di kursi belakang dengan suaminya, mulai berbicara dengan suara bergetar. "Willie, maafkan kami. Seharusnya kami bisa datang lebih cepat. Kami merasa sangat bersalah karena tidak ada di sini ketika Asya paling membutuhkan kami."
Willie menggelengkan kepala dan menjawab dengan lembut, "Tidak perlu merasa bersalah, Ma, Pa. Saya tahu kalian memiliki alasan yang baik untuk tidak b…
A Doctor'S Touch
Kebahagian yang telah di rindukan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments