Raymon memiringkan kepala, menatapnya dengan minat, lalu mendekat ke telinganya. “Gwen Ducker, kamu perempuan yang aneh.”
Suaranya saja sudah cukup membuat merinding.
“Mama aku juga bilang begitu. Katanya aku nggak bakal nemu laki-laki yang tahan sama aku, apalagi buat jangka panjang.”
“Mama yang sangat optimis.” Raymon mengulurkan tangan, mengusap bagian dalam lengan Gwen dari siku sampai ke telapak. “Kamu punya pacar?”
Hampir mustahil bagi Gwen untuk fokus saat jari Raymon terus menelusuri naik turun di sepanjang lengannya. Sentuhannya ringan, tapi rasanya seperti sedang menandainya.
“Kenapa kamu nanya kayak gitu? Kamu mau mempertimbangkan buat melepas aku dari kontrak kita?”
“Nggak.”
“Kalau gitu nggak penting.”
Raymon tetap menatap matanya, lalu menggenggam tangannya dan membawanya ke dekat bibirnya. Sudut bibirnya terangkat tipis.
“Kemarin aku cari tahu tentang kamu,” katanya pelan, masih menahan jari-jari Gwen hanya beberapa sentimeter dari bibirnya. “Siapa sangka tangan sekecil ini bisa bikin karya yang… se-DARK itu.”
Gwen tersenyum, berusaha menyembunyikan seberapa besar pengaruh sentuhan dan kedekatan pria itu terhadapnya.
Raymon Frost mustahil untuk diabaikan, apalagi saat dia sengaja bersikap seperti ini.
“Kamu nggak suka?”
“Justru sebaliknya, Nona Ducker. Aku suka banget.”
Bibirnya menyentuh ujung jari Gwen, bertahan beberapa detik sebelum akhirnya menurunkan tangannya, tapi tetap menggenggamnya.
Tak disangka, Raymon memainkan perannya dengan sempurna. Berbahaya, licik, dan meyakinkan.
“Kamu mau melukis aku?” tanya Raymon.
Gwen menatapnya, agak terkejut. “Aku nggak nerima pesanan.”
“Ada alasan?”
“Aku nggak suka dipaksa bikin sesuatu yang aku nggak mau.”
Raymon pun tersenyum. Dia paham maksud itu.
“Kalau begitu, kita tukar aja. Kamu lukis sesuatu buat aku, aku kasih sesuatu yang kamu mau.”
“Apa aja?”
“Uang, perhiasan, apa pun.”
Menggiurkan. Tapi bukan itu yang Gwen inginkan.
“Aku mau jawaban dari satu pertanyaan,” kata Gwen. “Apa itu termasuk?”
Raymon terl…
Lumpuhkan Aku Di Ranjangmu, Tuan!
Ingat Ini Cuma Akting!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments