Satu minggu kemudian
Ponsel Gwen berdering di meja samping tempat tidur. Dia mengabaikannya dan menyelipkan bantal di bawah kepalanya. Deringnya berhenti, lalu kembali berbunyi satu menit kemudian.
Dia mengerang, meraih ponsel itu tanpa melihat layar, lalu mengangkatnya.
"Aku bangunin kamu, anak kecil?"
Gwen langsung duduk, seketika terjaga. "Carolina?"
"aku perlu ngomong sama kamu. aku boleh ke sana?"
"Boleh. aku kirim alamatnya sekarang."
"aku sampai satu jam lagi."
"Carolina, ada apa? Dia... dia baik-baik aja?"
"Iya. Untuk sekarang. Kita ngomong nanti pas aku sampai."
Perasaan tidak enak langsung mengendap di dadanya. Ada yang salah. Dia tahu itu.
Gwen buru-buru ke kamar mandi untuk mandi dan ganti baju. Dia sedang membereskan kuas dan sketsa yang berserakan di lantai ruang tamu saat bel berbunyi.
"Dia ngapain lagi sekarang?" tanyanya begitu Carolina masuk.
"Aku suka rambut kamu, sayang. Hijau cocok buat kamu."
Carolina mencium pipinya dan tersenyum, tapi matanya tidak ikut tersenyum.
"Ayo duduk."
Gwen mengajaknya ke dapur, menuangkan dua cangkir kopi yang sudah dia buat sebelumnya, lalu duduk di depan Carolina.
Carolina menggeser cangkirnya dan memegangnya, menatap cairan di dalamnya.
"Kamu bisa balik ke dia?"
Gwen terpaku.
"aku gak bakal balik. Kita udah cerai tiga bulan lalu. kamu tahu itu."
"Raymon mulai perang sama orang Italia. Dan itu Sengaja."
"Apa?"
"Mereka udah main kucing-kucingan berbulan-bulan. Saling nyerang pengiriman, meledakkan gudang."
"Ya Tuhan... dia mikir apa sih?"
"Dia gak mikir. Kayaknya dia butuh pengalihan, dan orang Italia jadi pilihan yang gampang."
"Pengalihan yang gila. Dia udah kehilangan akal?"
"Mungkin."
Carolina mengangkat bahu dan menyesap kopinya.
"Aku ada di sana waktu dia tanda tangan surat cerai. Sampai saat itu dia masih yakin kamu bakal balik. Tapi setelah dia tanda tangan... dia kayak kehilangan kendali. Dua minggu kemudian, dia kirim orang buat nyergap salah satu pengiriman orang Italia. Dan dia ikut."
"Dia ngapain?"
"Kat…
Lumpuhkan Aku Di Ranjangmu, Tuan!
Masa Lalu Raymon
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments