Awalnya pelan, menikmati setiap detiknya, tapi kemudian lengannya mengerat di punggung Gwen dan dia merebahkan diri ke sofa, menarik Gwen ikut bersamanya.
Gwen kehilangan arah, pikirannya berantakan, tubuhnya seperti ditarik arus yang terlalu kuat untuk dilawan. Segalanya terasa terlalu cepat, terlalu intens, sampai akhirnya semuanya mereda dalam napas yang tersisa dan tubuh yang masih bergetar.
Raymon mengusap dari leher Gwen sampai ke punggungnya dengan gerakan pelan.
Gwen berbaring di atas dadanya, tidak bergerak selama beberapa menit.
“Gwen? kamu baik-baik aja?”
“Iya,” gumam Gwen. “Aku cuma… gak mau pindah. Enak di sini.”
“Aku juga suka kamu di sini, Babby.”
...***...
Gwen terbangun karena suara ketukan cepat di atas kepalanya.
Dia meregang sedikit, membuka mata, dan menyadari dirinya masih di sofa, dengan bantal di bawah kepala dan selimut menutupi tubuhnya. Lampu sudah dimatikan, televisi menyala tanpa suara, menampilkan berita.
Suara ketukan berhenti, lalu dia merasakan jemari menyisir rambutnya.
Gwen mendongak dan melihat Raymon duduk di ujung sofa dekat kepalanya. Rambutnya masih basah, laptop di pangkuannya.
“Kamu ketiduran tadi,” kata Raymon.
“Jam berapa sekarang?”
“Setengah delapan. Aku bilang ke Carolina kita bakal makan di sini pas kamu bangun.”
“Kedengarannya enak.”
Gwen bangkit, membungkus tubuhnya dengan selimut. “Aku mandi dulu.”
“Oke. aku suruh dapur kirim makanannya,” jawab Raymon sambil kembali mengetik.
Gwen berjalan menuju kamarnya, merasa ada yang aneh. Mereka baru saja tidur bersama.
Itu artinya apa sekarang?
Ini bukan lagi sekadar kesepakatan bisnis, kan?
Apa mereka harus pura-pura tidak terjadi apa-apa?
Gwen tidak yakin dia bisa melakukan itu. Jujur saja, dia tidak mau. Mereka harus membicarakannya.
Biasanya dia tipe orang yang suka mengabaikan masalah, tapi kali ini rasanya tidak ada karpet yang cukup besar untuk menyembunyikan semuanya.
Setelah mandi, Gwen kembali ke ruang keluarga, berniat membicarakan semuanya.
Tapi Raymon sudah berpak…
Lumpuhkan Aku Di Ranjangmu, Tuan!
Siapa yang Terluka?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 42 Episodes
Comments
Neng Anne
lanjut thoooorrrr
2026-04-03
0