Penghuni Mansion

Ketukan di pintu terdengar kurang dari lima menit kemudian.

Carolina mulai berjalan ke ruang tamu, tapi berhenti di tengah jalan saat melihat mereka.

Tatapannya turun ke arah Raymon yang berbaring di sofa di bawah selimut, lalu beralih ke kepala Raymon yang bersandar di pangkuan Gwen. Alisnya langsung terangkat tinggi.

Dia mendekat, meletakkan semangkuk kacang di meja, lalu melirik lagi. Kali ini matanya tertuju pada tangan Gwen yang bermain-main di rambut Raymon.

“Aku sebenarnya bisa ke bawah aja untuk ambil ini,” kata Gwen santai.

“Ah, jangan konyol, Nak. Kalian butuh apa lagi?”

“Nanti kita bisa makan siang di sini aja gak? Aku rasa Raymon enggak bakal bangun dari sofa ini dalam waktu dekat.”

Carolina melirik Raymon dan tersenyum. “Oh, aku yakin itu.”

Setelah Carolina pergi, Gwen bersandar dan mulai memutar film.

Dia menjelaskan alur cerita, tapi Raymon tidak benar-benar mendengarkan. Ia malah menutup mata, menikmati sensasi tangan Gwen yang mengelus rambutnya.

Obat mulai bekerja. Ia sebenarnya sudah cukup kuat untuk bangun atau setidaknya duduk, tapi ia memilih tetap diam di sana, membiarkan suara Gwen mengalun pelan sampai akhirnya ia tertidur.

***

“Aku enggak bakal kasih kamu tongkat, Raymon.”

Raymon menatap Gwen dari sofa, rahangnya mengeras.

Mereka menghabiskan pagi sampai sore di ruang tamu. Ia bahkan sempat tidur hampir dua jam, dan lututnya sudah jauh lebih baik.

“Gwen!”

“Raymon.”

“Kasih aku tongkatnya. Sekarang.”

“Enggak ada tongkat hari ini,” jawab Gwen sambil mendorong kursi roda ke arahnya.

“Kamu kelewatan,” geram Raymon.

“Tuntut aja aku.”

Raymon mengumpat, lalu duduk di kursi roda dan bergerak ke kamarnya.

Setelah mandi dan berpakaian, ia mengambil laptop dan kembali ke ruang tamu.

Ia benci mengakuinya, tapi lututnya masih sedikit bermasalah. Tidak terlalu parah, tapi tetap lebih nyaman duduk.

“Aku ke kantor,” katanya sambil menunjuk ke arah pintu. “Ayo, aku sekalian tunjukin jalan.”

Gwen mengikutinya menyusuri koridor timur, sementara Raymon menunjuk…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!