Tiba-tiba, sebuah mobil mewah berwarna hitam berhenti di depan rumah itu. Seorang pria muda keluar, terlihat arogan, mengenakan setelan mahal yang kontras dengan suasana perumahan yang sederhana.
Pria itu adalah putra pejabat yang dimaksud dalam kasus pemerkosaan tersebut. Dia tidak masuk ke rumah korban, melainkan hanya berdiri di depan pagar, seolah sedang memastikan sesuatu.
Luis menyempitkan matanya. Ia meraih kameranya, membidik, dan mengambil serangkaian foto dari jarak jauh tanpa suara.
Pria itu tertawa. Tawa yang terdengar sangat menjijikkan di telinga Luis. Dia menendang pagar rumah korban, memaki sesuatu yang tidak bisa didengar Luis, lalu kembali masuk ke mobilnya dan melaju pergi dengan kecepatan tinggi.
Luis hanya menonton dengan tangan yang sedikit mengepal di setir. Ia bisa saja keluar sekarang. Ia punya kemampuan untuk menghentikan pria itu di ujung jalan. Ia bisa saja membuat malam itu menjadi malam terakhir bagi si pelaku.
Namun, Luis melepaskan genggamannya. Ia membuang napas panjang.
"Belum," bisiknya pada diri sendiri. "Terlalu cepat. Jika dia mati sekarang, penyelidikan akan tertuju pada orang-orang terdekatnya, termasuk keluarga korban."
Luis menyimpan kameranya dengan rapi. Ia menghidupkan mesin mobil, namun tidak langsung pergi. Ia membiarkan mesinnya meraung pelan, memandangi rumah itu untuk terakhir kalinya hari ini.
Ia tidak butuh keadilan instan yang akan berujung pada kekacauan baru. Ia butuh sebuah tragedi yang tampak seperti kecelakaan, atau mungkin... sebuah kehilangan yang tidak meninggalkan jejak.
Luis memutar kemudi, meninggalkan kawasan itu dengan tenang. Di perjalanan pulang, ia singgah di minimarket untuk membeli kopi kaleng.
Saat ia memegang kopi hangat itu, ia teringat wajah Bella dan Rio. Dunianya yang baru saja mulai terasa normal dengan adanya hubungan sosial, kini beradu dengan kegelapan yang sedang ia rencanakan.
"Satu langkah lagi," ucapnya sambil menatap jalanan yang mulai gelap.
Malam itu, Luis pulang ke ru…
Sistem Saldo Eksekutor
Bab 39: Baiklah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments