Bella menghentikan langkahnya di sebuah area kecil yang agak terbuka, di mana cahaya bulan tua berhasil menembus celah-celah kanopi pohon, menyinari permukaan lumpur dengan warna perak yang pucat.
Tiba-tiba, firasat buruk menghantam tengkuknya dengan sangat keras. Udara di sekitarnya mendadak terasa begitu dingin, menguras seluruh kehangatan dari tubuhnya.
SREK... SREK...
Suara langkah kaki yang berat, sengaja dihentakkan di atas genangan air lumpur, terdengar dari arah belakangnya.
Bella memutar tubuhnya dengan cepat, dan seluruh sendi di kakinya mendadak lemas hingga ia hampir jatuh terduduk.
Sosok berpakaian serba hitam itu berdiri di sana, hanya berjarak lima meter darinya. Namun, kali ini ada sesuatu yang berbeda.
Di tangan kanannya yang terbungkus sarung tangan hitam, sebilah belati panjang bergaya militer berkilat tajam di bawah sinar rembulan. Permukaan besi belati itu masih menyisakan sisa cairan kental yang belum mengering sepenuhnya.
Aura yang dipancarkan oleh sosok di depannya bukanlah aura ketenangan misterius milik Luis yang biasa ia rasakan. Ini adalah aura haus darah yang murni, kegilaan yang pekat, dan niat membunuh yang absolut.
Orang ini... bukan Luis.
"S-siapa kau?!" jerit Bella, suaranya bergetar hebat diiringi air mata yang mulai merebak di pelupisnya.
Sosok hitam itu tidak menjawab. Ia hanya memiringkan kepalanya sedikit, mengeluarkan suara tawa parau yang teredam di balik maskernya, suara tawa yang dipenuhi kepuasan sadis karena telah berhasil memancing mangsa baru ke dalam perangkapnya.
Ia melangkah maju, mengangkat belatinya setinggi dada, bersiap untuk menghujamkannya ke tubuh Bella.
"TOLOOONGGG!"
Bella menjerit sekuat tenaga, suaranya melengking membelah keheningan hutan malam.
Ia membalikkan tubuhnya dengan panik dan mulai berlari seadanya, mengabaikan rasa sakit saat kakinya yang tanpa alas menghantam ranting tajam dan akar yang mencuat.
Ia terus berteriak meminta pertolongan, namun ia tahu dengan sangat baik bahwa posisi…
Sistem Saldo Eksekutor
Bab 54: Terpojok
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments