Malam itu, dentum musik bas dari pengeras suara di dalam kelab malam kelas atas di pusat kota terasa menggetarkan dada.
Di salah satu sudut area VIP yang remang-remang, Aris duduk dengan segelas minuman keras berkadar alkohol tinggi di tangan kanannya.
Dasinya sudah melonggar, dan dua kancing teratas kemejanya terbuka berantakan.
Wajahnya tampak kusut, dipenuhi gurat frustrasi yang tidak bisa disembunyikan bahkan oleh efek alkohol sekalipun.
Sejak kepulangan dari pulau wisata itu, hidup Aris tidak pernah tenang.
Bayangan wajah Sintia yang meregang nyawa di bawah cengkeraman tangannya terus menghantui setiap kali ia memejamkan mata.
Ketakutan akan polisi yang tiba-tiba datang mengetuk pintu rumahnya membuat saraf-saraf kepalanya nyaris putus karena stres.
"Hei, kenapa melamun terus? Minum lagi dong," bisik seorang wanita berpakaian minim yang duduk di sebelahnya, sambil mengalungkan tangan di pundak Aris.
Aris menoleh, menatap wajah wanita sewaan yang bahkan baru ia kenal beberapa jam lalu itu.
Rasa frustrasi, ketakutan, dan stres yang menumpuk di kepalanya mendadak berubah menjadi hasrat liar yang tak terkontrol.
Ia membutuhkan pelampiasan ekstrem untuk melupakan rasa bersalahnya, walau hanya untuk sementara.
Tanpa banyak bicara, Aris menyambar dagu wanita itu, menciumnya dengan kasar, lalu menariknya keluar menuju hotel transit yang berada tepat di sebelah gedung kelab malam tersebut.
Di dalam kamar hotel yang remang-remang, Aris meluapkan seluruh kegilaannya.
Mereka berhubungan badan dengan liar, berpindah dari satu posisi ke posisi lain di atas ranjang tanpa memedulikan apa pun.
Di bawah pengaruh alkohol dan pelepasan hormon, Aris berteriak dan bergerak kasar, mencoba menenggelamkan suara bisikan Sintia yang terus berdengung di dalam ingatannya.
Baginya, menyiksa fisiknya sendiri dan bermain dengan wanita adalah satu-satunya cara agar ia tidak menjadi gila malam ini.
Pukul dua dini hari.
Aris melangkah keluar dari lobi hotel dengan tubuh yang te…
Sistem Saldo Eksekutor
Bab 73
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments