Namun, itu adalah kesalahan fatal yang sudah diantisipasi oleh Luis.
Pria itu sengaja membiarkan dirinya terluka sedikit untuk memancing lawan agar melepaskan pertahanan totalnya demi sebuah serangan finis.
Saat belati itu meluncur turun, Luis tidak menghindar. Ia justru maju selangkah, membiarkan belati itu menyerempet bahu kanannya, sementara tangan kanannya yang terluka bergerak secepat kilat mencengkeram pergelangan tangan sang pembunuh yang memegang senjata.
KRETEK!
Luis memutar pergelangan tangan itu dengan teknik kuncian sendi yang mematikan. Suara retakan tulang terdengar samar, memaksa sang pembunuh melepaskan belatinya ke atas lumpur.
Sebelum lawan sempat menarik tangannya kembali, Luis menarik tubuh orang itu mendekat dan melepaskan satu pukulan siku yang sangat keras tepat ke arah rahang di balik masker hitam tersebut.
BOOM!
Hantaman keras itu membuat sang pembunuh terhuyung mundur dengan langkah gontai, beberapa tetes darah segar merembes dari balik maskernya.
Ia memegangi rahangnya yang bergeser, menatap Luis dengan pandangan yang kini dipenuhi oleh rasa tidak percaya dan kewaspadaan yang tinggi.
Ia menyadari bahwa remaja di depannya bukanlah siswa biasa
Mendengar suara langkah kaki patroli polisi yang mulai mendekat dari kejauhan karena mendengar teriakan Bella sebelumnya, sang pembunuh menyumpah pelan dalam hati. Ia tahu misinya malam ini gagal total.
Dengan gerakan cepat, ia berbalik dan melompat menembus lebatnya semak-semak hutan mangrove, menghilang ke dalam kegelapan pekat dalam hitungan detik.
Luis tidak mengejarnya. Fisiknya sudah mencapai batas toleransi rasa sakit untuk malam ini. Ia memegang lengan kirinya yang terus mengalirkan darah, lalu mengatur napasnya yang memburu hingga kembali stabil.
Ia berbalik perlahan, berjalan mendekati Bella yang masih terduduk lemas di atas lumpur dengan tubuh yang gemetaran hebat karena syok.
Luis berlutut di depan gadis itu, menatap wajahnya yang kini kotor oleh lumpur dan air mata. "Kau tidak apa…
Sistem Saldo Eksekutor
Bab 56: Terluka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments