Suara deru mesin sedan hitam Luis yang memasuki pekarangan rumah berpagar tanaman hijau itu langsung memicu pergerakan di dalam rumah.
Belum sempat Luis mematikan total kontak mesin mobilnya, pintu depan rumah bergaya klasik itu sudah terbuka lebar dengan kasar.
Luna, adik perempuan Luis yang masih duduk di bangku SMA, berlari keluar dengan langkah lebar. Wajahnya tampak luar biasa cerah, dipenuhi riak kegembiraan yang tidak dibuat-buat.
"Ibu! Ayah! Kak Luis sama Kak Bella sudah datang!" teriak Luna dengan suara melengking, sengaja mengeraskan volumenya agar terdengar hingga ke area dapur belakang.
Luna langsung menghambur mendekati sisi pintu penumpang.
Begitu Bella membuka pintu dan melangkah keluar dari kabin mobil, Luna tanpa basa-basi langsung menerjangnya dengan sebuah pelukan erat.
Kedua gadis itu tertawa bersama, melepaskan kerinduan yang sempat tertahan selama berbulan-bulan.
"Kak Bella! Ya ampun, aku kangen banget!" seru Luna sambil melepas pelukannya, lalu beralih menggandeng lengan Bella dengan protektif.
"Ayo langsung masuk ke dalam, Kak. Ibu sama Ayah sudah menyiapkan banyak makanan di meja. Biarkan saja Kak Luis sendiri di luar mengurus barang-barang. Dia kan kuat."
Bella tersenyum hangat, mengusap pundak Luna dengan lembut. "Iya, aku juga senang sekali bisa main ke mari lagi, Luna."
Luis yang baru saja keluar dari pintu pengemudi hanya bisa mendengus pelan mendengar ucapan adiknya.
Ia menggelengkan kepala, mengambil tas pakaian cadangan milik Bella dari bagasi belakang, lalu berjalan mengekor di belakang kedua gadis itu dengan langkah santai.
Meskipun terlihat acuh tak acuh, ada rasa lega yang aneh merayap di dada Luis saat melihat punggung Bella yang tampak begitu rileks berjalan masuk ke dalam rumah masa kecilnya.
Begitu melangkah melewati ambang pintu ruang tamu, atmosfer hangat keluarga langsung menyergap mereka.
Hendri dan Lidya, kedua orang tua Luis, sudah berdiri menyambut di dekat meja makan yang terletak tidak jauh dari ruang tengah…
Sistem Saldo Eksekutor
Bab 104
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments