Lamunan Rania terhenti ketika mengingat belum membelikan obat untuk Kyara. Rania menepuk keningnya. "Bagaimana aku bisa lupa!" Gumamnya. Kemudian bangkit dari sisi ranjang. "Tapi bagaimana jika Kyara terbangun dan membutuhkan bantuanku?" Pikirnya ragu. "Huh, sebaiknya nanti saja setelah Kya bangun aku baru membelinya." Putusnya.
Sembari menunggu Kyara bangun dari tidurnya, Rania memilih duduk di sofa sambil memainkan ponselnya. Untung saja ia sudah mendapatkan izin untuk pulang lebih awal seperti Kyara oleh Bu Retno. Ya, walau dengan sedikit ancaman Rania lontarkan pada Bu Retno.
Lenguhan keluar dari bibir Kyara membuat Rania yang sedang melihat video di ponselnya terhenti. Ponsel yang semula berada di tangannya Rania letakkan sembarang di atas sofa. Kakinya melangkah lebar menunju ranjang Kyara.
"Kau sudah bangun, Kya?" Tanya Rania.
Bukannya menjawab, Kyara malah turun dari ranjangnya dan berlari ke arah kamar mandi dengan satu tangan memegang mulutnya.
Hoek...
Lagi-lagi tidak ada yang keluar dari mulut Kyara selain cairan kuning yang terasa pahit. Sedari pagi ia memang tidak berselera untuk makan akibat rasa mualnya sehingga tidak ada satupun makanan yang masuk ke dalam perutnya.
Rania dengan setia menijit tengkuk Kyara berharap bisa mengurangi rasa mualnya. Tangannya kemudian beralih memegang pundak Kyara ketika merasa tubuh Kyara yang lemas tak bertenaga.
Kyara memijit pelipisnya yang terasa berdenyut. Kepalanya bertambah pusing efek dari rasa mualnya. Setelah membasuh mulutnya, Rania dengan hati-hati membimbing Kyara kembali menuju ranjang.
"Sebenarnya kau kenapa, Kya?" Raut wajah khawatir tercetak jelas di wajah Rania.
Kyara menggeleng lemah. Ia juga tidak tahu kenapa dirinya merasa lemas dan mual akhir-akhir ini.
Rania nampak berpikir. Tiba-tiba saja ingatannya tertuju pada tetangga sebelah rumahnya yang memiliki penyakit yang sama dengan Kyara.
"Kya..." Panggil Rania. Wajahnya nampak ragu untuk memberikan pertanyaan.
Kyara menoleh dengan kedua alis sedikit t…
Hanya Sekedar Menikahi
Sesuatu yang janggal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Anonim
Kiyara hamil gimana nasibmu nanti.
Gerry marahkah ? kalau kakek Surya pasti senang bakal punya cicit dari keturunan Gerry si cucu nyebelin itu
2024-10-18
0
Fatah Liverpooldlian
haruskah
2023-06-11
0
Ninik Klein
kapan kyra berontak ya?
2023-05-25
0