Di dalam kamar berukuran empat kali tiga meter itu kini sudah duduk sepasang suami istri yang terlihat sedang menatap satu sama lain dengan tatapan berbeda.
"Jadi, apa yang ingin kau bicarakan?" Tanya Rania setelah cukup lama keheningan menyelimuti mereka.
William menarik tipis sudut bibirnya ke samping. Menatap dalam pada kedua bola mata yang terlihat begitu penasaran dengan apa yang akan disampaikannya saat ini.
"Kenapa kau diam? Apa kau gagal membuktikan jika anak itu bukanlah anakmu karena dia benar-benar anak kandungmu?" Ucap Rania dengan pelan. Pemikiran buruk kini telah memenuhi otaknya.
William menggelengkan kepalanya pelan. Rania yang ia lihat saat ini bukan seperti Rania yang bersikap dewasa seperti biasanya. Namun William sangat paham dengan hormon Rania yang sedang tidak stabil karena faktor kehamilannya.
"Jika aku mengatakan lagi kalau anak itu bukanlah anak kandungku apa kau akan percaya?" Tanya William memegang kedua pundak istrinya.
"Sangat sulit untuk mempercayainya jika kau tidak memiliki bukti untuk itu. Aku bahkan tidak menyangkal jika wajah anak itu sangat mirip dengan wajahmu." Balas Rania sambil menahan sesak di dadanya.
"Apa kau ingin bukti?" Tanya William serius.
Kepala Rania dengan cepat mengangguk.
"Baiklah. Tunggulah di sini." William beranjak. Keluar dari dalam kamar menuju ruang tamu untuk mengambil berkas yang masih berada di dalam tasnya.
Rania terdiam. Menunggu dengan harap-harap cemas sebuah bukti yang akan William bawa.
Ceklek
Pintu kamar kembali terbuka. William pun telah masuk sambil membawa sebuah map di tangannya.
"Bacalah." Ucap William lalu menyerahkan map bewarna coklat itu kepada Rania.
Dengan ragu Rania pun menerimanya. Membuka map itu dengan pelan seakan takut dengan isi di dalamnya.
"Ini..." Rania menutup mulutnya dengan kedua talapak tangannya. "Calvin? Bukankah Calvin adalah nama Kakak kandungmu?" Ucapnya setelah membaca dengan jelas tulisan yang berisikan identitas ayah biologis Cilla.
"Ya. Calvin adalah Kakak kandung…
Hanya Sekedar Menikahi
Penjelasan yang mengejutkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Anonim
sudah percaya kau Rania dengan bukti2 yang sudah kau pegang kalau gadis kecil yang pernah kau temui bukan putrinya William suamimu...
2024-11-07
0
Fatah Liverpooldlian
halah
2023-07-21
0
suharwati jeni
alhamdulillah
rania trrima william lagi ya.
2023-04-01
0