"Aku baik-baik saja. Kenapa kau bertanya seperti itu?" Tanya Rania dengan kening mengkerut.
"Aku merasa kau tidak sedang baik-baik saja saat ini." Kyara menatap intens wajah Rania.
Rania tertawa. "Ayolah, Kya... Aku oke. Kau tenang saja." Menepuk pelan bahu Kyara dua kali. "Kemarikan Rey! Aku sungguh merindukannya." Rania pun mengambil alih Baby Rey dalam gendongan Kyara.
Kau pasti sedang tidak baik-baik saja, Rania. Batin Kyara mengikuti langkah Rania memasuki mansion.
"Rey sudah lancar berlari ya, Kya." Tutur Rania saat melihat Baby mulai berlari mengejar mainannya yang menggelinding.
"Benar... Namun masih suka terjatuh karena pandangannya hanya fokus ke satu objek saja." Ucap Kyara.
Rania tersenyum. "Kenapa tidak ada satu pun dari tubuhnya yang mirip denganmu ya, Kya." Ucap Rania saat melihat melihat wajah dan tubuh Baby Rey yang lebih mirip dengan ayahnya.
"Aku juga sebal. Padahal aku yang mengandung, aku yang muntah, aku yang pegal. Lahir-lahir malah mirip Papanya." Dengus Kyara.
"Itu karena waktu saat kau mengandungnya kau terlalu sering memikirkan ayahnya. Sehingga gen Baby Rey lebih dominan mengikuti Pak Gerry." Cibir Rania.
"Kau benar. Seberapa kuat pun aku untuk tidak memikirkannya, namun aku selalu gagal. Karena pemikiranku hanya terpusat padanya." Balas Kyara dengan tersenyum.
Rania ikut tersenyum. "Apa belum ada tanda-tanda kehadiran adik Baby Rey di dalam sini?" Rania mengelus perut Kyara.
"Belum... Aku dan Gerry memang sudah bersepakat untuk menundanya. Karena Aku dan Gerry ingin fokus memberi kasih sayang penuh pada Rey sampai Rey sudah berumur tiga tahun. Apalagi Gerry sangat merasa bersalah karena melewatkan waktu merawat Baby Rey selama tujuh bulan karena koma." Jelas Kyara.
Tangisan Baby Rey akibat terjatuh saat mengejar bolanya menghentikan perbincangan Rania dan Kyara.
"Maa..." Tangis Baby Rey mengulurkan kedua tangannya pada Kyara.
Kyara pun mengambil Baby Rey kemudian menggendongnya. "Sakit ya..." Ucap Kyara meniup telapak tangan Baby Rey.
"J…
Hanya Sekedar Menikahi
Seno?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Sulis Tyawati
nah lho,,, harusnya Rania ttp sama Seno aj.
2025-03-09
0
💞R0$€_22💞
Awal mula ga gitu juga Ran, kamu kan tau sendiri, baru akhir2 ini saja dia bahagia..buah dr kesabaran..semoga kamupun demikian
2024-05-31
2
Dyah Oktina
iya.. kla di lihat sekarang.. tp kla mau flasback.. kau sangat tahu .. bgm kehidupan rumah tangga kya... d awal pernikahan... mudah2an rania bisa terus sabar ya
2024-04-24
0