"Rania... apa benar kau ingin berhenti bekerja mulai hari ini?" Tanya Deby merasa sedih dengan keputusan rekan kerjanya.
Rania mengangguk membenarkan. "Tidak perlu sedih begitu. Kita bisa berjumpa kapan pun kau mau." Rania memeluk Deby barang sejenak.
"Huft. Aku pasti sangat merindukanmu." Keluh Deby.
Rania tersenyum. "Aku pun pasti begitu." Mereka pun kembali berpelukan.
Hari itu, dengan dibantu oleh Deby, Rania pun mulai membereskan barang-barangnya selama ia bekerja. Selama membereskan barang-barangnya, Rania nampak sesekali menarik nafas berat. Bekerja di perusahaan besar seperti perusahaan Wilson bukanlah hal yang berani ia impikan. Namun Sean dengan berbesar hati untuk memintanya bekerja bahkan sampai ia bisa bekerja menjadi seorang sekretaris yang baik hingga sampai hari ini tiba.
"Rania... kau menangis?" Deby yang sedang memasukkan buku Rania ke dalam kardus menghentikan kegiatannya saat melihat Rania mengusap wajahnya. "Kau benar-benar menangis?" Tanya Deby lagi saat melihat wajah Rania yang basah.
"Aku hanya sedih karena mulai besok aku tidak akan mendengarkan suara cemprengmu lagi." Seloroh Rania mengalihkan rasa sedihnya.
"Ihh... kau ini..." Deby menepuk lengan Rania pelan. "Aku tahu kau pasti bersedih. Begitu pula denganku." Tebak Deby.
Rania tersenyum kaku. "Sepertinya siang ini aku perlu menghabiskan banyak makanan denganmu di restoran langganan kita." Usul Rania.
"Wah... ide yang menarik. Aku setuju!" Deby nampak bersemangat. "Tapi kau yang bayar!" Selorohnya kemudian.
Rania mengangguk menyetujui. "Tenang saja..." balasnya tersenyum jenaka.
*
Setelah makan siang bersama Deby sesuai rencana mereka tadi pagi, akhirnya siang itu William pun datang menjemput Rania dengan disopiri oleh Steve.
"Sayang... apa sudah selesai?" Tanya William saat Rania sudah berada di depan mobilnya.
"Sudah... Deby sudah kembali ke perusahaan." Balas Rania dengan sendu.
"Apa kau bersedih, hem?" Tanya William sambil mengelus rambut istrinya.
"Tentu saja. Aku cukup lama bekerja…
Hanya Sekedar Menikahi
Aku sudah lama bersamanya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Anonim
Rania siap galak ini melihat sekretaris suaminya
2024-11-10
0
Fatah Liverpooldlian
dia
2023-07-23
0
Siti Sarfiah
wanita tadi bumbu" cinta😂😂😂 antara rania dan wiliam
2023-02-06
0