"Hiks... Hiks..." William terhenti dari pembicaraannya saat mendengar isakan tangis dari istrinya.
"Rania... Kenapa kau menangis?" Tanya William begitu panik sambil memegang pundak istrinya.
"Lepaskan aku..." Ucapnya melepas kasar tangan William lalu bangkit dari sisi ranjang. Berjalan menuju arah pintu kamarnya.
William dibuat heran dengan sikap Rania yang langsung pergi begitu saja sedangkan ia belum selesai membahas kisahnya saat berada di London satu bulan belakangan.
"Rania... Kenapa kau pergi?" Ucap William sambil menahan pergelangan tangan Rania.
"A-aku..." Rania semakin terisak di ambang pintu. Bahu wanita hamil itu nampak bergetar hebat.
"Rania... Katakan ada apa? Apa ucapanku menyakiti hatimu?" Tanya William lagi sambil membalikkan tubuh istrinya.
"Oh astaga..." William dibuat begitu panik saat melihat air mata yang sudah membasahi wajah istrinya.
"Lepaskan aku..." Rania kembali mencoba melepas tangan William dari pundaknya. Namun William sekuat tenaga menahannya.
"Rania... Katakan ada apa ini?" Tanya William lagi untuk kesekian kalinya.
"A-aku..." Rania terisak. Lidahnya terasa kelu untuk menjawab pertanyaan William.
William mengangkat dagu Rania agar wanita itu menatapnya.
"Ada apa, hem?" Tanya William begitu lembut.
"Aku bersalah padamu... Aku bersalah... Aku benar-benar bukan istri yang baik..." Ucap Rania sambil menangis.
"Kau ini bicara apa? Kau adalah istri terbaik yang dikirim Tuhan untuk menemani hari-hariku." Pungkas William merasa tak suka dengan ucapan istrinya.
"Tidak... Aku bukanlah istri yang baik... Aku adalah istri yang buruk... Aku bahkan tidak percaya dengan suamiku sendiri... Bahkan aku memilih meninggalkan suamiku di saat ia membutuhkan semangat dariku... Hiks." Rania sesegukan.
"Berani-beraninya wanita sepertiku yang tidak ada kelebihan apa-apa ini berani memperlakukanmu seperti itu... Bahkan kau bisa mendapatkan istri yang lebih sempurna dari pada aku... Aku terlalu naif... Aku terlalu percaya diri dengan diriku sendiri... Aku melupa…
Hanya Sekedar Menikahi
Aku tidak pantas untukmu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Anonim
weleh Rania...Rania....kemarin gak percaya sama suamimu.
Bahkan tadi sebelum melihat bukti2nya juga masih belum percaya.
Naaaahh sekarang merasa tidak pantas menjadi istri William wkwkwk...bumil...bumil...
2024-11-07
0
💞R0$€_22💞
nah ini kata kata ajaib yang ditunggu, terucap juga akhirnya
2024-06-02
1
💞R0$€_22💞
drama banget ya wanita,,🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2024-06-02
1