"Bianca..." Calvin benar-benar dibuat terkejut mendengarkan apa yang Bianca katakan. "Apa benar kau sedang hamil?" tanyanya memastikan.
"Maaf karena aku harus kembali mengandung anakmu. Dan kau harus memiliki seorang anak lagi dari rahimku." Ucap Bianca dengan tertunduk.
"Kau ha-hamil?" Calvin tergagap lalu mengusap kasar wajahnya.
Melihat ekspresi Calvin yang seperti tidak senang dengan kehamilannya membuat air matanya semakin mengalir dengan deras.
"Maafkan aku..." ucap Bianca dengan semakin tertunduk.
"Tidak." Ucap Calvin dengan singkat. Beberapa detik kemudian tubuh Bianca dibuat menegang saat Calvin tiba-tiba saja menarik tubuhnya ke dalam pelukannya. "Kau hamil?" Lirih Calvin sambil memejamkan kedua matanya.
"Calvin?" Bianca tergagap. Tidak menyangka atas apa yang dilakukan suaminya saat ini.
"Kau benar-benar hamil?" Calvin pun kembali berucap dengan lirih.
Bianca mengangguk di dalam pelukan erat suaminya.
"Terimakasih Tuhan..." ucap Calvin dengan pelan namun dapat didengar oleh Bianca.
"Calvin... kau tidak marah?" Bianca mengangkat wajahnya. Menatap Calvin dengan mata berkaca-kaca. Wajah suaminya yang biasanya dingin dan kaku itu hilang entah kemana. Yang dapat Bianca lihat saat ini hanyalah wajah yang nampak bersalah dan mata berkaca-kaca.
Calvin melerai pelukannya. "Kita pulang sekarang." Ucapnya lalu kembali memasang wajah datarnya. Dan tanpa mengatakan apa pun lagi, Calvin pun kembali menjalankan mobilnya.
Suasana di dalam mobil pun kembali hening karena Calvin dan Bianca hanya diam dengan pemikirannya masing-masing.
Calvin... aku sungguh bingung dengan sikapmu saat ini. Aku sungguh tidak dapat menerjemahkan arti sikapmu yang berubah-ubah. Kau terlihat bersalah dan senang mengetahui kehamilanku. Namun wajahmu yang kembali dingin membuatku meragu menafsirkan apa yang ada di hatimu.
Dua puluh menit berlalu, mobil Calvin pun sudah sampai di depan rumah mereka.
"Ayo turun." Ajak Calvin dengan nada datarnya pada Bianca yang nampak terdiam di posisinya.
"Agh, y…
Hanya Sekedar Menikahi
End - Kita tutup sampai di sini
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Shifa Burhan
wanita egois itu
wanita yang melaknat pelakor dan memuja PEBINOR
karakter novelis dilihat dari novelnya
karakter reader dilihat dari koment
novelis yang novelnya melaknat pelakor tapi memuja PEBINOR jelas karakter egois dan terkesan munafik
reader yang koment nya memandang jijik pada pelakor tapi memuja PEBINOR jelas karakternya egois dan terkesan munafik
sampai disini pahamkan
2024-01-06
5
vit
Awalnya malas utk bacanya krn eps nya banyak bgt. Coba baca, eh ternyata menarik. Alhirnya terlena dg ratusan partnya sampai akhir.
Terima kasih kk author, atas karya kerennya 😍😍
2023-11-18
0
Fatah Liverpooldlian
gangge
2023-07-23
0