Dan di sinilah Kyara dan Gerry berada. Di lantai teratas ruko Rania. Untung saja cuaca sangat mendukung sehingga mereka tidak terlalu kepanasan di atas sana. Kyara menatap lurus ke depan. Menjadikan tembok pembatas sebagai pegangan tangannya. Rambutnya yang sudah memendek nampak berterbangan terbawa oleh angin.
Kyara nampak bersusah payah menahan getaran hati dan tubuhnya saat ini. Berada di posisi sedekat ini dengan Gerry membuat jantungnya bekerja lebih cepat. Dan aroma tubuh Gerry yang khas membuat Kyara teringat kembali pada malam-malam panas mereka.
Huh kau memikirkan apa sih, Kya? Kyara memukul pelan kepalanya karena pikiran kotornya mulai berkeliaran. Apa ini juga termasuk bawaan bayi? Pikirnya menyalahkan janin yang bersemayam dalam tubuhnya.
"Kau kenapa?" Tanya Gerry dengan kening mengkerut melihat tingkah Kyara.
"A-ku tak apa." Kyara mendunduk. Ia merasa malu dengan pikiran kotornya tadi.
"Sebaiknya kau duduk dulu. Apa kau tidak lelah berdiri dari tadi?" Ucap Gerry seraya memberikan kursi plastik yang tadi sudah dibawakan Rania untuk mereka.
Kyara mengangguk patuh kemudian duduk di kursi diikuti Gerry. Pandangannya kembali lurus kedepan. Kini mereka tengah duduk berdampingan.
"Jadi apa yang ingin Bapak bicarakan?" Tanya Kyara memecahkan keheningan diantara mereka.
"Saya tau jika kesalahan saya selama ini kepadamu sangat sulit untuk dimaafkan. Dan saat ini saya sedang tidak ingin melakukan pembelaan apapun kepadamu. Saya tau saya tidak pantas untuk melakukannya." Pandangan Gerry kini tertuju pada satu arah. Helaan nafasnya terdengar kian memberat.
"Dan untuk permintaan maaf pun mungkin entah kapan bisa saya dapatkan darimu. Saya sadar jika saya tidak pantas untuk mendapatkan itu setelah sekian banyak luka yang saya torehkan kepadamu."
"Kau tidak perlu takut jika saya akan melakukan hal buruk pada dia. Karna berniat pun saya tidak pernah untuk menyakiti darah daging saya sendiri. Sama seperti dirimu. Saya juga menyayanginya, Kyara."
Gerry menatap sekilas pad…
Hanya Sekedar Menikahi
Menunggulah sejenak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Diana Nunna
mantap kyara 👍👍👍👍Wiliam koq gak muncul2 thor
2024-05-07
1
Audrey Chanel
sedep dah😆
2024-01-07
0
Siti Aminah
pandainy kau mengambil keputusan kyara....
2023-12-19
1