Pandangan Kyara tak henti menatap pada Gerry yang tengah sibuk merapikan barang-barang bayi mereka di dalam kamar. Pria itu sedari tadi tak hentinya beraktivitas sejak mereka sampai ke mansion. Entah mengapa Gerry enggan meminta para pelayan untuk membereskan barang-barang bayinya dari rumah sakit. Setelah merasa semuanya sudah tersusun rapi, Gerry pun berjalan mendekati Kyara yang sedang menyusui bayinya.
"Apa kau mau makan?" Tanyanya mendudukkan tubuhnya di tepi ranjang.
Kyara mengangguk. "Perutku sudah mulai lapar." Jawabnya tanpa ragu.
"Baiklah. Tunggulah sebentar. Aku akan mengambilkan makanan untukmu." Pandangan Gerry jatuh pada bayinya yang tengah asik menyedot sumber asupan gizinya. Tangan Gerry pun terulur mengelus lembut kepala putranya. "Papa pergi sebentar." Ucapnya kemudian berlalu dari dalam kamar.
Mata Kyara nampak berkaca-kaca melihat punggung kokoh suaminya mulai hilang dari balik pintu. Kyara dapat melihat jika Gerry begitu menyayangi putranya walau pria itu pernah menolak mentah-mentah kehadiran anak dalam pernikahan mereka.
"Semoga Papa selalu menyanyangimu." Gumamnya mencium pipi lembut putranya.
Tak lama Gerry pun sudah kembali masuk ke dalam kamar dengan nampan di tangannya. Bersamaan dengan Kyara yang sedang meletakkan baby Reynard di dalam box bayinya.
"Apa dia sudah tidur?" Tanya Gerry meletakkan nampan di atas nakas.
"Sudah. Rey baru saja tertudur." Jawab Kyara menatap pada putranya yang terlihat sangat menggemaskan.
"Makanlah selagi dia tidur. Kau bisa kehilangan kesempatan untuk makan jika ia kembali bangun." Tutur Gerry lembut. Karna Kyara memang tidak ingin disuapi makan oleh Gerry saat sedang sibuk mengurus Baby Rey.
"Baiklah. Terimakasih."
Gerry mengangguk. Kemudian ia berpamitan untuk membersihkan diri terlebih dulu ke kamar mandi.
*
Taburan bintang dan bulan yang bersinar di malam hari menemani Gerry dan Kyara yang sedang duduk di balkon kamar mereka. Setelah Baby Rey tertidur, Gerry pun mengajak Kyara untuk berbicara sebentar di b…
Hanya Sekedar Menikahi
Meminta satu kesempatan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Dyah Oktina
udah d selingkuhin sama kekasihmu tercinta... jd minta kesempatan untuk memperbaiki... nnt d rayu2 mau balik lagi sama sang kekasih hati... 😠☹️😔
2024-04-23
0
Siti Aminah
nah gt dong...gerry km hrs gentle men...buang tuh gengsi...katakan sejujurny pd kyara
2023-12-20
0
Sukliang
1 kata, Tidak
2023-03-29
1