"Merry... apa ini mungkin?" Bianca menatap dua buah alat tes kehamilan di depannya dengan ragu. "Aku rasa dugaanmu salah karena aku dan Calvin—" Bianca tak lagi melanjutkan ucapannya karena tidak mungkin ia mengatakan perihal rumah tangganya pada Merry.
"Tidak ada salahnya untuk mencobanya, Nona." ucap Merry meyakinkan Bianca lagi.
Bianca menghela nafasnya. Melihat asistennya yang begitu antusias bahkan dengan rela membeli alat tes kehamilan untuknya di tengah hari yang terik membuatnya tak ingin mengecewakan keinginan Merry.
"Baiklah. Aku akan mencobanya." Putus Bianca lalu mengambil kedua alat tes kehamilan itu dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi.
Lima belas menit menunggu di depan kamar mandi, Merry nampak berjalan mondar-mandir menunggu Bianca keluar dari dalam kamar mandi.
"Nona Bianca... kenapa anda lama sekali?" Lidah Merry berdecak. Merasa tidak sabar menantikan hasil tes kehamilan bosnya.
Ceklek
Wajah Bianca nampak menyembul dari pintu yang sudah terbuka setengahnya.
"Bagaimana, Nona?" Tanya Merry sungguh tidak sabar.
Bianca membuka lebar pintu lalu keluar dari dalam kamar mandi dengan memegang kedua buah alat tes kehamilan di tangannya.
"Merry..." suara Bianca terdengar gugup.
"Nona..." Merry pun memperhatikan wajah Bianca yang nampak lesu dan sedih. Sepertinya dugaannya salah. "Ehm... Nona... maafkan saya jika sudah membuat anda berharap." Sesal Merry sambil mengatupkan kedua tangannya.
"Merry..." Bianca kembali memanggil nama asistennya.
"Iya, Nona... apa anda marah pada saya? Maafkan saya." Merry tertunduk.
"Kau lihat ini..." Bianca menyerahkan dua buah alat tes kehamilan itu pada Merry.
Dengan wajah takut Merry pun menerima. Beberapa saat kemudian suara pekikan yang cukup kuat pun mulai terdengar memenuhi ruangan Bianca.
"Nona... anda benar-benar sedang mengandung? Agh... selamat Nona!" Sangking senangnya, Merry tanpa sadar memeluk tubuh Bianca erat.
"Merry... kau membuatku sesak." Ucap Bianca dengan pelan.
Merry buru-buru melepaskan pelukannya…
Hanya Sekedar Menikahi
Harapan yang terwujud
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Fatah Liverpooldlian
lah
2023-07-23
1
Siti Sarfiah
alhamdulillah, cila mau punya adik
2023-02-07
0
Elis Wahyuni
katakan dgn kejujuran
2022-07-03
0