"Aku lihat akhir-akhir ini kau tidak lagi sering muntah di pagi hari, Kya?" Tanya Rania mengalihkan pembicaraan mereka dari William.
"Mungkin karna sudah memasuki bulan ke empat sehingga rasa mualku mulai berkurang."
"Baguslah jika begitu. Aku sungguh tidak tega melihatmu muntah-muntah begitu."
"Bilang saja jika kau juga sedikit jijik melihat muntahanku." Cibir Kyara.
"Hahaha... Itu juga salah satu alasannya."
"Kau ini..." Kyara memukul pelan lengan sahabatnya itu.
Rania terkekeh. Obrolan mereka kian berlanjut hingga tak terasa semua sayuran sudah selesai di potong.
"Jika kau lelah istirahatlah. Masih ada mereka yang bisa membantuku." Ucap Rania melihat Kyara yang sudah lama membantunya.
"Tidak masalah. Selagi dia tidak rewel jadi aku bisa membantumu."
"Terserah kau saja. Tapi jika kau sudah lelah bawalah istirahat." Tutur Rania lagi.
Kyara mengangguk saja. Hari ini bayinya tidak begitu rewel di dalam sana sehingga ia bisa sedikit membantu Rania yang hari ini mulai berjualan.
"Jangan rewel ya dek hari ini." Ucap Kyara mengelus perutnya yang sudah membuncit.
Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang. Karena warung akan buka pukul 3 siang, maka Rania, Kyara beserta tiga orang pegawai yang diutus Ibu Rania dari warung bakso sebelumnya untuk membantu Rania berjualan mulai sibuk membereskan tempat. Seperti menyusun bangku dan mengelap meja.
"Hari ini kau cukup menjaga kasir saja ya, Kya. Jangan ikut-ikutan masuk ke dalam kamar mandi. Akan sangat berbahaya bila kau sampai terjatuh karena lantai licin." Peringat Rania.
"Iya, iya. Kau sudah berkata seperti itu hampir 10 kali hari ini." Cebik Kyara.
Rania terkekeh dan kembali melanjutkan pekerjaannya.
Hari pertama berjualan warung bakso itu nampak ramai akan pengunjung yang datang. Maklum saja, karena orang-orang yang datang itu sebagian merupakan langganan di warung bakso milik Ibu Rania yang sudah mengetahui jika Ibu Rania sudah memiliki cabang warung bakso dan juga warung bakso itu lebih dekat dengan rumah mereka. Rania dan Kya…
Hanya Sekedar Menikahi
Hari pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 468 Episodes
Comments
Diana Nunna
syukurin loe gerry
2024-05-07
0
Kokom Komala
mampus lu kodok emang enak di tampar
2022-07-30
1
Cahaya Hayati
mampos di tarik semua pasilitas Geri
2022-06-25
1