Sang pria merupakan guru baru di sekolah F, beliau mengajar pelajaran biologi untuk kelas tiga. untuk pertama kalinya sang guru terpana oleh muridnya sendiri yang duduk di bangku depan sendiri, siswi tersebut memang terkenal dengan kecerdasan dan kecantikannya, juga pendiam.
Dengan kuasanya sebagai guru pengajar mata pelajaran, serta anak dari kepala sekolah tersebut, pak Sauqi sering memberikan tugas pada Diah, sang murid yang jadi incarannya untuk mengerjakan di papan tulis. dengan begitu dia akan lebih sering memandang tubuh indah muridnya itu...
memang sungguh molek tubuh anak itu..!"batin Sauqi sambil melirik anak didiknya itu.
Namun kisah pendekatan Sauqi ke Diah tak semulus yang dia duga, terlalu banyak rintangan yang menghalanginya.
rintangan apakah itu..?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Akmalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 11
Di Kediaman orang tua Sauqi...
"Sauqi duduklah, ada hal penting yang ingin papa bicarakan sama kamu..!"perintah Tn. Sanusi pada putera nya itu.
"Ada apa pa..?"tanya Sauqi sambil dia meletakkan kontak mobil papanya diatas meja, sedangkan dia langsung duduk di sofa yang berwana peach di ruang keluarga.
"Papa tadi ketemu teman relasi papa, kebetulan juga teman papa semasa SMA dulu, orang nya baik, dia punya puteri yang sangat cantik, kamu pasti suka sama dia..!"kata Tn. Sanusi panjang lebar, yang membuat Sauqi langsung kaget dengan pembicaraan papanya itu, dia jelas menolak mentah mentah dengan rencana keluarga nya ini
"Papa, kenapa sih nyarikan aku jodoh segala, aku bisa cari sendiri..!"kata Sauqi dengan nada kecewa pada orang tuanya itu
"Disini papa nggak mau ada penolakan, tadi kita sudah membuat janji untuk mempertemukan kalian berdua..!"kata Tn. Sanusi dengan penuh penekanan.
Sedangkan Sauqi tampak menahan amarah, dia sudah terlanjur kecewa dengan keinginan orang tuanya ini.
Dia langsung kepikiran akan kawin lari saja dengan Delia.
"Tapi Sauqi sudah punya pacar pa...!"jawab Sauqi akhirnya, dia nggak mau menyembunyikan lagi tentang keberadaan Delia saat ini.
"Kamu putus kan pacarmu itu, papa sama mama sudah mencarikan jodoh yang baik untuk kamu..!"kata Tn. Sanusi dengan nada tinggi
"Baik untuk aku, atau baik untuk papa mama??"tanya Sauqi dengan nada kecewa.
Sauqi sudah tidak dapat menyembunyikan perasaannya lagi. Dia harus menuntaskan malam ini.
"Aku menolak untuk perjodohan ini pa. Aku akan segera melamar kekasih ku dengan atau tanpa persetujuan papa..!"kata Sauqi dengan nada tinggi.
Dia langsung keluar rumah, menuju mobil sport nya. Dia akan tidur di apartemen saja untuk malam ini dan malam selanjutnya, sampai keluarganya itu, membatalkan perjodohan nya.
"Pa..bagaimana ini?kalau Sauqi menolak dan dia kabur..!"kata Ny. Bella dengan rasa was was.
"Mama tenang saja, Sauqi pasti akan kembali dan mau menerima perjodohan ini..!"kata Tn. Sanusi menenangkan perasaan nya sendiri, sebenarnya dia juga khawatir dengan kondisi puteranya itu, yang sekarang keluar entah kemana.
Sedangkan di kediaman Delia..
Tepat pukul 21.30 orang tua Delia sampai di rumahnya, mereka mendapati putrinya itu masih terjaga dan nonton tv sendiri di ruang tengah.
"Kamu belum tidur nak...!"sapa ny. Sofia, ibu dari Delia.
"Belum Bu, ini acaranya bagus bagus mulai tadi..!"jawab Delia, yang masih fokus melihat acara favorite nya.
"Delia, bulan depan ayah sama ibumu mau merencanakan perjodohan kamu dengan anak relasi ayah...!"kata Tn. Handoko dengan fokus menatap putrinya itu.
Kini Delia langsung kaget dengan berita yang dia dengar sekarang.
"Ayah...Delia kan sudah punya pacar,,!"jawab Delia dengan lemas, dia nggak sanggup bila harus putus dengan pacar tuanya itu. Dia sudah terlanjur cinta.
"Ayah mau kamu menerima perjodohan ini, dia pasti akan membahagiakan kamu, beda dengan pacar kamu itu...!"kata Tn. Handoko dengan nada agak emosi. Namun isterinya dengan sabar berusaha menenangkan suaminya itu.
"Ayah, sudah...ini sudah malam, mungkin Delia ngantuk. Kita lanjut besok saja, siapa tahu dia akan berpikir ulang dengan rencana ini. Iya kan nak...??!"kata Ny. Sofia berusaha menjadi penengah dari ketegangan malam ini.
"Delia tetap menolak Bu...Delia nggak mau, jangan paksa Delia..!"akhirnya Delia menangis dalam pelukan ibunya itu, dia sudah nggak kuat menahan perasaannya.
Kini ibu Delia menenangkan putrinya itu.
"Ya sudah, kamu naik, trus tidur ya...besok pagi kan kamu harus sekolah nak...!"kata Ny. Sofia akhirnya.
Dan kini Sofia menaiki tangga menuju kamarnya...
Ini zaman modern, tapi kenapa masih ada perjodohan..!Aku harus menghubungi mas Sauqi, batin Delia yang masih menahan sesenggukan.
Delia langsung menutup pintu dan menguncinya, dia malam ini akan mencurahkan isi hatinya pada kekasihnya itu. Dan semoga orang tuanya tidak mendengarnya.
Lalu dia menghubungi Sauqi, kekasihnya...
Delia menghubungi kekasihnya via video call.
Setelah terhubung...
Sayang, kamu ada dimana dan mau kemana sekarang...?"tanya Delia pada Sauqi, yang sekarang masih ada di dalam mobil, menuju ke apartemen nya.
Aku mau ke apartemen sayang...!"jawab Sauqi dengan binar bahagia setelah melihat wajah kekasihnya.
Kamu kayaknya habis nangis...!, Ada apa sayang..?"tanya Sauqi pada Delia.
Mas, aku mau dijodohkan sama orang tuaku, bagaimana nihh..!"curhat Delia pada kekasihnya itu. Mereka tidak menyadari bahwa perjodohan yang mereka tolak sebenarnya kekasih mereka sendiri...hehehe
Delia masih menangis, yang sesekali mengusap air matanya.
Sudah sayang...kamu tenang saja, mas akan segera melamar mu..bagaimana kalau besok kita cari cincin pertunangan dulu..!"tawar Sauqi antusias, dia juga ingin segera menikahi Delia, mengikatnya menjadi isteri, namun setelah Delia lulus dari sekolahnya.
Beneran ya mas...kan memang kata mas, besok aku pulang pagi ya...!"tanya Delia dengan wajah sumringah, Delia langsung bahagia dengan rencana Sauqi.
Iya sayang..besok kita jalan jalan ya..!"kata Sauqi. Kini Sauqi sudah memasuki apartemen nya, dia membuka pintu apartemen dengan menggunakan sandi tanggal lahirnya.
Kamu ini sudah sampai d apartemen mu mas..?"tanya Delia, karena dia memang belum pernah diajak ke apartemen Sauqi.
Iya sayang...besok kamu mau nggak aku ajak kesini...?tempatnya bagus loh sayang, kita bisa lihat pemandangan dari atas balkon kamarku.!" Kata Sauqi sembari membuka kulkas untuk mengambil minuman dan cemilan.
Mau banget mas...!"kata Delia manja.
Delia makin nggak sabaran untuk ketemu Sauqi besok pagi.
Mas, kamu tuh makan apa..? Aku jadi ngiler nihh..!"ujar Delia sambil memanyunkan kedua bibirnya.
Dia tidak sadar, hal itu menimbulkan keinginan Sauqi untuk ******* bibir ranumnya itu.
Sayang,,,kamu tuh jahil banget emang godain aku...!"kata sauqi kemudian.
Godain gimana sih mas...kan aku tanya, kamu tuh makan apa..?"kata Delia yang masih tidak sadar dengan kesalahannya itu.
Bibir kamu tuh...dikondisikan, jangan di manyunkan, mas kan jadi pengin nyium kamu terus...!"ujar Sauqi dengan nada menggoda.
Hhmm mas mulai lagi nih..., Aku kan nggak menggoda mas, lagian mas mesum melulu bawaannya .!"elak Delia.
Mas mesum, kan cuma ke kamu sayang...!"kata Sauqi kemudian. Dia masih asyik dengan oatmeel nya itu, yang dia campur dengan susu.
Ini tuh oatmeel campur susu sayang, besok kalau kamu kesini, mas buatin deh..!"kata Sauqi akhirnya.
Susu kaleng atau susu kemasan kotak mas...?"tanya Delia.
Susu cap nona...!"jawab Sauqi. spontanitas membuat Delia cemberut.
Kamu tuh mesti mesum terus mas, awas kamu mas kalau ada main sama wanita lain, ...!"ujar Delia dengan wajah sewotnya.
Iya ini tuh susu cap nona Delia, sayang...!"kata Sauqi dengan mengerlingkan matanya ke arah layar hape nya.
Apa memang semesum gini ya kalau pacaran sama orang yang lebih tua dari kita...! batin Delia dengan mengedikkan kedua bahunya.
Otomatis ucapan Sauqi tadi membuat merinding Delia, notabene disini delia belum pernah berpacaran. Ini merupakan pengalaman pertama untuk Delia.
tiba-tiba ja ada yg menyamar 😅😅