✧---------
'Wah cover nya baguss"
"maaf cover ini bukan buatan saya"🗿
cerita ini berdasarkan imajinasi saya, Yah pikir-pikir ada yang mau baca, menulis cerita adalah hobi saya (ketika gabut)
Ξ Ini adalah kisah seorang anak berumur 5 tahun tiba-tiba terbangun di sebuah hutan yang lebat. Anak itu tidak mengingat sama sekali mengenai dirinya. Tidak tahu namanya, tempat tinggalnya, serta keluarganya.
Suatu hari Raja iblis menemuinya dan memberikannya tempat tinggal dan untuk pertama kalinya ia memiliki dua saudara kembar yang sangat menyayanginya. Seorang pangeran dan putri dari Sang Raja Iblis.
Seiring dengan berjalannya waktu, Ia memiliki peran penting dalam dunia ini. Keberadaannya bahkan menjadi ancaman bagi Antagonis dari Cerita ini.
Anak ini bernama Laplace
-----------------------------------------
kutipan dari seseorang,
"Tuhan tidak menyuruhmu untuk sukses, Tapi menyuruhmu untuk berjuang tanpa henti"
◑cuma mampir lihat-lihat saja gak apa-apa👍, tapi yahh komen dikit lahh
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon who?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Arklay Incident | Bagian 1
"lagi pula kenapa danaunya bisa sampai menghilang?"
Cano kaget dengan keadaan danau Fixsi.
Danau Fixsi adalah danau yang luas dan lumayan dalam di kota Arklay, namun semua itu hilang hanya dalam beberapa saat.
Alice masih belum memercayai keadaan ini.
"Laplaceku-Laplaceku"
kemudian Cano melihat sebuah kubah hitam pekat yang ada di pinggir danau. Kubah itu terlihat seperti sebuah pelindung.
Perlahan-lahan asap yang mengepul hilang terbawa angin, dan kubah hitam itu terlihat jelas.
"Hei Alice Lihat itu!" ucap Cano sambil menunjuk ke arah kubah hitam itu.
Alice kaget karena Ia pernah melihat kubah hitam itu dan...
"Kubah itu,.. Hiks-hiks" Alice masih tersedu-sedu.
"Ya.. kamu benar mana mungkin dia semudah itu dikalahkan"
Dan kubah hitam itu mulai memudar, didalamnya terlihat beberapa orang yang selamat.
Flashback←
sesaat sebelum Danau meledak.
"Sial!"
"Laplace ada apa?" Tanya Carmilla.
kemudian didasar danau terlihat pancaran cahaya yang menyilaukan.
Laplace sudah merasakan ada sesuatu yang aneh, dan Ia langsung membuat kubah raksasa untuk melindungi pengunjung di sekitar danau.
Tetapi itu hal itu sudah terlambat karena Laplace hanya bisa menyelamatkan seperempat pengunjung disekitar danau.
Ledakan itu mendahuluinya.
"Laplace apa yang kamu lakukan?" Gil bertanya kepada Laplace.
disaat itu juga terjadi ledakan besar, bahkan suara dan getarannya sampai terdengar didalam kubah milik Laplace.
-Kembali ke Cano dan Alice
Cano dan Alice yang melihat keadaan danau dari atap perumahan, dan mereka berdua melihat Laplace dan teman-temannya dalam kubah hitam itu.
Dan disaat itu, beberapa pengganggu datang menghampiri mereka berdua.
"Alice! sepertinya kita berdua akan sibuk, itu karena para pion pilar berhasil masuk kek kota Arklay"
sambil menghunuskan pedangnya, Cano memasang kuda-kuda.
"Wahh sepertinya aku mendapat mangsa, terlebih lagi mereka adalah si kembar Orion"
Seorang laki-laki yang membawa dua bilah pedang mendatangi mereka berdua.
Namun laki-laki itu tidak sendirian, ia bersama seorang wanita yang membawa sebuah tongkat sihir.
"Hey Zack! bagikan aku sedikit!" Ucap wanita itu.
"Kalau begitu kamu urus si putri mahkota!"
Dan Cano menyadari sesuatu...
"Zack? jadi kau adalah Zack si pemenggal kepala yah." Ucap Cano.
"Jadi kau mengenalku, sepertinya aku sangat populer dikerajaan ini" jawab Zack.
Tanpa basa-basi lagi, pertarungan Zack dan Cano dimulai.
Dan Alice terpaksa menggunakan pedang, karena Ia tidak membawa tongkat sihirnya.
Perempuan yang dilawan Alice ternyata sangat ahli dalam pertarungan jarak dekat, dan pastinya Ia dirugikan dalam hal ini.
pertarungan Cano dan Zack terlihat menyeramkan, hawa membunuh satu sama lain sampai bisa dirasakan oleh Laplace dan teman-temannya .
Alice dan perempuan tadi juga saling serang hingga Alice kewalahan melawannya.
"Ada apa putri? kukira kau orang yang kuat, apa hanya ini kekuatan orang dengan gelar 'the great witch'?" perempuan itu mengejek Alice.
"Diamlah!"
Lalu Alice mulai serius, Ia menggunakan Special Ability miliknya.
"kutukan!"
Sebuah Special Ability milik Alice yang sangat mematikan, yaitu 'kutukan'.
Setiap serangan yang mengenai musuh, Alice bisa mengutuk target selama ia berhasil menyentuh target dengan tangan ataupun sebuah senjata.
Dan cara kerja dari kutukan miliknya sangat sederhana.
Alice bisa mengeluarkan sihir tepat di bekas serangannya tadi, dan serangan Alice pasti mengenai target.
"apa ini!"
perempuan itu kaget tiba-tiba saja bekas serangan Alice mengeluarkan pancaran sihir, Walau bekasnya hanya segores namun dampak yang diterima melebihi hal itu.
Lalu bekas serangan Alice yang berada di pinggang wanita itu meledak, itu karena Alice mengutuknya dengan Sihir ledakan.
"Duarr!!!" (sfx ledakan bro)
Perempuan itu terpental jauh.
dan Alice bergegas meninggalkan perempuan itu, tetapi.
"Beraninya kau!!"
wanita itu masih bisa bangun, dan yang paling mengejutkan...
"Apa-apaan wujudmu itu!" Alice kaget.
Wujud Wanita itu berubah, Ia menjadi mirip sekali dengan monster.
"Kau adalah monster!"
kemudian wanita tadi berlari dengan cepat menuju ke arah Alice, dan Langsung memukul Alice dengan keras hingga terjatuh dari atap.
"Arghh!"
Alice kesakitan dan Ia sampai muntah darah.
"Dasar gadis menjengkelkan!"
Di sisi Lain pertarungan Cano masih terus berlanjut, kelihatannya Cano lebih unggul.
"sial!, kau lumayan tangguh yah, bocahh!" ucap Zack.
"Kau juga, gerakan pedangmu bukanlah sekedar gerakan seorang amatir" ucap Cano.
kemudian Zack menggunakan Special Ability miliknya. sebuah Ability yang tidak biasa.
Zack mengubah kedua pedangnya menjadi satu, ia menyatukan dua bilah pedang tadi menjadi sebuah pedang besar.
"ya ampun kau sangat merepotkan, sekarang aku tahu alasan kenapa kau selalu lolos dari kejaran prajurit " ucap Cano.
"seperti yang kau kira bocah, pestanya baru akan dimulai"
keadaan Laplace dan teman-temannya baik-baik saja, tetapi beberapa pengunjung pingsan karena tekanan yang ditimbulkan oleh kubah hitam milik Laplace.
Itu Karena kubah hitam itu bukanlah sebuah pelindung, tetapi salah satu dari Special Ability milik Laplace selain Infinite Dimension, yaitu Black Hole.
Sebuah gumpalan sihir berwarna hitam yang mampu menyerap energi sihir disekitarnya. maka tidak heran jika ada beberapa pengunjung yang pingsan.
dan saat itu seorang Laki-laki dengan tubuh kekar mendekati Laplace.
"Sihir yang Luar biasa!" ucap Laki-laki itu.
Laki-laki itu membawa sebuah kapak besar hanya dengan satu tangan.
"kalian semua tolong bawa orang yang selamat pergi dari sini, kemungkinan peristiwa ini sudah direncanakan." ucap Laplace.
"Aku akan membantumu, lagi pula tugas tadi sudah dilaksanakan oleh Nona Finx dan kedua temannya" Ucap Miya.
"Aku juga akan membantu, walau sepertinya aku hanya akan menjadi beban" ucap Carmilla.
"Jangan Lupakan Aku, malam ini aku akan mencoba terlihat keren" ucap Gil sambil menyisir rambutnya ke arah belakang.
Laplace merasa senang dengan bantuan mereka bertiga.
"Kalian ini, baiklah!, musuh juga membawa banyak monster dari perbatasan"
"itu berarti gerbang barat berhasil ditembus"
susah bgt nyari author yg mampu tamatin kisahnya, beda sama author cina, biar beribu ribu tapi tetep tamat dan kebanyakan bisa selesai. sedangkan +62? entahlah, org indo umumnya cuma gabut doang, makan gaji buta, tamat kagak, bikin emosi iy-_
jadi teruntuk author yg sudah menamatkan kisahnya secara sempurna maupun tidak sempurna dari segala genre, saya sangat berterima kasih sudah menemani masa mager saya di era pandemi ini, dan terima kasih juga buat author Who? karena sudah menciptakan karya yg luar biasa ini, selalu ditunggu kisah kisah baru yg anda ciptakan. dan tolong di selesaikan dan tamatkan, saya sudah muak baca novel yg memggantung terus menerus 🙏