Indonesia
NovelToon NovelToon
SERAT-SERAT CINTA

SERAT-SERAT CINTA

Status: sedang berlangsung
Popularitas:39.8k
Nilai: 5
Nama Author: Imam Robiansyah

SERAT-SERAT CINTA
DUA kakak ber adik Imam Baskoro dan Dadang Baskoro kalau dipandang dari segi pemikatnya,pasti akan banyak yang sepakat tampanan Imam kakaknya. Tapi setelah mengalami kecelakaan saat sedang berlatih menyetir mobil dengan tunangannya yang mengakibatkan salah satu anggota tubuhnya menjadi cacat, pamor Imam sebagai lelaki idaman para mojang dan gadis menjadi turun drastis. Bahkan belakangan sudah banyak yang menyebutnya pemuda jomlo kepada Imam. Sedangkan Dadang sang adik janjinya kepada diri sendiri,sampai kapanpun ia tidak akan mau menikah kalau kakaknya belum menikah.
Atas musibah yang menimpa Imam,Pak Burhan ayahnya Vera tunangan Imam, jadi merasa terpanggil untuk memulihka refutasi seorang pemuda, yang semasa hidupnya putrinya begitu mencintainya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imam Robiansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chat

Manusia hanya punya keinginan. Tapi kalau belum waktunya di

Kabul, segala usaha serta ihktiar pasti akan sia-sian dan menyisakan rasa

kecewa. Akan hal itu akhir-akhir ini sedang dialami Dadang. Setelah enam bulan

terus-terusan berusaha melamar pekerjaan dengan berbagai cara, tapi hasilnya

selalu nihil. Prestasinya selama ini masih belum berarti. Ketika problemnya

serius, selain bawaannya jadi malas wajah Dadang juga tampak kusut sehingga

tambah kental sebagai orang yang sedang menghadapi problemnya itu.

Keadaan Dadang seperti ini  jelas-jelas kebalikan dari Imam sang kakak . “Sayang kenapa…?”  Sang kakak disana memburu istrinya yang

tiba-tiba memegang kepala dan hampir jatuh didekat meja makan.

“Mas, nanti antar ke dokter kandungan ya…” Amel yang sudah

berhasil ditahan, memegang tangan Imam yang masih menempel di pundaknya.

“Mau apa ke dokter kandungan ?”  Imam kurang mengerti.

‘Sebenarnya aku sudah dua bulan tidak mentruasi…Ke Dokter

kandungan, sebenarnya untuk mastiin aja, apa aku sedang hamil atau tidak ?”

“Sayang…? Kalau sudah dua bulan tidak mentruasi, sudah pasti

kamu sedang hamil…?”  Imam semberingah.

“Sekarang aku mau istrirahat dulu…”

“Kalau begitu ayo sekarang kekamar…” Imam memapah Amel ke kamar

dengan hati gembira dan berbunga-bunga.

Sore harinya kebahagian kakak dari Dadang ini berlipat-lipat.

“Selamat ya pak Imam…Anda akan segera menjadi seorang ayah…” kata Dokter yang

sudah memerika Amel.

Imam langsung memburu sang istri yang keluar dari tempat

periksaan.

“Kondisi janinnya bagaimana dok..?” Setelah ibu dari calon

anaknya didampingi, Imam kompak dengan sang istri mau tahu keadaan calon buah

hatinya.

“Dari hasil periksaan, alhamdulillah sehat…Tapi bagi bu Amel

selama kehamilan sebaiknya jangan bekerja yang berat-berat…Tolong terus

perhatikan itu”

“Kalau begitu sekarang kami pamit pulang dok…Selain harus

periksa ruthin dan seperti yang barusan dokter bilang, tidak ada lagi yang

harus kita tunggu bukan?”

“Tidak…Hasil USG dan lain sebagainya, sudah ada didalam map

itu…” Jawab Dokter sambil tersenyum. Setelah itu Imam dan Amel lalu keluar dan

langsung menuju mobilnya. Sesampainya dirumah, Imam langsung membuat chatt

untuk dikirim kepada Dadang.

“Dang…? Mas akan segera menjadi seorang ayah…Karena setelah barusan

diperiksa, kata dokter kandungan ternyata istri mas positif hamil”

Ketika HP disampingnya berbunyi, Dadang yang sedang

bermalas-malasan di atas tempat tidur, lalu membukanya. Setelah membaca chatt

nya. “Nggak ngertiin banget aku lagi pusing tuh orang…?!” desis Dadang. Padahal

ia tahu chatt itu dari kakaknya.

“Kok, Dadang lama belum membalas chatt nya…?”  kata Imam dan tedengar oleh Amel yang sedang

istirahat di atas Kasur.

“Siapa yang belum membalas chatt, mas…?”  Amel yang selama ini berbaring, bangkit.

Sedangkan Imam yang selama ini berdiri, kemudian duduk di pinggir tempat tudur.

“Barusan aku memberi tahu Dadang bahwa kamu hamil sayang…?

Tapi chatt nya belum dia balas “

“Kenapa mas memberi tahunya…?”

“Lho…? Memangnya tidak boleh kalau aku berbagi kebahagiaan

dengan saudaraku sendiri…? Sudahlah…Sebaiknya Dadang sekarang aku telepon saja supaya

langsung diangkat…”

Ketika akhirnya Imam memutuskan menelpon Dadang, Amel tidak

bisa mencegah. Saat mendengar suaminya menepon adiknya, Amel hanya bisa pasrah

dan menutupi wajahnya dengan bantal.

“Halo mas…” Dadang yang ditelepon kakaknya, menjawab.

“Dang…? Kok, suara kamu lesu…? Kamu sakit…?”

“Tidak mas…Tapi mungkin hati dan pikiranku yang terganggu

karena sampai saat ini belum juga dapat pekerjaan…”

“Kamu harus sabar Dang…Kamu masih belum mendapat pekerjaan

pasti karena belum waktunya...Tapi mas yakin suatu saat kamu akan bisa mencapai

cita-citamu dan sukses…Sekarang anggaplah bahwa semua yang kamu hadapi itu

hanya cobaan…”

”Selamat ya mas…”

“Selamat untuk apa…?”

“Istrimu sedang hamil bukan…?”

“Oh iya…Mas sampai lupa atas perbuatan sendiri…”

“Maksud mas…?”

“Kan tadi mas sudah mengabari kamu tentang kehamilan istri

mas…Itu kan maksud kamu ?”

“Sayang…? Kamu mau berbagi juga dengan Dadang

tidak...?”   Terdengar oleh Dadang

disana. Kepala Dadang yang selama ini sedang pusing, tambah berat. Tapi mau

menutup HP nya tidak enak juga oleh kakaknya.

“Kak Amelnya sehat mas…?”  Dadang terpaksa berpura-pura.

“Alhmdulillah Dang…Tapi sekarang mungkin malas bicara sama

kamu…Tuh ! sekarang malah orangnya menelungkup wajahnya dengan bantal…Tiba-tiba

mual dan pusing mungkin? Maklum masih hamil muda Dang…”  Imam salah tanggap. Padahal Amel yang menutup

wajahnya dengan bantal itu supaya kesedihannya tidak terlihat oleh suaminya.

“Mas benar…Kalau lagi hamil muda, memang katanya perempuan

itu suka mual-mual dan pusing…Kalau begitu sekarang HP nya mau saya tutup dulu

ya mas..? Kebetulan tadi aku sedang melihah ada lowongan kerja di salah satu

media…”

“Ini baru permulaan…” Gumam Dadang setelah menutup HP nya. “Setelah

ini pasti akan lebih banyak lagi hal yang akan menyakitkanku…Aku tidak

menyangka, keputusan Amal menikah dengan kakakku itu dampaknya seperti ini…?

Hari-hariku jadi banyak makan hati…!”

Kriing…

“Mau apa lagi mas Imam…?”  Dadang yang sedang uring-uringan mengambil HP nya yang berbunyi. “Ternyata

ini dari Riki bukan dari mas Imam…?”

“Halo Rik…?”

“Dang, kok lama membukanya…?”

“Mmm…Maaf Rik, barusan aku sedang  aaa…Yang sedang Asar…”

“Jam lima kamu baru solat Asar Dang…?”

“Hehe…Iya Rik. Barusan aku ketiduran…Ada apa memang…?”

“Itu Dang…Besok aku mau ke Jakarta. Kamu mau ikut nggak ?”

“Mau intrveew ya…? Kayaknya nggak deh…Nanti kalau kamu lagi

intrveew aku tinggal dimana coba ?”

“Ya udah…Kalau begitu besok aku akan pergi sendiri…Do’akan

ya, supaya aku lulus…Nanti kalau aku sudah lulus dan ada lowongan lagi, kamu dikabari

ya?”

“Makasih sebelumnya Rik…Sekarang udah dulu ya ? Soalnya aku

belum makan “

Lumayan mengobati ternyata kabar dari si

Riki…Tapi aku yakin itu hanya sesaat. Hari-hari kedepan kalau aku belum juga

dapat pekerjaan, pasti kepala ini rasanya bakal tambah berat lagi “  Gumam Dadang. Setelah itu kegalauannya kembali

ditenangkan ditempat tidurnya.

1
Aprilia
Semangatt thor, izin mampir🤙
Siti Aisyah
luar biasa
Siti Mariyam
Silaturahminya jangan diputus ya..?
Iki nurjaman
Punya dua papa mama dan bunda yang semuanya baik, Egi pasti bahagia
Siti Mariyam
Orang-orang disekitar perduli kepada papa yang sudah tidak muda...? Hehe...Terimakasih
The Gamer
saudara yang akur,, patut di contoh
Asvi Raisa
Paapa....? Bunda...? Aku akan selalu merindukan
ilmi maulida
Papa Imam mohon jangan ngsih adik kepada si kembar ! Dua anak cukup .KB . Dan kini sudah di brojolkan langsung dua-dianya
The Gamer
Harus kuat💪💪💪 buat cucu dan anak/Drool//Drool//Drool/
Siti Aisyah
semangat
The Gamer
papa Dadang masih deg deg ser ya... takut bundanya di ambil/Curse//Curse//Curse//Curse/
Iki nurjaman
Smangat
The Gamer
alhamdulillah,,, bunda Amel udah sembuh
The Gamer
yang sabar semuanya/Determined//Determined//Determined/
ilmi maulida
Bun banyak yg mendo'kan. Cempat sembuh ya?
Siti Mariyam
Begitu Mam harus bisa move on
The Gamer
berjuang buat kesembuhan Amel semuanya
The Gamer
Bunda kalian pasti cepat sembuh
The Gamer
semoga mama Amel cepet sembuh
Iki nurjaman
Smangat




Smangat
Semang4
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!