Kedatangan Si Kuku Merah Adalah Awal Petaka di Sekolah itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bhebz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 19 Sebuah Bukti Baru
Drrrt
Drrrt
Reza Harun melepaskan tangannya pada kerah kemeja pria yang sedang sakau itu. Polisi berpangkat reserse itu mengalihkan pandangannya ke arah handphonenya yang sejak tadi bergetar minta diperhatikan.
"Ya halo ada apa? Ya, tetap awasi. Petunjuk sudah mengarah kesana."
"Siap!" Pria itu menutup panggilan telepon yang baru masuk itu kemudian menatap dua orang pria muda dihadapannya.
"Baiklah. Kita istirahat sejenak. Negara akan memberikan kuasa hukum untuk kalian. Sekarang, saya ada hal penting yang harus dilakukan," ucap pria berpangkat reserse itu seraya memanggil petugas ahli untuk menangani Ricki yang sedang sakau. Setelah itu ia pun meninggalkan tempat itu.
Seorang petugas dari kepolisian pun masuk ke ruangan itu dan menyaksikan keadaan Ricki yang sangat menyedihkan. Ia pun memandang Choky yang juga sedang memandangnya.
"Jika kamu mengetahui ada orang terdekat atau teman mengalami sakau, mau tidak mau harus dibantu agar tidak membahayakan nyawa. Selama ini jika teman-temanmu sedang sakau apa yang kamu lakukan?" Choky meremas tengkuknya tak nyaman kemudian menjawab, "Saya biasa mencarikan obat untuknya Pak kalau ada uang. Atau saya biarkan saja ia menyakiti dirinya sendiri."
"Caramu itu semakin membuat temanmu sakit dalam waktu yang lama dan bahkan malah semakin merusaknya."
"Lalu apa yang harus saya lakukan Pak?" tanya Choky dengan wajah ingin tahu.
"Dengarkan baik-baik. Saya berharap kamu tidak lagi melihat teman-temanmu sedang sakau karena seharusnya kalian tidak terlibat lagi dalam hal seperti ini. Jadi ini adalah pelajaran yang bisa kamu lakukan atau kamu ketahui saja."
"Baik Pak."
"Seka bagian perut penderita sakau dengan air panas. Kamu bisa menyediakan air panas di dalam botol untuk langkah pertama."
"Ini dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit pada bagiaan perut. Namun yang perlu diingat, jangan mengguling-gulingkan botol di atas perut karena akan perpengaruh pada kondisi perut. Letakkan botol dengan dilapisi kain agar panasnya tidak menyakiti kulit."
"Cara lainnya adalah letakkan penderita di ruang tenang dan hubungi tenaga medis ketika menangani orang sakau, kamu bisa meletakkannya pada ruangan yang keadaannya tenang. Ini untuk membuat kondisi kejiwaan pengguna narkoba agar lebih tenang. Jangan ciptakan kondisi yang panik secara berlebihan karena akan berpengaruh pada penderita."
"Setelah itu, kamu bisa menghubungi tenanga medis supaya bisa datang dan melakukan pemeriksaan. Pasalnya, kondisi sakau memang butuh penanganan orang yang ahli, sehingga tindakan yang diambil tepat dan tidak membahayakan nyawa."
"Temani dan coba berkomunikasi. Dampingi dia seperti yang kamu lakukan sekarang dan jangan tinggalkan. Ini untuk menghindari terjadinya aktivitas nekat seperti melukai dirinya sendiri demi mengurangi rasa sakit yang dirasakan." Choky mengangguk faham. Ia bersyukur karena ia masih dalam tahap coba-coba dan belum sampai kecanduan seperti Ricki.
"Ingat ya Chok. Cobalah untuk terus berkomunikasi untuk meringankan rasa sakit yang dirasakannya. Intinya temani terus ia berbicara. Kamu bisa menanyakan berapa dosis yang sudah digunakan dan jenisnya. Selain itu, kamu bisa memberikan semangat agar temanmu ini bisa melalui masa sakau dan dapat pulih dari narkoba."
"Baik Pak."
"Satu lagi hindari memberikannya obat, karena jika kamu memberikan obat-obatan demi meringankan rasa sakit penderita sakau itu adalah tindakan yang salah. Pasalnya, kamu tidak tahu sejauh apa kondisi yang diderita oleh pengguna. Sehingga, ada baiknya menunggu tenaga medis melakukan pemeriksaan."
"Iya, Pak. Saya berharap temanku ini bisa segera sembuh."
"Ah.ya, selama ia berusaha untuk sembuh, Insyaallah ia pasti sembuh. Dan kamu hanya bisa melakukan pemantauan kondisi apabila penderita mengalami pingsan atau keadaan buruk lainnya, tanpa memberi obat. Kecuali, jika sebelumnya dokter sudah melakukan pemeriksaan dan memberikan obat."
Entah kenapa Ricki jadi sedikit tenang mendengarkan percakapan dua orang itu tentang kondisinya saat ini. Ia menyesal diantara rasa sakit yang dideritanya. Dan ia berjanji akan segera menjauhi dengan yang namanya narkoba. Ia ingin sembuh.
Sementara itu, Reza Harun sedang berada di dalam mobilnya untuk berkunjung ke SMA Harapan Bangsa. Ia begitu penasaran dengan laporan Intelnya tadi yang mengatakan kalau pria itu sudah mendapatkan satu petunjuk penting yang mengarah pada Anjani.
Reza Harun juga sudah menghubungi beberapa anggotanya untuk membuktikan perkataan Ricki dan Choky tentang hilangnya Veronika kepada penyidik tindak pidana pembunuhan.
Meskipun ini bukan tugasnya secara langsung tapi ia sudah sangat penasaran dengan seorang gadis cantik berkuku merah yang sudah lama viral di sekolah adiknya itu. Ya, Reza Harun adalah Kakak kandung dari Fiqry. Dan adiknya itu sering bercerita tentang keanehan yang sering terjadi beberapa bulan belakangan ini di sekolah itu.
🌻🌻🌻
*Bersambung.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading 😍
saling dukung ya thor thanks