Indonesia
NovelToon NovelToon
Dia, Amaya

Dia, Amaya

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Teman lama bertemu kembali / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: Papata Nanama

Amaya dan Dave kembali dipertemukan setelah beberapa tahun berpisah.

Seolah karma yang harus Dave rasakan, dia mencintai perempuan yang dulu pernah dibully-nya dan mengakui mencintai pria tampan dan angkuh tersebut. Dia juga dihinggapi rasa penyesalan dengan selalu mimpi buruk karena kejadian masa lalu yang berhubungan dengan Amaya.


Akankah Dave menyerah atau terus saja memperjuangkan perasaannya kepada Amaya yang membencinya?

ig: @afiaheln. Hai, Pata di sini. Mari berteman dan berbincang santai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Papata Nanama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tingkahnya Sama Saja dengan Dave

Kesempatan pulang cepat Amaya pergunakan untuk pergi membeli beberapa buah-buahan. Semenjak menjadi kurus seperti sekarang, Amaya tidak pernah ketinggalan untuk mengkonsumsi buah walau itu hanya buah lokal.

Dia mengingat jelas tentang nasihat neneknya untuk tidak selalu memakan makanan instan. Harus usahakan untuk makan buah setidaknya sehari sekali.

Saat sedang memilih buah apel, Amaya harus bertemu dengan Femi dan juga Leo.

Mereka berdua terlihat begitu mesra, tidak lagi menutupi hubungan mereka. "May, tidak kerja?" sapa Femi yang berdiri di samping Amaya. Ikut memilih buah apel juga.

Amaya mengabaikan pertanyaan Femi dan lekas pergi, tetapi Leo tidak membiarkannya begitu saja. Pria tersebut mengejar Amaya dan menarik tangannya.

"May, kita perlu bicara!" Amaya menepis tangan Leo, dia memperhatikan Femi yang memperhatikan mereka berdua. Tatapan penuh amarah Femi membuat Amaya menyunggingkan senyum tipis.

Amaya membalas tatapan Leo kepadanya. "Sayangnya tidak ada yang perlu kita bicarakan. Semua bahkan sekarang jelas banget, Le."

"Kamu salah paham!"

"Huh, selalu saja begitu. Apa kamu suka banget menutupi hubungan kamu sama dia?" Tunjuk Amaya kepada Femi yang terlihat mencak-mencak.

Leo menghela napas pelan. Dia kembali mencoba meraih tangan Amaya, tetapi dengan cepat Amaya mundur. "Le, sudah ya. Aku capek kalau kamu setiap bertemu selalu begini. Aku tidak masalah banget kok kalau kamu ada hubungan sama Femi."

"May, dengar dulu aku mau bilang apa!"

Amaya menggeleng. Masih saja keras kepala. "Sudah, aku malas dengan alasan dari pembohong kayak kamu, Le. Tapi, aku berterima kasih banyak, karena kamu selama beberapa bulan lalu selalu mau dengar keluh kesahku. Makasih buat semua waktu kamu!" Amaya tersenyum tipis dan memilih berlalu meninggalkan Leo yang terdiam dan masih bergeming di tempat.

"Tuh, aku bilang apa. Amaya sudah tidak cinta sama kamu. Dia pasti lebih pilih bosnya itu, Le! Amaya tentu akan pilih pria kaya!"

Langkah Amaya terhenti. Dia mendengar ucapan Femi karena dirinya belum terlalu jauh dari mereka. Dia hanya menghela napas pelan dan memilih untuk tidak terpancing dengan ucapannya.

Lagipula ucapan Femi memang benar, sekarang dirinya akan memilih Dave dibanding Leo yang merupakan seorang pembohong.

***

Saat sedang menunggu taksi online yang sudah dipesannya, Amaya hampir terjatuh karena disenggol oleh seorang pemuda.

Terlihat sekali pemuda itu terburu-buru masuk ke swalayan tersebut, bahkan tidak meminta maaf kepada Amaya.

"Untung saja tidak jatuh!" Amaya memperhatikan langkah lebar pemuda tersebut. Dia mendesah pelan lalu mengusap pundaknya yang terasa sakit.

"Di mana mobilnya, kenapa belum juga datang?" gumam Amaya yang mulai kesal. Sudah hampir tiga puluh menit dirinya menunggu. Namun, belum juga sampai dan tidak ada konfirmasi apa pun.

Di saat seperti itu, Amaya kembali dikejutkan dengan pemuda yang tadi menabraknya. Pemuda itu menepuk pundaknya dan tersenyum lebar saat Amaya menatapnya heran.

"Ini, sebagai tanda permintaan maaf!" Amaya menerima air mineral yang diberikan pemuda tampan itu. "Maaf untuk yang tadi. Aku buru-buru padahal tidak ada apa pun yang harus kulakukan. Pasti tadi sakit, ya, Kak?"

Amaya berdeham. Dia memilih berjongkok dan meminum minuman tersebut karena memang haus. "Makasih juga untuk minumannya!"

Pemuda itu mengangguk lalu tatapannya tertuju pada barang belanjaan Amaya yang tidak terlalu banyak. "Kakak kayaknya sudah lama di sini, mau aku antar pulang?"

"Jangan takut, aku bukan orang jahat. Aku cuma mau bantu Kakak saja, anggap saja sebagai ucapan permintaan maaf soal tadi. Gimana?"

Amaya memperhatikan penampilan pemuda di depannya itu. Dia mengira pemuda tersebut seusia dengan Gabriella. Dia lalu berdeham dan tanpa diduga pemuda tersebut mengambil alih barang belanjaan Amaya.

"Eh!" Amaya mengejar pemuda tersebut yang berjalan dengan langkah lebar. "Kamu ngapain bawa kabur belanjaan saya?" tanya Amaya kesal saat pemuda tersebut menyerahkannya lagi dan membukakan pintu mobil untuknya.

"Bukan kabur, Kak. Aku cuma bantu bawa saja kok. Yuk, panas nih!"

"Tapi, saya belum setuju loh!" Amaya langsung saja dipaksa untuk masuk mobil.

"Rumah Kakak di mana?" tanya pemuda itu saat sudah masuk mobil juga.

Amaya memilih pasrah. Rasanya akan percuma menunggu lebih lama lagi taksi online yang dipesannya itu dan dia memilih membatalkannya. "Di jalan X. Tidak jauh dari sini!"

Pemuda tersebut mengangguk, dia menghidupkan mesin mobil dan menjalankannya.

"Makasih karena Kakak tidak marah. Aku sebenarnya baru pulang tadi subuh banget dari Thailand, terus diajak Mama ke rumah saudara di dekat sini." Amaya mengangguk saja mendengarkan ucapannya. "Oh, ya, namaku Levi. Tepatnya Levi Susanto!"

Amaya menatap kaget pemuda di sampingnya itu dan mengatakan hal yang membuat mobil tersebut berhenti mendadak. "Lele jumbo?"

Levi menatap Amaya bingung. "Maksudnya, Kak?"

"Eh, eem. Itu, saya baru ingat lupa tidak beli lele! Tapi, biar saja deh," ucap Amaya asal karena sebenarnya dia menutupi rasa bingung dan malunya. Dia sampai tidak sadar mengatakannya. Mengingat sebutan Dave untuk seseorang yang katanya sedang ditunggu Gabriella.

Levi mengangguk dan kembali melajukan mobilnya. Sesekali Amaya melirik ke arah Levi. Dia memperhatikan Levi dengan lekat.

"Mungkinkah dia yang dibicarakan Pak Dave dan Ella?"

"Kakak kost di sini?" Amaya mengangguk. Dia lalu pamit keluar dari mobil. "Kak ...."

Amaya hendak menutup pintu mengurungkannya dan menatap Dave yang tersenyum dengan bingung. "Aku cuma mau bilang kalau Kakak cantik," ucap Levi sambil mengerling nakal.

"Astaga! Kenapa tingkahnya sama saja dengan Dave?" gumam Amaya. Dia lekas menutup pintu mobil tersebut dan masuk ke kost.

1
Kenzi Kenzi
obat e amaya dav
Pata
Hai semuanya. Mohon maaf atas ketidaknyamannya karena novel ini harus ditamatkan segera.

Bulan depan akan ada novel baru, yang Insya Allah akan diusahakan tamat dengan normal.

Mau berteman denganku? Kita ngobrol di IG aku, yuk🙏
Waria
Udah aku masukin ke rak buku dong~ Aku tinggalin jejak komen juga di sini biar author semangat~~
Widya Pertiwi
aaa thanks Thor ma bonus nya makin sayang author deh😘
fleurlovin
authorrr kamu hebatttttttt nggak nyesel dech bacanya seruuu bingit endingnya itu lho wowowowowowo woooooowwww
Waria
Ceritanya ngeri sedaaaapppp like like like lanjut
Garang Anggriawan
Author terbaik huhu author tau caranya bahagiain hati para pembaca! Sukses selalu ya dear author! WYATB ❤️
Garang Anggriawan
Seru Thor!! Lanjut ya ya! Plis Thor!
Badai Putih
Thor aku jarang banget nih komen di karya org, tapi aku gregetan mau komen disini soalnya ceritanya bagus dan aku kepo parah sama lanjutannya!!!
DavidTheDancer
Authoooor~ hari ini wishlist aku cuma satu, yaitu mau tau kelanjutan cerita author!
Yashinta New
pingin up lagi😍
Mulya Damanik
cerita ya bagus tapi harus lebih hati hati dengan tulisanya. jangan sampai salah Dan tertukar.
Pipit Suciati
Luar biasa
RainbowSweety
Good news! Cerita author bikin aku halu..
MouthofMexico
Panggilan kepada author, segera up bab selanjutnya!!
Badai Putih
Aku galau karenamu Thor! Mana lanjutannya Thor huhuhu
Pata: sabar, ya, Kak. Masih proses hihi
total 1 replies
and.ochre
jangan lama-lama up nya thor 😭
LilCutie
Thor-nim, aku kepo banget sama lanjutannya, nih. Ditunggu crazy upnya!
Pata: Wah, crazy up-nya ditunggu, ya hihi
total 1 replies
Maheswarip
kelinci ini sudah datang!!!

Kaka baik yuk jumpa di lapak aku terima kasih see you
Pata
Terima kasih yang sudah mampir, jangan lupa tinggalkan jejak🌹
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!