Indonesia
NovelToon NovelToon
Segalanya Kamu (Kontrak Pernikahan Dengan Sahabatku) Part Of Rafa Dan Aluna

Segalanya Kamu (Kontrak Pernikahan Dengan Sahabatku) Part Of Rafa Dan Aluna

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Enemy to Lovers
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Hasriani

“Nikah sama aku saja, Aluna.”

Seharusnya Aluna tertawa saat mendengar sahabatnya mengucapkan kalimat itu.
Bagaimanapun, Rafa adalah Rafa, sahabat yang sudah tumbuh bersamanya hampir seumur hidup.

Namun satu ajakan pernikahan membawa mereka pada sebuah kontrak yang perlahan mengubah segalanya.

Di antara persahabatan yang terlalu berharga untuk dipertaruhkan dan perasaan yang tak pernah berani diungkapkan, Aluna mulai menyadari satu hal

mungkin selama ini, ada seseorang yang telah menjadikan dirinya segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Raja Terakhir Gak Ada Lawan

Pagi hari dirumah Aluna.

Pukul 07.00 pagi kamarnya sudah sangat rapi, begitu pula dengan si pemilik kamar yang sudah siap sejak setengah jam yang lalu.

Dress selutut dipadukan dengan rambutnya yang dibiarkan lurus rapi terurai, beberapa anak rambutnya ia selipkan ke telinganya.

Tampak jelas penampilannya dari bahu sampai kaki seperti princess, tapi dandanan wajahnya dan tatanan rambutnya malah seperti orang yang pertama kali akan bekerja.

"Duh bakal ketahuan gak yah? Ini look dress sama muka dan rambut ku gak nyambung gini."

Dari setengah jam yang lalu ia sudah duduk di depan meja riasnya mempertimbangkan penampilannya yang sangat berbeda dari biasanya.

"Apa aku kepang aja yah? Tapi kalau sampai kantor nanti malah kusut kalau udah dibuka pas sampai kantor."

Aluna kembali memandangi pantulan dirinya di depan cermin

"Cepol aja deh pakai jedai, nanti sampai kantor langsung urai lagi."

Ia pun kemudian mengumpulkan rambutnya dan membuat cepol sederhana dengan jedai.

"Nah cakep..rok juga aman." Ucapnya sembari mengangkat dress-nya ke atas dan merapikan rok yang sudah ia pakai duluan, jadi tinggal kemejanya saja nanti yang ia ganti di mobil.

Aluna sampai ketawa sendiri melihat misi keluar rumahnya untuk berangkat ke kantor pagi ini.

"Duh ribetnya, tapi gak apa-apa lah yah namanya juga mewujudkan wishlist, repot banyak gak apa-apa banget." gumamnya pada dirinya sendiri.

Setelah merasa semuanya pas, ia lansung meraih tas nya dan paper bag berisi baju kerjanya.

Kali ini ia tidak akan mengendap ke mobilnya untuk menyimpan bajunya karena sudah terlambat, jadi ia memilih membawanya didalam paper bag dan akan mengatakan bahwa isinya adalah titipan Lila kalau ada dari keluarganya yang mempertanyakannya.

***

Aluna turun dan menghampiri keluarganya yang sudah berkumpul di meja makan.

"Pagi semuaaa." Sapa Aluna dengan penuh semangat, rasanya hari ini moodnya sangat bagus.

Ia lalu duduk di kursinya dan mulai mengambil sarapannya.

"Mau kemana pagi-pagi gini sayang?." Tanya Mamanya yang memperhatikan penampilan putrinya sudah rapi sepagi ini.

"Nganterin titipannya Lila Ma." Jawabnya sembari menunjuk paper bag tadi yang ada di samping kursinya

"Kenapa gak di kurir aja? Masih pagi loh ini." Ucap Mamanya.

"Gak apa-apa Ma soalnya aku juga mau keluar menghirup udara segar." Jawab Aluna sudah merasa lebih santai saat mengeuarkan alasan yang pastinya bohong.

"Main mulu kerjaannya." Cibir Andrew

Mood Aluna yang tadinya begitu bagus langsung berubah.

"Emang kenapa? donatur utama aja gak banyak protes." Kesal Aluna membalas ucapan sarkas Andrew padanya.

"Andrew..." Mamanya pun ikut menegurnya karena tidak mau suasana sarapan pagi mereka menjadi panas.

"Aku udah kenyang, berangkat duluan." Ucapnya lalu bangkit dari tempat duduknya.

Aluna memutar bola matanya malas saat Andrew melemparkan tatapan tajam padanya sebelum beranjak pergi dari sana.

"Kamu kalau kakak nyindir gitu gak usah dijawab Al, kan udah tau sifatnya gimana."

Mood Aluna semakin tidak karuan saat disuruh mengertikan sikap Andrew padanya.

"Udah muak Ma disarkasin terus, aku juga punya hati loh. Dia pikir aku gak sakit hati apa? Aku juga bukannya gak tau diri pakai uang yang dikasih buat aku."

Kekesalan yang disimpan Aluna sejak lama akhirnya ia keluarkan didepan Mamanya.

"Udah udah, ngapain bahas uang sih? Papa kerja keras memang buat kalian, jadi gak usah bahas uang! Gak usah dibahas lagi."

Papanya yang sejak tadi hanya diam pun langsung angkat suara karena tidak suka jika putrinya sudah mulai membahas masalah uang.

"Mama juga, jangan suruh Aluna normalisasi sikap Andrew yang seperti itu ke dia." Bela Papanya membuat Aluna mengangguk menyetujui.

"Betul tuh, aku tim Papa." Ucap Aluna merasa senang karena pembelaan Papanya.

"Udah makan sayang." Kata Papanya.

Ia pun melanjutkan sarapannya sedangkan Mamanya hanya diam setelah ditegur seperti tadi.

"Raja terakhir emang gak ada lawan." Batin Abra yang hanya diam dari tadi.

Selesai sarapan, mereka pun masing-masing keluar dari rumah untuk melakukan aktivitas. Seperti biasa hanya tinggal Mama mereka saja dirumah, tapi nantinya juga akan keluar lagi untuk berkumpul dengan ibu-ibu sosialitanya.

Aluna berjalan dengan cepat menuju ke mobilnya karena sudah hampir jam setengah delapan, ia tidak mau sampai terlambat di hari pertamanya bekerja.

Ia lalu menyalakan mesin mobilnya dan bergegas meninggalkan pekarangan rumahnya.

***

Perjalanan yang ditempuh Aluna menuju ke kantor lumayan jauh, untungnya ia tidak dapat macet pagi ini.

Begitu mobilnya memasuki basement, ia langsung mencari tempat parkir dan memarkirkan mobilnya disana. Terlebih dahulu ia membuka dress-nya dan mulai memasang kemejanya, rok nya sendiri sudah terpasang sejak dirumah tadi, ia sembunyikan dibalik dress-nya.

Ia lalu merapikan baju kerjanya dan membuka jedai rambutnya, merapikan rambutnya dan lengkap sudah.

Aluna lalu turun dari mobilnya dan berjalan agak cepat menuju ke lobi.

Ternyata disana sudah ada seorang perempuan yang ia kenal wajahnya saat mereka interview dulu, ia pun segera menghampirinya.

"Kamu anak baru juga yah?." Tanyanya pada perempuan tersebut.

"Iya, namaku Mia." Jawabnya

"Hai Mia, salam kenal namaku Aluna."

Mia memperhatikan penampilan Aluna dari atas sampai bawah, Aluna yang sadar akan hal itu merasa canggung sendiri.

"Cantik banget dia."

Batin Mia merasa takjub dengan kecantikan Aluna.

"Perasaan penampilannya udah dibuat sebiasa mungkin, apa ada yang aneh yah?."

Aluna sendiri membatin merasa penampilannya aneh.

"Kenapa Mia?." Tanya Aluna

"Oh gak apa-apa, kamu baru pertama kali kerja yah?."

Mia pun langsung mengalihkan pembicaraan mereka karena takut ketahuan ia mengagumi kecantikan Aluna.

"Iya hehe." Jawab Aluna tersenyum canggung.

Seorang staf HRD menghampiri mereka berdua dan berbicara dengan mereka.

"Mia..Aluna?." Tanyanya menatap Mia dan Aluna secara bergantian.

"Benar Bu." Jawab keduanya bersamaan.

"Mari ikut saya."

Staf HRD tersebut langsung berbalik dan berjalan lebih dulu lalu disusul oleh Mia dan Aluna.

Aluna dan Mia saling pandang sebentar sebelum akhirnya mengikuti perempuan tersebut.

Mereka dibawa menuju sebuah ruangan yang sudah diisi beberapa orang lainnya. Beberapa di antaranya terlihat sama-sama membawa tas dan memasang wajah tegang.

Aluna diam-diam menarik napas panjang.

“Oke, Aluna. Tenang. Ini cuma hari pertama.”

Ia mencoba meyakinkan dirinya sendiri.

“Selamat pagi semuanya. Saya Nana dari tim HRD. Hari ini kalian akan mengikuti proses onboarding sebelum nantinya diarahkan ke divisi masing-masing.”

Aluna mengangguk kecil.

Onboarding.

Istilah yang sebenarnya pernah ia dengar, tetapi baru kali ini benar-benar ia jalani.

Ia melirik Mia yang duduk di sebelahnya.

“Aku deg-degan,” bisiknya.

Mia terkekeh kecil.

“Aku juga.”

Aluna tersenyum.

Setidaknya ia tidak sendirian sebagai anak baru.

Namun, baru beberapa menit duduk, Aluna mulai menyadari satu hal.

Dunia kerja ternyata benar-benar berbeda dari yang selama ini ia bayangkan.

1
Mira Hastati
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!