Mengisahkan seorang gadis bernama CASANDRA CASANOVA yang berasal dari kampung. Kerena hidupnya yang miskin dia selalu dihina dan dia pun berjanji akan membalaskan dendam dengan orang orang yang telah menghinanya.
Dan dia pun pergi merantau sambil kuliah dikota dan bekerja menjadi seorang ART dan musibah pun menimpah majikan nya. Mereka mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tewas 1keluarga. Tinggal tersisa hanya seorang tuan muda anak dari majikannya, tetapi divonis lumpuh seumur hidup. Ia pun terpaksa merawat tuan muda yang lumpuh itu. karena ketulusan nya dalam merawat. Disini lah awal mula perubahan dalam diri dan kehidupan nya.
Apakah setelah ini yang akan terjadi dengan CASANDRA???
Baca Dan ikuti lah kisah selanjutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wida_Ast Jcy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 3. HARI APES
Pukul 20.00 Casandra baru sampai tempat cost setelah pulang dari rumah majikannya. Saat pulang dia melihat Ninda yang sibuk membuat skripsi dengan tekun.
"Ehhmmm... Nah begitu donk Nin. Harus rajin. Coba dari dulu kamu rajin. Pasti sekarang skripsi kamu sudah sampai bab pembahasan. Ini dari dulu masih di bab pendahuluan saja. Gimana sich!!!" ucap ku dengan mengejek.
"Ah... kamu... mengejek aku terus. " jawab Ninda.
"Bagaimana kerja pertama mu. Sukses. "tanya Ninda kepada Casandra.
"Sukses donk. Aku fikir tidak terlalu berat kerjanya. Aku hanya disuruh melayani bocah SMA yang nakal . "jawab ku.
"Bocah SMA. Maksud kamu, kamu hanya disuruh melayani dia saja setiap hari. Apa permintaannya, dan memenuhi kebutuhannya begitu? " tanya Ninda.
"Ya.. Aku rasa tidak sulit. Kerena kedua orang tuanya pengusaha sering outstation keluar kota. Jadi kadang makan dia tidak teratur. Dan suka keluar malam" jawab ku.
"Wah... aku yakin dia bukan sekedar bocah SMA yang nakal. Kalau hanya melayani dia yang nakal kenapa bukan Bibi -bibi di rumah itu saja yang mengurusi dia. "tanya Ninda aneh.
"Entah lah. Aku juga tidak tahu. Aku tadi belum bertemu dengannya. Kita lihat saja lah nanti apa yang terjadi. "ucap ku singkat.
"Terima kasih ya Nin sudah membantu aku mencari pekerjaan. Kamu tau tidak, gajinya berapa? Tiga kali lipat dari gaji ku sebelumnya. "ujar ku lagi.
"Kamu serious... Eehmmm... kalau tau begitu kenapa tidak aku saja yang kerja disana. " jawab Ninda meledek dengan menyesal.
"Hahaha... Mungkin bukan rezeki mu Nin. " jawabku singkat.
"Hahaha... Aku hanya bercanda. Aku senang sekarang kamu sudah dapat kerja. Semangat ya, Cassandra. "ucap nya lagi.
"Tadi dikampus aku jumpa Andi dia kelihatan mesra dengan kekasih barunya. Kamu tidak cemburu mereka berduaan terus? " tanya Ninda.
"Buat apa aku cemburu. Aku kan sudah putus dengan nya. Aku juga sudah tidak memikirkannya lagi. " jawabku.
"Syukur lah kalau kamu sudah tidak memikirkannya lagi. Bagus donk. Lagi pulak pria tidak hanya satu! " ujar Ninda lagi.
"Aahhh... Sudah lah jangan bahas dia. Aku mau mandi dulu Nin. " jawab ku.
Didalam kamar mandi aku pun memikirkan Andi juga. Sebenarnya hati ku masih sakit dengan sikapnya. Tega nya dia menyakiti ku. Lebih parahnya dia sempat lagi menghina ku miskin.
"Ehhmmm... Pria bajingan. Tidak punya perasaan, bisa bisanya kamu menghinaku begitu. Tunggu saja pembalasanku. "Bisik ku dalam hati.
DAN KEESOKAN HARINYA
"Chavin sarapan dulu Nak. "Ajak Nyonya.
Tampak seorang anak muda yang tampan. Sambil berlari turun dari tangga kamarnya tanpa memperdulikan perkataan Mommy nya.
Lebih tepatnya Mommy tirinya. Nyonya Sarah adalah Mommy tiri Chavin dia punya anak seumuran Chavin beda angkatan dan lebih muda umurnya satu tahun. Namanya Bryan.
Bryan sekolah diluar Negeri. Dulu Nyonya Sarah adalah teman baiknya Mommy kandung Chavin. Dulu Chavin menyukai tante Sarah. Tapi semenjak kejadian itu dia jadi membenci Sarah.
Dia mendengar Tante Sarah punya siasat buruk dengan Bryan. Mereka mendekati daddy nya Chavin Kerena mau menguras hartanya saja.
Sejak saat itu Chavin jadi membenci mereka berdua. Ternyata itu tujuannya menikahi Ayahnya Chavin. Ayahnya Chavin dan tante Sarah menikah setelah Mommy Chavin meninggal.
Sejak saat itu Chavin jadi brutal dan nakal. Hingga menjadi pemberontak. Sebenarnya Chavin dulu pemuda yang baik dan penurut. Namun sejak kematian Mommy nya semua nya jadi berubah.
"Daddy, Chavin pergi dulu. " ucap Chavin sambil mencium pipi Ayah nya.
"Hati hati Chavin. "ucap Daddy dan Mommy tirinya berbarengan.
"Ehhhmmm... hati hati. "gumam Chavin dalam hati.
"Ada Daddy pura-pura baik. Dasar ular betina. " jawab Chavin.
Dengan sigap dia pun terus bergegas kegarasi untuk mengambil mobil sportnya Audi R8 Spyder. Dan berangkat ke sekolah.
Dia pun menggas mobilnya. Dengan emosi melihat sikap Mommy tirinya itu. Dan dipersimpangan jalan dia hampir menyerempet sebuah motor. Dan hampir saja menabraknya.
Piiim...
Piiim..
Piiim... (suara hon mobil).
"Woiii... Kalau naik motor yang benar donk. Baru belajar naik motor yah??? "tanya Chavin yang membuka kaca mobilnya sambil marah.
Mendengar teriakan itu pemotor pun berhenti karena tidak mau urusannya tambah panjang. Padahal sudah jelas jelas yang salah Chavin tapi pemotor juga yang disalah kan.
Dan tenyata yang membawa motor itu adalah Cassandra dan Ninda. Saat Ninda mau marah. Tidak jadi karena dia melihat wajah CHAVIN yang begitu tampan seperti artis Korea.
"Maaf dik. Yang salah mobil Adik. Adik yang terlalu minggir jadinya kami keserempet dech. " ujar Ninda dengan genit.
Chavin pun tadinya sudah mau marah juga. Tapi kerena Ninda bicaranya lembut dan meminta maaf jadi Chavin tidak jadi marah.
"Lain kali Mbak kalau jalan jangan ke tengah tengah. Hampir saya tabrak kan. "jawab Chavin kesal.
Casandra pun heran biasanya Ninda terus memaki kalau keserempet begitu. Ini kenapa aneh ya. Tidak seperti biasanya. Casandra pun penasaran.
"Oh.. ternyata tampan yang bawa mobil, pantasan saja luluh hati Ninda. Uuhhh... Dasar kamu Nin. "bisik Casandra dalam hati.
"Kalau tadi saya serempet Mbak, bagaimana tadi? "tanya Chavin yang tidak mau kalah.
"Iya dik. Kan Mbak sudah minta maaf tadi. Ya kitanya sama sama salah lho. Adik terlalu kepinggir jalannya. Dan Mbak nya terlalu ke tengah. He..He..He.."Jawab Ninda sengeh sengeh.
"Ahh.. kamu Nin. Lambat betul. Mana kuncinya. Biar aku saja yang bawa motornya. Nungguin kamu bisa terlambat aku kekampus. "ujarku dengan kesal.
Dengan sigap Casandra mencabut kunci yang ada distang, terus dia pindah duduk kedepan. Dan dibawa nya motor itu dengan kelajuan yang begitu cepat. Sampai sampai Ninda pun pontang panting duduk dibelakang.
Chavin yang melihat itu merasa lucu dan kagum. "Wah... hebat juga teman Mbak itu. Suka racing juga tu gayanya. Eehhhmmm.. Gila, kencang betul dia menyetir. "Chavin pun menghela nafas sambil senyum senyum sendiri.
Dan Casandra pun sampai dengan tepat waktu dikampus, hampir saja telat. "Ehhhmmm... menghela nafas.
"Kamu tau Nin. Aku hampir saja telat gara gara kamu. "Lagi pula kamu sengeh sengeh sama anak SMA itu kenapa! Kurang kerjaan saja kamu. "Tanya Ku.
"Kamu tidak melihat tadi wajah anak SMA itu begitu tampan kan??? Seperti artis Korea. Tadinya aku mau marah. Tapi kerena dia begitu tampan, aku tidak jadi marah. " ucap Ninda tersenyum.
Dan tiba tiba ponsel Cassandra berbunyi. Pesan tertulis.
"Maaf Casandra konsul ditunda minggu depan yah. Bapak ada rektorat mendadak. Ok. "tulis Bapak dosen nya.
"Ehhmmm... ditunda lagi. Huh... "gerutuku dengan kesal.
"Ha...Ha...Ha.. Tu kan kena karma kamu. Kamu sich tidak bisa lihat aku senang sedikit. Padahal aku tadi mau minta nomor ponsel adik tampan itu. Gara gara kamu tidak jadi. "Ucap Ninda.
"Brengsek kamu. Dia masih bocah tau. Lagi pulak selera dia bukan tante tante sepeti kamu. "Ucap Casandra.
"Sudah ah.. Ayo pulang. Mau sambung tidur lagi. Ehhmmm... " ucapku sambil menghela nafas.
"Kamu kan tidak ada Class harini. Ayoo buruaannn.. kita pulang....."ajak ku sambil menarik lengan Ninda.
BERSAMBUNG....