Indonesia
NovelToon NovelToon
HUJAN Di Aksana Grass

HUJAN Di Aksana Grass

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Action / Teen / Persahabatan / Tamat
Popularitas:72.6k
Nilai: 5
Nama Author: Trisna sari

Hujan adalah sahabat ku dari kecil. Sejak kecil aku tidak memiliki teman, aku di jauhi karena aku miskin dan tidak memiliki ayah. Aku tinggal bersama ibu dan nenekku. Tapi, ibu ku sudah meninggal, hanya nenek lah satu-satunya yang ku punya di dunia ini.

Perjalanan hidup ku yang sangat sulit, cobaan yang datang bertubi-tubi. Tenyata aku anak yang terbuang, saat bayi aku sudah di nyatakan meninggal, padahal aku masih hidup.

Bagaimana kisah ku selanjutnya?? yuk ikuti trus ya🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Trisna sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 : Mengenai dekat tentang jaya

"Lo udah sarapan?" tanya Fatih kepada Jaya. Jaya pun hanya menggeleng, karena ia memang belum sarapan sama sekali.

Fatih langsung mengajak Jaya ke kantin untuk sarapan pagi, Jaya tidak membawa uang sepeser pun hari ini, dengan senang hati Fatih pun membayarnya.

Semua orang di sekolah tampak segan melihat Fatih jika sedang berjalan dengan Jaya. Fatih tak tau kenapa semua orang takut kepada Jaya.

"Jaya, sepertinya semua orang di sini takut deh sama lo," ucap Fatih yakin.

"Hahahaha, itu jelas sekali," ucap Jaya.

"Kenapa bisa begitu?" tanya Fatih heran.

"Kamu mau mendengarkan cerita ku? tapi hari ini kita bolos dari sekolah, bagaimana?" Jaya menawarkan. Fatih mengerutkan keningnya, ia heran kenapa harus bolos hari ini.

"Kenapa harus bolos?" tanya Fatih heran.

"Sekali saja, untuk hari ini aja. Aku mohon, Ayuk kita bolos," bisik Jaya kepada Fatih. Fatih hanya terdiam, ia sedang memikirkan sesuatu.

"Aku mohon sekali saja, janji." Ucap Jaya. Tanpa berpikir panjang akhirnya Fatih setuju, Fatih sangat penasaran dengan latar belakang kehidupan Jaya.

Masih pukul 9 pagi, Fatih dan Jaya kabur dari sekolah lewat tembok belakang sekolah. Ini pengalaman pertama bagi Fatih meninggalkan sekolah pada saat jam belajar.

"Kita mau kemana?" tanya Fatih.

"Ke kuburan," ucap Jaya

"Hah?" Fatih terkejut

"Sudah, ikuti aja aku. Nanti kamu tau sendiri kok," ucap Jaya. Jaya menyuruh Fatih untuk mengganti bajunya, jaya memang sudah berencana bolos hari ini, bahkan ia juga berencana mengajak Fatih bolos. Ia membawa dua baju kaos untuk dirinya dan juga Fatih. Fatih pun hanya bisa mengikuti apa yang di lakukan oleh Jaya.

Mereka berjalan kaki menuju pemakaman, sepeda dan sepeda motor milik Fatih dan Jaya tinggal di sekolah, karena tidak mungkin mereka kabur lewat gerbang depan.

"Kamu sering bolos?" tanya Fatih. Jaya pun langsung mengangguk. Fatih hanya menghela nafas kasar, Sepertinya ia sudah salah mengikuti Jaya.

Tak lama kemudian mereka telah sampai di pemakaman, Jaya membeli bunga mawar dan satu botol aqua. Kini mereka sudah berhenti di salah satu makam, Fatih tidak tau itu makam siapa.

"Assalamualaikum, mah." Jaya memberi salam.

"Assalamualaikum ya Ahli kubur," ucap Fatih.

"Mah, selamat ulang tahun. Maaf hari ini aku harus bolos lagi, aku ingin menemui mama di pagi hari ini. Aku sangat merindukan mama, sekali lagi selamat ulang tahun ma." Ucap Jaya, tak terasa air mata Jaya sudah membasahi pipinya. Fatih tercengang melihatnya, ia tak menyangka Jaya menangis.

"Fatih, boleh aku minta tolong? bisa kah kamu mendoakan mama ku sekarang? aku tidak pandai, pasti kamu mengerti kan," ucap Jaya melihat ke arah Fatih, Fatih melihat mata Jaya yang di penuhi air mata. Fatih pun langsung mengangguk.

Fatih langsung bersiap untuk memimpin doa, saat berdoa Jaya terus terusan menangis, sampai selesai berdoa. Terakhir Jaya menyirami makam ibunya dengan air dan bunga mawar. Setelah itu mereka langsung pergi dari sana.

"Kita duduk di sini aja ya," ucap Jaya ke tempat biasa ia kunjungi bersama kedua orang tuanya dulu, Fatih pun hanya mengangguk.

Mereka berhenti di danau kecil, di sekeliling danau di penuhi rumput, pohon, dan banyak bunga yang cantik. Mereka duduk di bawah pohon sambil menikmati pemandangan yang ada di sana.

"Maafkan aku, telah mengajak mu kabur," ucap Jaya saat mereka sudah duduk di sana

"Tidak masalah," ucap Fatih sambil tersenyum. Tadinya Fatih menyesal mengikuti Jaya, tapi sekarang ia tidak menyesal lagi.

"Seperti janji ku tadi, aku akan bercerita tentang diriku, kenapa orang di sekolah menakuti ku." Ucap Jaya ingin bercerita. Fatih pun langsung mengangguk antusias.

"Aku anak tunggal dari keluarga yang kaya raya, jujur kedua orang tuaku memiliki banyak usaha, mulai dari butik, makanan dan banyak lagi. Dulu aku anak yang paling bahagia hidup di dunia ini. Tapi saat umur ku sepuluh tahun, semua telah berubah. Aku yang dulu bukan lah yang sekarang. Kami terlalu mencintai dunia sehingga semua berakhir dengan tragis. Ayah ku yang sangat kaya membuat dirinya sering terjerumus ke dalam perbuatan dosa." Ucap Jaya sebentar menarik nafasnya. Fatih masih setia menunggu kelanjutan ceritanya Jaya.

"Awal kesalahan ayah ku adalah selingkuh, ayah ku memiliki banyak uang, jadi ia ingin selalu bermain dengan wanita luar, awalnya mama ku tidak mengetahui hal itu, termasuk aku. Tapi lama kelamaan mama ku mengetahui perselingkuhan ayah ku, serapat apapun kita menyembunyikan bangkai pasti akan tercium juga. Mama ku marah, saat malam itu ayah ku pulang, mama ku langsung marah marah sambil menunjukkan bukti poto yang mama ku temukan. Saat itu aku menyaksikan kejadian itu, aku menangis melihat kedua orang tua ku bertengkar. Ayah ku mendorong mamaku sampai terjatuh, ia juga menjambak rambut mamaku, aku menangis, aku ingin membantu mama ku, tapi malah aku juga terkena tamparan dari ayah ku." Jaya mengeluarkan air matanya mengingat kejadian di masa kecilnya.

"Tapi beberapa Minggu kemudian, keluarga ku kembali berdamai, mamaku memaafkan kesalahan ayah ku, karena mama tidak ingin cerai karena aku masih kecil saat itu. Tapi, tiga bulan kemudian ayah ku berulah lagi, bukan hanya selingkuh, ayah ku juga mengkonsumsi narkoba. Mama ku benar benar syok, saat itu ayah ku pulang dalam keadaan mabuk bersama seorang wanita selingkuhannya, mama ku sangat marah. Mama memukuli ayah ku di depan mata ku, ayah yang setengah sadar langsung menghajar mamaku habis habisan. Ayah ku memukuli mama ku tanpa ampun, aku sempat membantu mamaku, tapi ayah ku mendorong ku hingga kepalaku berdarah." Jaya berhenti sejenak menghapus air matanya.

"Mama ku semakin marah, saat melihat ku terluka. Terjadilah perkelahian antara keduanya, selingkuhan ayah ku langsung kabur saat itu. Tanpa ku duga, ayah ku benar benar kejam terhadap mama ku. Mama ku langsung jatuh pingsan, aku semakin menangis histeris. Mama ku tidak sadarkan diri selama dua minggu, hingga akhirnya mama ku meninggal dunia." Tangis jaya semakin pecah. Fatih langsung mengelus pundak Jaya dengan lembut, tanpa sadar Fatih pun meneteskan air matanya.

"Aku benci ayah ku, aku kehilangan mama ku karena dia. Sekarang ayah ku di penjara seumur hidup. Ayah ku sangat menyesal, tapi semua sudah terlambat. Semenjak kejadian itu, aku tinggal bersama nenek dan kakek ku. Semua harta milik kedua orang tua ku jatuh ke tangan ku, tapi ada beberapa untuk nenek dan kakek ku. Dan hari ini tepat mama ku berulang tahun." Jaya menangis sesenggukan.

Terima kasih udah mampir di novel author semoga ceritanya menarik perhatian teman teman ya 🤗

Jangan lupa untuk like vote dan komen ya biar author nya tambah semangat ni wkwkkwkw 🥴

_Happy Reading_

1
sofiah sudjai
mengajarkan arti keikhlasan dan kesabaran, dan istiqomah d jalan Allah ahirnya tanpa kita duga rencana Allah lebih indah Allah memberikan takdir indah atas keikhlasan dan kesabaran atas segala ujian
MPit Mpit MPit
vote akuh sudah layangkan ke karya mu Thor...endingya good joob.cerita simpel sedih ada ketawanya ada geregatannya juga ada...😄🤗
MPit Mpit MPit
bawang ih
MPit Mpit MPit
ceritanya bagus kok ...semangat thor
MPit Mpit MPit
bab inih kok ada bawangnya yah
irish gia
bahasa nya enaaakkk buat dibaca
Lestari Setiasih
ceritanya bagus.
Bagus
Martini Ayat
Hah...
Deg deg ser hatiku kak fatih
Martini Ayat
Ga usah mikirin pacar yang kabur
Martini Ayat
Thor, aku penasaran,
Saat bayinya meninggal keluarga melihat jasadnya apa ngga ya?
Martini Ayat: Cepat up lg ya..
total 2 replies
lanjut
Lanjut
Beruang kutub
Manarik
up
WidodoResidenEvil
Semangat terus Thor up nya
suka banget
WidodoResidenEvil
untuk Novel bagus dan menarik semangat kak!

mampir dong kak ke novel ku :)
o2m860270
mampir thour
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!