Alvianto Ridho seorang karyawan Hotel yang terpilih menjadi menantu pemilik Hotel karena kebaikannya, tapi dengan syarat dia harus bisa mengubah sifat putrinya Alya Handoyo yang angkuh, acuh dan dingin.
Ketika Alvian goyah dan hampir menyerah dalam misinya, hadirlah Heidy Prisilia seorang janda beranak satu yang sifatnya berbanding terbalik dari Alya.
Alya mulai merasakan takut kehilangan Alvian saat Heidy mulai dekat dengan suaminya,
Alya berusaha keras merubah semua yang ada pada dirinya, demi merebut kembali kasih sayang Alvian....
Akankah Alya berhasil ???
Yuk baca sampai tuntas ya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sri mayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bener-bener sahabat....
Alvian kembali bekerja setelah masa istirahatnya dirasa cukup untuk memulihkan kembali kesehatannya.
Heidy menyambut Alvian yang baru saja datang,
"Selamat pagi Pak, syukurlah Bapak sudah sembuh ?"
sembari melemparkan senyuman manisnya,
"Alhamdulillah udah sehat lagi, gimana keadaan dikantor ?"
tanya Alvian
"Alhamdulillah semua berjalan lancar Pak"
jawab Heidy
Alvian masuk ke ruangannya, tak lama Heidy pun menyusul memasuki ruangan Alvian, dia membawa serta beberapa map berisi berkas-berkas yang harus ditandatangani oleh atasannya itu.
"Pak ini berkas yang harus Bapa tanda tangani, silahkan diperiksa terlebih dahulu"
Heidy menyodorkan setumpuk berkas yang harus ditanda tangani itu diatas meja kerja Alvian.
"Okey nanti aku periksa"
jawab Alvian
...
Alya yang baru saja selesai membersihkan badannya memasuki ruang ganti pakaian, pagi itu dia menggunakan blus lengan panjang yang bercorak bunga-bunga berwarna kuning, dipadukan dengan rok panjang berwarna hitam polos.
Alya melirik ke arah koleksi hijabnya, jumlah pakaian Alya layaknya sebuah butik, berbagai macam jenis dan model pakaian ada dilemarinya.
Alya mengambil sebuah hijab yang warnanya serasi dengan pakaian yang telah dikenakannya, perlahan Alya mengenakan hijab itu, setelah selesai mengenakannys, Alya berdiri didepan kaca yang memantulkan gambaran seluruh badan Alya.
"Pantes ngga sihhh..."
Alya berbisik pada dirinya sendiri, dia memutar kiri kanan, melihat dekat-dekat wajahnya yang dibalut hijab didalam kaca.
"Ahh... ngga PD"
kata Alya.
Terrrtttt... terrrrrtttt...
Handphone Alya bergetar, terlihat dilayar ada notifikasi whatsapp, segera Alya membuka pesan yang datang dari teman-teman ngumpulnya itu.
'Al... kamu santai ngga ? ikut gabung yuk...'
setelah membaca pesan itu akhirnya Alya melepaskan kembali hijab yang dikenakannya, dia mengikat rambut panjangnya.
Diambilnya kunci mobil yang berada diatas meja kecil disamping tempat tidurnya.
Alya menyambar tas kecilnya, setelah semua siap, Alya keluar kamar dan menuju ke garasi mobilnya.
...
Waktunya makan siang telah datang, seperti biasa Alvian mengajak Heidy lunch berdua.
Alvian sudah merasa nyaman bercerita-cerita bersama Heidy, bukan hanya masalah kantor dia juga banyak bercerita tentang masalah rumah tangganya, dan seperti biasa Heidy berperan sebagai penasehat Alvian, yang banyak memberikan masukan dan saran untuk Alvian tentang bagaimana cara menghadapi sifat keras kepalanya Alya.
Alvian mengagumi Heidy dengan segala kelebihannya, sayangnya Alvian tak pernah sadar jika Heidy pun sebenarnya mengaguminya karena jarang ada suami yang kuat menghadapi sifat seorang istri seperti Alya.
Alvian menaruh hati pada Heidy namun dia tetap sadar dengan keadaan yang tidak memungkinkan untuknya berpoligami, Alya pasti tidak akan pernah menyetujuinya.
Heidy pun tak pernah berani memperlihatkan perasaannya pada Alvian, walaupun sebenarnya Heidy juga memiliki perasaan yang sama untuk atasannya itu.
Mereka sadar bahwa sekarang adalah bukan waktu yang tepat untuk memelihara 'Rasa' yang mereka rasakan satu sama lain.
Selesai makan siang, Heidy dan Alvian kembali ke meja kerjanya masing-masing.
Ting... Ting... suara notifikasi Whatsapp berbunyi di handphone Alvian,
'Hai Bro... udah makan siang ? gue udah pulang lagi ke Surabaya, sorry ngga sempet pamitan dulu, lain kali kalo gue ada kerjaan disini kita ngobrol-ngobrol lagi yah, makasih lo udah jadi temen ngobrol gue selama disini, salam buat Alya yah, sekali-kali maen ke Surabaya, okey '
whatsapp itu datang dari Prasetya, ya Prasetya mantan kekasih Alya saat kuliah dulu, ternyata Prasetya sering chatingan dan ketemuan sama Alvian, dia nanya-nanya tentang Alya, jelas Alvian awalnya cemburu dan menyimpan prasangka buruk pada Prasetya, secara dia kan seorang mantan, tapi ternyata setelah banyak ngobrol dan chatingan, Prasetya itu hanya ingin membuat Alya menjadi istri dan ibu yang baik buat Alvian dan anak-anaknya.
Kenapa bisa begitu ???
Prasetya orang yang pernah dicintai Alya, tapi jodoh tidak berpihak padanya, dia tau betul bagaimana sifat Alya dan ternyata Prasetya itu tau perjanjian antara Alya dan Orang tuanya, jadi intinya Prasetya ingin orang yang dicintainya itu tetap baik-baik saja walaupun sudah tidak bersamanya lagi.
Alasan itu juga yang membuat keyakinan dihati Alvian untuk tetap bersama Alya apapun keadaannya.
'Okey Bro... Hati-hati dijalan yah... salam juga buat keluarga disana, nanti gue maen ketempat lo, siapin aja acara penyambutannya hahaha'
balas Alvian pada Prasetya.
Setelah itu Alvian kembali melanjutkan pekerjaannya.
...
Alya sampai ditempat dimana geng rumpi nya berkumpul,
"Udah pada lama ?"
tanya Alya sambil menaruh tasnya diatas meja,
"Lo dari rumah Al ?"
tanya Winda
"Iya, kenapa ?"
Alya balik bertanya lagi
"Ngga apa-apa, nanya aja"
"Eh... Al, lo deket lagi ya sama Prasetya ?"
tanya Winda lagi
Alya hanya menjawab dengan senyum, tak ada jawaban ya atau tidak dari mulutnya.
"Sorry Al, bukannya gue mau ikut campur masalah privasi lo, cuman gue pengen ngingetin aja sebagai temen lo, asal lo tau Al, lo itu cewe paling beruntung diantara kita-kita semua Al"
Alya menatap heran wajah temannya itu, tak biasanya mereka berbicara seserius itu, biasanya yang mereka bahas itu tentang fashion terkini, trend make up terbaru atau tentang arisan perhiasan, pokonya hampir ngga pernah mereka ngomongin tentang rumah tangga mereka masing-masing.
Yang selama ini Alya rasakan selama gabung di grup itu adalah hiburan. Karena dia merasa jenuh dirumah, ngga ada kegiatan yang bisa Alya jadikan pelarian kejenuhannya dirumah selain ngumpul kongko-kongko bersama mereka.
Ternyata bukan hanya sekedar hiburan yang mereka suguhkan, tapi juga perhatian, baru kali itu Alya tau kalo mereka itu sahabat-sahabat yang ngga mau lihat Alya gagal dalam berumah tangga sama kaya mereka.
"Lo itu punya segalanya Al. Jauh lebih bahagia dibanding kita-kita"
Lisa juga ikut ngasih perbandingan tentang kehidupan pribadi Alya.
"Lo tajir dari warisan bokap nyokap lo, suami lo cakep, cowo baik-baik lagi, ngga neko-neko meskipun dia tadinya bukan orang kaya, tapi kebaikannya ngga berubah kaya cowo lain"
tambah Lisa lagi, matanya sedikit berkaca-kaca ketika dia berbicara.
Lisa adalah single parent, suaminya selingkuh dan meninggalkan Lisa sama anaknya.
Alya memeluk Lisa, sambil berkata
"Jangan gitu dong..."
"Gue tau, gue juga ngerti maksud lo lo semuanya"
"Mas Pras ngga sejelek yang kalian fikirin ko, beneran deh... Mas Pras itu deketin gue, buat gue jadi lebih baik dari gue yang dulu, dia yang banyak nyaranin gue tentang gimana caranya gue harus bersikap dan berbuat buat ngejalanin rumah tangga yang baik, jadi istri yang baik dan ibu yang baik buat anak-anak gue"
Alya menjelaskan semuanya pada teman-temannya semua.
"Gue juga pertamanya belum yakin sih, cuman Mas Pras yang bilang sama aku, bahwa dia itu diem-diem suka chatingan sama Alvian, nanya-nanya tentang gue"
tambahnya
"Terus Alvian ngga cemburuan sama Pras ?"
tanya Winda
"Awalnya kayanya cemburu sih, tapi Mas Pras yakinin Alvian kalo dia ngga ada maksud yang jelek buat aku sama Alvian"
jawab Alya.
"Ya udah syukurlah kalo gitu, kita-kita seneng kalo rumah tangga lo baik-baik aja Al"
pungkas Winda.
ini ciri ciri istri yg tdk pandai bersukur
dan jgn ada season 2 ya thor,yg bakal buat alvian bisa menikah dan mencintai heidy.
Gini aja uda puas dgn endingnya
Mantap 100% gak akan menyesal pembaca membaca karyamu.novel nya bagus thor gak banyak drama kayak ikan terbang