Beel adalah seorang siswa yang tenang dan santai.
Namun di balik sifat tenang dan santai nya ,Beel adalah seorang yang misterius dan tak terbaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15 - Spider
Tak berapa lama Beel dan teman-temannya memutuskan untuk pulang.. mereka pun keluar menuju lobby mall, sementara Beel ke parkiran mall untuk mengambil motornya.
Di lobby satu persatu dari mereka lalu memesan online untuk pulang,
"jadi lu pulang sama Beel?" tanya Irma pada Christi
Christi mengangguk
"karena Beel mengatakan akan pergi ke arah yang sama dengan rumahku" jawab Christi
Tak lama sebuah motor Ducati Panigale berhenti di depan lobby dan membuat orang-orang di lobby mall itu mengalihkan pandangannya ke orang yang mengendarai motor tersebut.
Kaca helm pengendara motor itu dibuka
"ayo Christi.." ajak Beel
Teman-teman Beel pun terkejut ternyata yang mengendarai motor tersebut adalah Beel
Bayu melihat motor Beel
"wow Beel, ini punya lu?" tanya Bayu sambil mendekati Beel dan melihat motor Beel
Lena pun mendekat
"gila ini keren banget" kata Lena
"lihat itu Christi lu bisa rasain bagaimana berkendara dengan benda ini" tambah Felicia
Christi pun mendekat dan menatap Beel
"serius kau akan mengantarku menggunakan ini?" tanya Christi
Beel menatap Christi
"jadi lu mau jalan kaki aja?" tanya Beel balik
Christi hanya tertawa kecil
Jason ikut berbicara
"naiklah Christi, besok lu bisa kasih tahu kita apa Beel benar-benar bisa mengendarai motornya" tawa Jason
Lalu Christi pun naik ke motor Beel,
"kita duluan ya.." ujar Beel pada teman-temannya
Semua pun mengangguk
"hati-hati di jalan.." ujar Irma
"jangan mampir-mampir ya.." ledek Felicia
Kemudian Beel menutup kaca helm nya lalu menyalakan motornya, lalu menjalankan motornya perlahan-lahan dan pergi keluar mall itu.
"dia siapa sih sebenarnya?" tanya Lena masih heran sama Beel
"udah pasti dia punya orang tua yang kaya kan" jawab Bayu
"gua juga penasaran tempat tinggal Beel kaya gimna.." tambah Jason.
Lalu di jalanan kota Metrolis.
Motor Ducati Panigale milik Beel berjalan normal dan perlahan,
"kita langsung pulang kan?" tanya Beel ke Christi yang duduk di belakang nya
"ya pulang, emangnya mau kemana lagi?" tanya Christi
"ga tau juga sih mau kemana.." jawab Beel sambil mengendarai motornya
"katanya kamu mengantarku karena ada urusan di dekat tempat tinggalku jadi sekalian" jelas Christi
Beel menepuk helmnya
"oh iya lupa gua ada urusan" sahut Beel yang lupa dengan urusannya
"yaudah sekarang antar dulu aku kerumah" ucap Christi lalu perlahan-lahan memegang pinggang Beel.
Di lobby mall tersebut terlihat teman-teman Beel sudah tidak ada disana,mereka semua sudah pergi dari mall itu pulang.
Sementara di dalam mall Blanco sudah selesai dengan pertemuan nya,
"temanmu kemana? kok belum kembali juga dari mengintai anak Gandalf itu" ujar Blanco sambil melihat jam tangannya
Pengawal yang di dekat Blanco pun berbicara
"saya sudah menghubunginya tapi tidak ada jawaban darinya.. anda ingin saya mencarinya?" tanya pengawal itu.
Blanco lalu berdiri
"kita sekalian kembali kerumah saja.." jelas Blanco lalu berjalan keluar restoran itu yang diikuti oleh pengawalnya.
Di sebuah perumahan.
Motor Beel berhenti di depan sebuah rumah sederhana di wilayah perumahan itu
"disini?" tanya Beel, lalu Christi turun dari motor.
"iya ini rumahku.." jawab Christi.
Beel lalu membuka kaca helm nya dan melihat sekeliling perumahan
"lingkungan nya terlihat tenang" ungkap Beel.
Christi mengangguk
"sangat tenang, karena itu kami sekeluarga senang disini.." timpal Christi
Beel lalu menyalakan motornya lagi
"yaudah..gua jalan ya" kata Beel
Christi tersenyum
"makasih ya udah diantar" ucap Christi
Beel hanya tersenyum lalu menutup kaca helmnya dan kemudian menjalankan motornya pergi dari tempat Christi berdiri.. sesaat Christi memperhatikan sampai Beel menghilang dari pandangannya kemudian Christi masuk ke rumahnya.
Kembali ke mall pusat kota itu.
Blanco dan pengawal pertama nya akhirnya menemukan si pengawal kedua yang tak sadarkan diri di basement
Pengawal pertama lalu mendekati rekannya dan melihat keadaannya
"dia pingsan ,Bos.." kata pengawal pertama
Karena kesal ,mata Blanco berubah menjadi merah menahan amarah
"anak itu benar-benar seperti Gandalf.." ujar Blanco.
Sementara di perbatasan kota Metrolis.
Beel bertemu dengan timnya.. motor Beel berhenti di sebuah gudang di sana lalu membuka helm dan turun dari motor.
Seorang pria mendekati Beel
"Beel..kau bilang kami disuruh berkumpul, ada apa?" tanya salah satu tim nya
"ada tugas untuk kalian.." jelas Beel lalu berjalan ke dalam gudang tersebut.
Di dalam gudang itu ada 5 orang sedang menunggu, 3 laki-laki dan 2 perempuan.
Seorang perempuan yang sedang bersandar di sebuah sofa pun melihat Beel masuk ke dalam gudang tersebut
"gua lagi berbenah di apartemen, kalo lu nyuruh gua kesini karena hal ga jelas awas aja.." ujar perempuan itu kepada Beel.
Beel lalu berjalan ke sebuah sofa dan duduk
"memanggil kalian semua disini udah pasti ada tugas penting kan.." jelas Beel
Seorang laki-laki lain berbadan kurus pun bertanya
"jadi ada hal penting apa?" tanya nya kepada Beel.
Beel lalu menyalakan rokoknya dan menghisap nya
"Blanco dan anak buahnya mencoba buat nyerang gua di mall pusat kota" jelas Beel
Mendengar itu orang-orang tim Beel itu pun langsung melihat ke arah Beel semua
"mereka menyerangmu?" tanya seorang wanita anggun timnya
Beel mengangguk.
Anggota tim lain pria yang memiliki badan besar dengan rambut dikuncir pun mulai tertarik
"jadi kau ingin kita menyerang mereka?" tanya pria itu
Beel menatapnya
"temukan dulu dimana rumahnya dan markas nya.. setelah itu baru kita bergerak" jelas Beel.
6 orang anggota tim Beel pun mengangguk dengan antusias.
Orang-orang di tim Beel itu merupakan kelompok yang di bangun sendiri oleh Beel tanpa diketahui oleh Gandalf dan orang-orang nya.. Beel memberi nama timnya dengan sebutan Spider.