Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Idiot Sang Jenderal

Istri Idiot Sang Jenderal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:939k
Nilai: 5
Nama Author: Lunoxs

Seluruh keluarga menganggap Ashlyn adalah anak pembawa sial. Sejak kecil ia dihina dan dipukuli hanya karena tak memiliki kecerdasan seperti anak kecil pada umumnya. Demi menyingkirkan Ashlyn untuk selamanya, sang ibu tiri membuang Ashlyn di perbatasan dan berbohong bahwa suami Ashlyn adalah Jenderal Ethan Harold, seorang jenderal perang yang terkenal dingin, kejam, dan tak tersentuh.
Mereka yakin Ashlyn akan dibunuh saat berani mengaku sebagai istri sang jenderal.
"Suami mu adalah Jenderal Ethan Harold."
"Suami Ashlyn?" tanya Ashlyn dengan polosnya.
"Iya, kalau kamu tersesat, cari saja dia. Katakan bahwa kamu adalah istrinya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IISJ Bab 26 - Setara

Mobil Nadine terus melaju meninggalkan kawasan mansion. Pemandangan pepohonan dan pagar tinggi yang mengelilingi kediaman Ethan perlahan menghilang dari pandangannya, tetapi pikiran Nadine justru semakin dipenuhi oleh berbagai kemungkinan yang membuat dadanya terasa sesak.

Tangannya masih menggenggam erat ponsel di atas pangkuan. Beberapa kali Nadine menatap layar benda tersebut, lalu kembali mengalihkan pandangan ke luar jendela. Ia tahu dirinya harus berhati-hati. Ancaman Ethan tadi bukan sesuatu yang bisa dianggap sebagai ucapan kosong.

Ethan bukan pria yang suka mengancam tanpa alasan.

Jika Ethan mengatakan akan mencari tahu siapa yang menyebarkan kabar tentang pernikahannya, Nadine yakin pria itu benar-benar akan melakukannya.

Namun melepaskan semua ini begitu saja juga bukan sesuatu yang sanggup dilakukan Nadine. Terutama karena masih ada begitu banyak hal yang tidak masuk akal.

Siapa Ashlyn?

Bagaimana bisa seorang wanita yang bahkan tidak diketahui keberadaannya oleh keluarga besar Harold bisa tiba-tiba menjadi istri Ethan?

Dan mengapa Ethan, yang selama ini begitu menjaga jarak dengan wanita mana pun, justru membiarkan Ashlyn tinggal di mansion pribadinya?

Nadine menarik napas panjang, kemudian membuka daftar kontak di ponselnya. Setelah mencari sebuah nama, ia segera menekan tombol panggilan.

Tidak lama kemudian sambungan tersambung.

"Halo," ucap seorang pria di ujung sana.

"Aku ingin meminta bantuanmu," balas Nadine dengan hati yang masih terasa was-was.

"Bantuan apa?"

"Aku ingin kamu pergi ke perbatasan Utara."

"Perbatasan Utara?"

"Iya. Aku membutuhkan informasi tentang seseorang."

Nadine menatap lurus ke depan. Suaranya kemudian terdengar lebih rendah dan hati-hati. "Namanya Ashlyn."

"Ashlyn siapa?"

"Aku lupa nama lengkapnya," jawab Nadine frustasi, padahal tadi Ashlyn dengan jelas menyebutkan nama lengkapnya. "Tapi aku ingin kamu mencari tahu siapa wanita bernama Ashlyn yang pernah bertemu dengan Jenderal Ethan Harold di perbatasan."

Orang di seberang sambungan terdiam sejenak.

"Apa hubungannya dengan Jenderal?"

"Itulah yang ingin aku ketahui," balas Nadine. "Cari tahu bagaimana mereka bertemu. Berapa lama mereka saling mengenal. Siapa keluarga Ashlyn. Dari mana dia berasal. Dan yang paling penting..." Nadine berhenti sejenak sebelum melanjutkan, "cari tahu bagaimana dia bisa begitu dekat dengan Ethan."

"Baik. Aku akan mencari informasi sebanyak mungkin."

"Jangan sampai ada yang tahu kamu mencarinya karena aku."

"Aku mengerti."

"Dan hati-hati."

"Tenang saja."

Sambungan telepon kemudian terputus. Nadine langsung meletakkan ponselnya di atas tas, lalu menyandarkan tubuhnya ke kursi. Napasnya keluar cukup kasar.

Setidaknya sekarang ia sudah memiliki seseorang yang akan mencari tahu semuanya.

Tetapi Nadine tidak bisa benar-benar merasa lega. Ancaman Ethan tadi terus terngiang di kepalanya.

'Jika ternyata sumbernya adalah kamu, aku sendiri yang akan datang menemuimu.'

Nadine memejamkan mata sejenak. Ia tidak boleh ceroboh sebesar apa pun rasa penasarannya, Nadine tidak ingin sampai membuat Ethan semakin membencinya. Selama ini nama baiknya di hadapan Ethan begitu penting. Nadine tidak ingin Ethan menganggap dirinya sebagai wanita yang suka mencampuri urusan orang lain atau melakukan sesuatu secara diam-diam.

Namun semakin Nadine mencoba mengabaikan keberadaan Ashlyn, semakin kuat pula rasa ingin tahunya.

Pada akhirnya, sebuah nama lain muncul dalam pikirannya.

Tante Aluna.

Tante Aluna adalah ibu Ethan. Jika ada seseorang yang seharusnya mengetahui kehidupan pribadi Ethan, bukankah wanita itu adalah orang pertama yang harus tahu?

Nadine segera mengambil ponselnya kembali. Ia menekan nama kontak tersebut. Beberapa saat kemudian, sambungan telepon tersambung.

"Nadine?" jawab Tante Aluna dengan suaranya yang terdengar begitu lembut. Bahkan hanya mendengar suaranya saja sudah membuat Nadine merasa tenang.

"Selamat sore, Tante," balas Nadine.

"Sore, Sayang. Ada apa menelepon Tante?"

Nadine tersenyum tipis,Ia sudah memikirkan apa yang akan dikatakannya sejak tadi. "Tante, aku sebenarnya hanya ingin membicarakan tentang keadaan Ethan."

"Ethan?" Suara Aluna terdengar sedikit heran. "Kenapa dengan Ethan?"

"Tidak ada apa-apa, Tante." Nadine sengaja menghela napas kecil sebelum melanjutkan. "Hanya saja ketika aku bertemu Ethan kemarin, aku merasa dia terlihat semakin kurus."

Aluna langsung terdengar khawatir. "Benarkah? Tante memang sudah lama tidak bertemu langsung dengannya."

"Iya. Mungkin karena pekerjaannya terlalu banyak." Nadine menatap keluar jendela. "Ethan juga sepertinya sedang tidak ingin diganggu. Kemarin saja aku hanya bertemu sebentar sekali."

"Ya, memang akhir-akhir ini dia banyak pekerjaan," jawab Aluna. "Bahkan beberapa kali Tante ingin menemuinya, tetapi khawatir mengganggu."

"Kalau Tante ada waktu, mungkin Tante bisa mencoba menemuinya langsung di mansion," balas Nadine.

Nadine kemudian menambahkan dengan nada hati-hati, "Tapi jangan bilang kalau aku yang menyarankan."

Aluna terkekeh kecil. "Kenapa begitu?"

"Aku hanya khawatir Ethan merasa aku terlalu mencampuri urusannya." Nada Nadine terdengar begitu tulus. "Aku hanya khawatir melihat kondisinya. Dia terlihat jauh lebih kurus daripada sebelumnya."

Aluna terdiam beberapa saat sebelum akhirnya terdengar lebih lembut."Tante mengerti."

Nadine tersenyum tipis.

"Terima kasih sudah memperhatikan Ethan, Nadine."

"Tidak perlu berterima kasih, Tante."

"Tante memang seharusnya lebih sering melihat keadaan anak itu. Kalau terus-terusan bekerja seperti itu, bagaimana dia bisa menjaga tubuhnya sendiri?"

Nadine hanya tersenyum kecil. "Tante jangan terlalu khawatir."

"Tidak, justru Tante jadi terpikir untuk mengunjunginya nanti."

"Benarkah?"

"Mungkin malam ini." Aluna terdengar sudah mengambil keputusan. "Ethan mungkin memang sedang sangat sibuk, jadi Tante juga tidak ingin mengganggu terlalu lama. Tante hanya ingin melihat keadaannya secara langsung."

Nadine langsung merasa lega. "Baik, Tante."

Nadine sedikitpun tidak berniat membicarakan tentang Ashlyn. Nadine ingin melihat sendiri reaksi Tante Aluna jika malam ini mengetahui keberadaan gadis tersebut. Karena jika benar Aluna sama sekali belum mengetahui tentang Ashlyn, maka keberadaan wanita itu memang benar-benar disembunyikan Ethan.

Dan itu berarti masih ada banyak hal yang belum diketahui Nadine.

Setelah berbasa-basi sebentar, sambungan telepon akhirnya terputus. Nadine menurunkan ponselnya perlahan dan senyum tipis mulai muncul di wajahnya.

Tebakannya benar.

Dari cara Aluna berbicara tadi, Nadine yakin wanita itu sama sekali tidak mengetahui tentang keberadaan Ashlyn di mansion Ethan.

Jika Aluna sudah mengetahui bahwa Ethan menikah, tentu reaksinya akan berbeda.

Apalagi jika istri Ethan adalah seorang wanita asing yang bahkan tidak pernah diketahui keluarga besar Harold.

Nadine menyandarkan tubuhnya dengan lebih nyaman. Sekarang ia hanya perlu menunggu.

Seseorang sedang pergi ke perbatasan untuk mencari informasi tentang Ashlyn. Dan malam ini, Tante Aluna akan datang langsung ke mansion Ethan.

Nadine menatap layar ponselnya sekali lagi sebelum tersenyum tipis.

"Jika memang kamu benar-benar istrinya, aku ingin tahu kenapa tidak ada seorang pun yang tahu tentangmu, Ashlyn," ucap Nadine dan tersenyum miring. "Tante Aluna dan om Davion tidak akan rela, pada akhirnya jodoh Ethan haruslah wanita yang setara dengannya."

1
Rita
🤣🤣🤣🤣🤣🤣bs curhat dr awal smpe akhir
Rita
mulai😂😂😂😂😂
daniah88
jujur aja eth
Felycia Fernandez
wayolhooo Eth...
mau jawab apa kamu?? bohongi Ashlyn lagi??? gak kebayang gimana kecewa nya Ashlyn kalau tau itu bukan suntikan vitamin tapi suntikan KB
Kar Genjreng
bukan tanggung jawabnya sudah punya istri kecil Ashlyn. jadi jangan dekat dekat ada. Istri. yang sedang menunggu kepulangannya bawa Eskrim. ,,,ga taunya sampai rumah sudah bobo manis abis menangis capai nangisnya kejer 😭
Uthie
polos banget Ashlyn 🥰
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
penting Goyanggg ya Ash 😆 masalah encok, pikirr keri 😂 pokoknya kamu pusat kan pikiran kamu pada rasa nikmat yang kamu dapatkan, masalah anak mah itu urusan nya author 😆 jalani saja porsi kamu, masalah yang lainnya serahkan sama author..😂
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
hayolohh! gimana cara kamu menjelaskan sama ashlyn eth? kenapa kamu enggak ajakin ashlyn bicara dulu maslaah ini? seharusnya kamu berunding dulu dengan ashlyn tentang alat kontrasepsii. kalau kamu bisa memberikan penjelasan secara lembut, pasti ashlyn faham dan bisa menerima. enggak asal main suntik saja. kebohongan yang kamu buat, bisa saja jadi bumerang eth? ashlyn bisa saja mikir, kamu enggak mau punya anak darinya.
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
astagaaa ethan! 🤣🤣 kelihatan banget brutal nya kamu eth...emang kamu buat tanda nya smapai jidat kah? 😂 emamg sengaja mau pamerr gitu kah? kalau permainan kamu ganass 😆 bikin tanda tuh di dalam saja eth, di daerah2 tersembunyi enggak perlu seluruh leher kamu merah2hin kayak orang habis kerokan 🤣
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
hilihhh ini mah alasan kamu doang eth, kamu saja yang pingin meyukk ashlyn terus 😂 belajar enggak nempel2 gitu lahh eth...nanti kalau kamu sudah mulai dinas, apa mau kamu karungin bawa pergi dinas 😆
Kar Genjreng
akan pergi dinas lagi bagaimana dengan istri 😁 Ashlynn ngamuk ga nih wahh bisa bisa tiap saat mendongeng.
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
hehhhh...di suntik jarum gede saja enggak sakit, malah keenakan gitu! masak di suntik jarum kecil kesakitan 🤭 tapi emang lebih enak di suntik suami yaa Ash 😆
Ayani Lombokutara
nanti klo ashlyn tau itu suntikan kb ,pasti mrasa tdk benar benar diinginkan tuh
siap siap merana kamu ethan
Neaaaa(ʘᴗʘ✿)o(〃^▽^〃)o
takut ashlyn kabuuuur nanti kalo tau suntikkan nya bukan suntikan vitamin... jangan kabur yaaa ashlyn.... ethan sama mom aresha mending jujur aja gak sih iiih.. kasih penjelasan kw ashlyn pelan² juga gp² asal jangan di tutupin gt, walaupun demi kebaikan ashlyn... duuuh gemas jadi nya kan😅
Sastri Dalila
🤭😅
Shee_👚
nah kan, apa ashlyn gak kecewa kalau dia tau di suntik menunda kehamilan
harusnya kamu kasih pemahaman dulu jangan maen ambil keputusan tanpa ashlyn tau
Rita
heh kevooo😂
Maminya Thania
pingin ashlyn normal,terlalu lama bloonnya..
Yanti Tami
knp yah ashlyn tdk boleh hamil dlu?
ollyooliver
bisa jadi masalah nih nantinya, soalnya ashlyn kepengen sekali ada anak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!