Indonesia
NovelToon NovelToon
Tragedi Di Malam Pengantin

Tragedi Di Malam Pengantin

Status: tamat
Genre:Poligami / Selingkuh / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:36.1k
Nilai: 5
Nama Author: Dhevy Yuliana

"Tidak!!" teriak seorang wanita yang masih memakai baju pengantin di tubuhnya. wanita itu bernama Renita Aprilia Anggraini. seorang wanita cantik yang memiliki kulit seputih porselen. dan wajah yang sangat cantik.

Sayangnya, kecantikannya itu tidak sejalan dengan kebahagiaannya. karena, tepat di malam pengantin, sebuah tragedi terjadi dan menimpa sang suami. hingga membuat wanita itu, seketika menjadi histeris.

Apalagi, saat semua orang mengatakan bahwa suaminya yang bernama Adrian Marcel Wijayanto dinyatakan meninggal oleh semua orang.

Membuat Reni, begitulah sapaan orang-orang. seketika jatuh pingsan. dan harus menjalani perawatan hingga berhari-hari

Lalu, apa yang akan terjadi selanjutnya jika gadis cantik itu tahu kebenaran tentang sang suami dan juga keluarganya? apa yang akan dilakukan oleh Renita, terhadap tradisi konyol yang diterapkan di keluarganya sendiri?

Mampukah, gadis cantik itu melawan tradisi keluarganya yang terkesan sangat aneh dan kuno?



Yuk Simak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhevy Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedatangan Para Sahabat

Setelah berada di dalam kamarnya, Renita kembali menangisi nasib hidupnya yang sangat malang itu. "kenapa kamu meninggalkan aku seperti ini, Mas?"tanya Renita kembali menangis tersedu-sedu. Soraya memeluk kan sebuah foto yang menampilkan foto prewedding mereka.

" aku merindukanmu! aku mohon, aku masih berada di dunia ini, tolong kembalilah padaku. aku sangat takut akan konsekuensi yang aku hadapi yang akan datang, hiks hiks hiks,"kembali Renita menangis terisak. saat wanita itu, kembali terbayang akan penyiksaan keluarga besarnya itu.

tok tok tok

Atensi Renita teralihkan, saat mendengar suara ketukan pintu dari arah luar. dan tak lama berselang, terdengar suara ibunya.

"sayang, apa Bunda boleh masuk?"tanya Marina dari arah luar kamar putrinya.

Dengan segera, Renita mengusap air matanya dan langsung melompat dari atas ranjang menuju ke kamar mandi untuk membersihkan wajahnya. jangan sampai, Bundanya melihat dirinya yang kembali menangis tersedu-sedu.

Karena Renita tidak ingin, Bundanya ikut bersedih kembali. saat melihat kesedihan Renita. setelah selesai membersihkan wajahnya, Renita bergegas membuka pintu dan mempersilahkan Bundanya, untuk masuk ke dalam kamar.

kemarin Ayah melihat ekspresi wajah putrinya, seakan mengetahui. jika Renita baru saja menangis kembali.

"nanti kita akan cari sama-sama,"ucap wanita paruh baya itu Seraya menggenggam tangan putrinya dengan alat.

Hanya ini yang dapat dilakukan oleh Marina. karena bagaimanapun, yang merasakan kesedihan dan juga kehancuran, adalah Renita sendiri. orang lain tidak akan pernah mengetahui akan kondisi hati putrinya.

Renita yang mendengar itu, seketika menatap Bundanya dengan tatapan mata berbinar. "semoga saja, kita bisa mendapatkan informasi keberadaan Mas Adrian."ucap Renita tersenyum tipis.

Tiba-tiba saja, Hendri membuka pintu kamar putrinya. dan langsung menghampiri dua wanita yang sangat ia cintai itu.

"ada apa Ayah?"tanya Renita dengan raut wajah bingung. karena laki-laki paruh baya itu, menghampirinya dengan langkah tergesa-gesa.

Hendri yang mendengar itu, menggilingkan kepala Seraya tersenyum kecil. "tidak ada apa-apa sayang, hanya saja di luar ada teman-temanmu."ucap laki-laki paruh baya itu Soraya tersenyum kecil.

Kemudian menghampiri Marina, dan langsung menarik tangan istrinya itu untuk dibawa keluar dari dalam kamar putrinya. membuat Renita yang melihat itu, seketika menarik ujung baju dari Marina. membuat wanita paruh baya itu, seketika menoleh ke arah sang putri.

"kenapa sayang? di luar ada teman-temanmu loh, ayo temui mereka,"pinta Marina dengan suara lembutnya.

Renita yang mendengar itu, seketika menggelengkan kepala. membuat Hendri dan Marina, seketika saling pandang.

"kenapa?"tanya kedua orang tuanya secara bersamaan.

"aku malu Ayah, Bunda,"ucap Renita dengan suara yang sangat lirih dan juga menundukkan kepala.

Marina segera memeluk tubuh putrinya dengan erat. "tidak apa-apa sayang, mereka adalah sahabat-sahabatmu. cobalah bercerita dengan mereka, siapa tahu teman-temanmu itu bisa membantu."ucap Marina dengan lembut.

Hendri yang mendengar itu, juga ikut angkat bicara. "benar itu nak, siapa tahu mereka bisa membantu untuk mencari keberadaan suamimu. ingat, waktumu tidak panjang. gunakan itu dengan baik sayang,"vucap Hendri yang ikut memeluk tubuh Putri kesayangannya.

Renita yang mendengar itu, akhirnya menganggukkan kepala. "baiklah kalau begitu, semoga saja mereka benar-benar mau membantuku."ucapnya pada akhirnya.

Marina dan Hendri yang mendengar itu, segera melangkahkan kakinya untuk keluar dari kamar Renita.

"kalian mau bertemu dengan Renita, kan?"tanya Hendri. saat laki-laki paruh baya itu, baru saja keluar dari dalam kamar putrinya. dan Mendapati tiga orang yang telah berdiri di depan kamar itu.

"iya benar Om, kami ingin menemui Renita. apa boleh?"tanya seorang wanita yang memiliki rambut keriting dan warna yang sedikit mencolok itu.

"boleh, kalian masuk saja."ucap Marina Seraya tersenyum kecil. "hanya saja, tante berpesan pada kalian. hibur dia buat dia sedikit menghilangkan keluh kesahnya itu," setelah mengatakan hal itu, Marina dan Hendri segera melangkahkan kakinya untuk kembali masuk ke dalam kamar mereka.

tok tok tok

"Ren, kita beli masukan, kan?"tanya wanita berambut keriting dan pirang itu setelah beberapa kali mengetuk pintu.

"masuk saja, pintunya tidak dikunci kok."ucap Renita dari dalam kamar.

Ceklek

Pintu kamar, seketika terbuka. saat mendapatkan izin dari si pemilik kamar untuk masuk ke dalamnya.

Mereka bertiga, seketika langsung tercengang. saat melihat, kondisi memprihatinkan dari sahabat mereka itu.

"Ya Tuhan Renita!!"seru mereka secara bersamaan dan langsung menghampiri wanita itu. Mereka bertiga, memeluk Renita dengan sangat erat.

Walaupun, di antara mereka ada seorang laki-laki, namun mereka tidak canggung saat melakukan pelukan satu sama lain. malah Renita, terlihat begitu nyaman saat berada dipelukan laki-laki itu.

Dengan sigap, laki-laki itu menenangkan wanita yang masih menangis tersedu-sedu dalam pelukannya itu dengan mengusap kepalanya.

"tidak usah dipikirkan, kita akan cari suamimu sama-sama,"ucap laki-laki itu yang tak lain bernama Banu Maulana.

Membuat Renita yang mendengar itu, seketika mendongakkan kepala. menatap ke arah sahabat laki-lakinya itu dengan tatapan sayu nya.

Kemudian, beralih menetap kedua sahabatnya yang lain yang tak lain bernama Febrianti Puspitasari, dan juga Agnes Safitri.

"sungguh?"tanya Renita menatap ketika sahabatnya itu secara bergantian dengan tatapan sedikit berharap.

Sontak saja, hal itu membuat Febrianti dan juga Agnes, seketika terkekeh pelan. sementara Banu, laki-laki itu menatap wanita yang masih berada dalam dekapannya itu dengan tatapan yang sangat dalam.

"apapun akan aku lakukan,"gumam laki-laki itu Seraya matanya masih menetap ke arah Renita.

"hiks hiks hiks, terima kasih, terima kasih karena kalian masih mau membantuku. walaupun dulu, aku sering menjahili kalian."ucap Renita dengan berlinang air mata.

Membuat Agnes Dan juga Febrianti yang mendengar itu, seketika mendengus kesal. " hiks itu tidak usah dibahas Renita. lagi pula, waktu itu kita masih sama-sama kecil kan, sudah tidak usah dipikirkan."ucap Febrianti Soraya kembali memeluk tubuh sahabatnya itu.

Renita yang mendengar itu, sontak semakin merasa bersalah karena dulu, sering membuat Febrianti dan juga Agnes menangis karena ulahnya.

Yap. mereka berempat adalah sahabat dari kecil. dan mereka bertiga, adalah keluarga terpandang semua dengan tradisi masing-masing. walaupun, tradisi keempat orang itu, tidak seekstrem yang dimiliki oleh keluarga Renita. tapi tetap saja, ketiga teman Renita itu juga memiliki tradisi masing-masing.

"kamu tenang saja Renita, aku akan berusaha keras. untuk membuat tradisi di keluargamu itu gagal!"ucap Banu dengan bersungguh-sungguh.

Namun, bukannya mendukung ucapan laki-laki itu, Agnes Dan juga Febri malah menertawakan laki-laki itu.

"kenapa kau tertawa?"tanya Banu dengan raut wajah kebingungan.

"Tentu saja aku tertawa, bodoh! kau pikir, gampang menggagalkan tradisi itu?"tanya Febri Seraya menatap tajam ke arah laki-laki itu.

Membuat Banu, seketika terkekeh pelan. "hehehe namanya juga usaha,"ucapnya.

"huu dasar!"ucap Febri dan juga Agnes secara bersamaan. dengan segera, dua wanita itu menyentil kepala Banu secara bersamaan.

Membuat laki-laki itu, seketika memasang wajah cemberut. hal itu membuat Renita, seketika tersenyum. Renita merasa sedikit terhibur dengan kedatangan para sahabatnya itu.

1
Shifa Burhan
novelnya semua ujung2nya cerai
Shifa Burhan
semua novelnya ujung2nya cerai
amalia gati subagio
anjirrr sakit tak ber peri, pemerkosnya gmn itu bpk yg penyayang ogebnya kebangetan!! otaknya udah dibikin gulai di Rumah Makan anaknya yg ydah dijadikan budak jalang ibunya opo piyeeeee?? atau sebelum kelahiran dia hadir telat wkt pembagian otak? selg masih jd roh dia bpk ini emang diciptakan ABabil lingau x ye
amalia gati subagio
poor hen yg bersertifikat sbg bapak biologis! abay dgn tradisi neraka keluarganya?! gak niat lapor polisi utk keadilan anaknya? algojo ibunya & sang pemangsa perawan biarlah bebas lepas, sibuk aja menghujat sumami di atas kertas anaknya ya pak? Yeeeee bapak2 ogeb kuadrad munafik banget ya
amalia gati subagio
ya gt atas nama cinta, nyatanya..... anjirrrrr parade ke narsistis keegoisan akut! menyesal hanya prustrasi tdk lg bisa pamer egoistis narsistis absurd rendom mode on ogeb ya bu
amalia gati subagio
anjirrr, fokus hub dgn suami diatas jertas, yg memperkaos & nenek set an nya piyeeeee
amalia gati subagio
cinta yg bertapi agnes?
Prabu Marbun
Lihat aku disini, pembaca yang selalu setia menanti~~
Intan Haryanti
Jangan mumet-mumet thor. Aku bakal tetep dukung author!
Cakrabirawa Tarihoran
Keren banget demi apa pun suaranya keren banget 😍 minta tanda tangan dong
Windy Miller
Hai 🙋 Aku datang lagi nih.. Dengan membawa semangat dan dukungan.. Ayo barengan berkarya dengan hati suka cita,dan jaga kesehatan selalu.
Intan Haryanti
Meskipun alurnya simple, tapi aku suka banget dan bisa bikin penasaran
SongbirdGarden
Kita emang nunggu crazy up, tapi author jangan cape-cape, ya! Jangan lupa makan, thor!
Hustle Flyswat
Ceritanya bagus thor! Keep it up, ya!
Gadis Sandman
yah mana sambungannya thor :( rasanya kaya putus sama doi
BeijingBand
akhirnya up juga sekian lama perjuangan ku menunggu .hehehe lanjut ! cemangat
skyeandstaghorn
Yok jangan kasih kendor updatenya!
stellarflower
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
PrincessFuzzie
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
NewJerseyJack
aaa d tunggu eps selanjutnya *baru kali ini ninggalin jejak hhwhw:› semangat ya author
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!