Beel adalah seorang siswa yang tenang dan santai.
Namun di balik sifat tenang dan santai nya ,Beel adalah seorang yang misterius dan tak terbaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 5 - Kehidupan di balik seragam
Tak terasa hari sudah menunjukkan pukul 4 Beel dan yang lain memutuskan untuk pulang
"kita pulang yuk guys" ujar Felicia kepada yang lain
"iya nih udah sore.." Fajar menambahkan
"gua juga udah ngantuk" kata Jason
Lalu mereka pun keluar dari Cafe tersebut kemudian para wanita pulang dengan memesan ojek online begitu juga dengan Jason, sementara Fajar berboncengan dengan Bayu untuk pulang dengan motor Fajar.
"sampe besok ya semua, gua sama Bayu duluan" kata Fajar lalu diikuti dengan lambaian tangan dari semuanya.
Lalu satu persatu pun pulang hingga tersisa Jason, Christi, Felicia dan Beel
Christi melihat Beel,lalu mendekat
"Beel naik online juga?" tanya Christi kepada Beel
Beel yang sedang melihat ponselnya pun menoleh ke Christi,
"oh enggak, gua dijemput" jawab Beel
Christi sedikit senyum ,lalu tak lama online yang di pesan datang
"kalau begitu aku duluan ya, Beel" ujar Christi ,lalu Christi juga berpamitan ke Felicia dan Jason
"hati-hati Christi.." ujar Felicia
Kemudian tak lama online pesanan Felicia datang
"gua duluan ya Beel, Jason..sampai ketemu besok" lambai Felicia.
Jason lalu mendekati Beel
"kapan lu dijemput?" tanya Jason
"sebentar lagi juga sampai.." jawab Beel.
Kemudian sebuah mobil hitam berhenti di depan Beel,
"lu mau bareng?" tanya Beel pada Jason
Jason melihat ponselnya
"boleh deh.. onlinenya masih lama" kata Jason lalu dia cancel orderan online nya
Kemudian masuk di kursi belakang bersama Beel.
Saat di dalam Jason melihat pengemudi dari mobil itu berbadan besar dengan tangan di penuhi tato
"temannya ikut,Beel?" tanya pengemudi itu
"iya ..antar dia dulu ya kerumahnya" ujar Beel
"ok.. siap" kata pengemudi itu
Jason diam membeku melihat ke arah Beel lalu ke pengemudi berbadan besar dan penuh tato itu lalu kembali melihat ke Beel lagi, dalam hati Jason bertanya
"siapa Beel ini??" dalam hatinya sambil menatap Beel.
Sementara mobil pergi seorang keluar dari sebuah gang ,orang itu adalah Aldo anak kelas 12 salah satu pemimpin kelompok di sekolah.
"Beel.. kau bukan murid biasa kan?" gumam Aldo pelan sambil melihat mobil itu pergi.
Setelah beberapa lama akhirnya mobil Beel sampai dirumah Jason,
"Beel makasih ya udah mengantar" ujar Jason sambil menarik tasnya
"iya sama-sama,besok masuk jangan sampai telat" balas Beel, lalu Jason mengangguk.. kemudian dia melihat pengemudi itu dengan tampang sedikit ngeri.
"uummm..om makasih ya udah mengantar" kata Jason ke pengemudi itu
Tiba-tiba pengemudi itu berbalik menatap Jason
"lu manggil gua om? apa gua terlihat tua? gua bahkan belum menikah" ujar pengemudi itu dengan suara beratnya.
Mendengar itu Jason terlihat ketakutan
"eehhh..iya maksudnya pak..eehh.. uncle" jawab Jason dengan terbata-bata
"hei gua belum nikah kan udah dibilang" ujar supir itu lagi
"ma..maaff" ujar Jason
Beel sedikit senyum
"udah sana keluar Jason, makin lama nanti lu dimakan dia" canda Beel
Jason langsung membuka pintunya dan keluar
"ma.. makasih Beel sekali lagi" ujar Jason
Pengemudi itu pun berbicara lagi
"lu ga berterima kasih ke gua juga nih??" canda pengemudi itu lagi dengan suara sedikit lebih kencang
Mendengar itu Jason langsung menutup pintu dan lari kerumahnya.
Didalam mobil pengemudi itu tertawa bersama Beel
"temen lu lucu banget Beel.." kata pengemudi itu lalu menjalankan mobilnya
Beel masih tertawa
"ya namanya juga anak sekolah, wajar kali" sahut Beel
Lalu pengemudi yang bernama Alex itu pun bertanya
"di sekolah gimana? ada yang rese?" tanya Alex yang merupakan salah satu partner Beel
"ya ada aja ,Lex.. sekolah itu kan punya sistem kelompok,jadi pergerakan mereka berkelompok" jelas Beel
Alex mengangguk
"kalau ada yang macam-macam kasih tau gua Beel.." kata Alex sambil tertawa
"ga malu lu badan segede gitu ngelawan anak sekolah?" canda Beel kepada Alex yang dibalas ketawa oleh Alex.
Lalu mereka sampai di sebuah rumah besar di perbatasan kota Metrolis, Alex memberhentikan mobilnya tepat di depan pintu besar sebuah rumah kemudikan Beel turun dan masuk kerumah itu.
Di dalam rumah seorang laki-laki berambut putih sedang bermain dengan seekor singa kecil peliharaan nya
"baru pulang?" tanya laki-laki itu sambil melihat jam nya
"biasa lah nongkrong, sosialisasi" jawab Beel sambil menaruh tas nya dan membuka sepatu nya
Laki-laki itu tersenyum
"bagus sosialisasi tapi nanti malam kau ada pertemuan, kau lupa?" tanya laki-laki itu
Kemudian Beel naik ke atas menuju kamarnya
"ga lupa ayah, pertemuan itu kan jam 8 malam masih lama" jawab Beel kepada ayahnya itu
"pastikan kau menggunakan kata-kata yang tepat agar mereka menyetujui semua yang kita inginkan nanti malam" ujar ayah Beel itu yang bermain bersama singa kecilnya
"tenang saja.." teriak Beel dari kamarnya
Laki-laki berambut putih itu adalah Gandalf, ayah angkat Beel yang mengurus Beel dari kecil ..lebih tepatnya saat Beel kehilangan kedua orang tuanya saat Beel kelas 4 SD.