Indonesia
NovelToon NovelToon
Naga Tersembunyi Di Kota Metropolitan

Naga Tersembunyi Di Kota Metropolitan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dikelilingi wanita cantik / Epik Petualangan
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Raka Wijaya, mantan komandan unit rahasia Garuda Hitam, dinyatakan tewas dalam misi yang sebenarnya adalah pengkhianatan dari dalam. Untuk melindungi orang-orang yang ia cintai, ia memilih hidup dalam bayang-bayang: menyamar sebagai sopir pribadi yang lemah dan tak berdaya di keluarga mertuanya sendiri — keluarga konglomerat Wijayakusuma yang meremehkannya habis-habisan. Tapi kota metropolitan penuh intrik, dan masa lalunya tidak akan tinggal diam selamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 — Persiapan di Bawah Bayang

Tiga hari sebelum acara penandatanganan merger, Raka kembali menyelinap ke bengkel tua di pinggiran kota — kali ini dengan Cinta yang menunggu di dalam mobil, berjaga sebagai mata tambahan yang tak pernah mereka miliki dulu.

Bara sudah datang lebih awal, tidak sendirian.

"Kau ingat Wulan," kata Bara, menunjuk seorang wanita berusia tiga puluhan yang berdiri bersandar di dinding, laptop tipis terbuka di pangkuannya, wajahnya tenang seperti seseorang yang sudah lama berhenti terkejut oleh apa pun.

"Cempaka," Raka menyebut nama sandi lamanya, tersenyum tipis untuk pertama kalinya dalam beberapa hari. "Aku pikir kau memutuskan pensiun total setelah semuanya."

"Aku memang pensiun. Sampai Bara menelepon dan bilang Naga Hitam masih hidup." Wulan menutup laptopnya, menatap Raka lurus. "Unit kita cuma bertiga yang tersisa, dari sepuluh orang. Kalau aku tidak membantu sekarang, aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri seumur hidup."

Mereka bertiga duduk mengelilingi meja kerja tua, dan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, Raka merasakan sesuatu yang mendekati struktur lama timnya — bukan penuh, tapi cukup untuk mulai bergerak dengan benar.

"Acara penandatanganan diadakan di Grand Ballroom Hotel Kartika Sentral," Wulan membuka presentasinya, memutar layar laptop ke arah mereka. "Aku sudah menembus sistem manajemen acara hotel. Keamanan dipegang dua pihak: tim internal hotel, dan—" ia berhenti sejenak, "—tim keamanan tambahan yang disewa langsung oleh Andratama."

"Setiawan tidak akan membiarkan celah," gumam Bara.

"Justru itu peluang kita." Wulan memperbesar sebuah dokumen di layar. "Tim keamanan tambahan itu disubkontrakkan ke perusahaan bernama Praetora Nusantara — perusahaan konsultan keamanan swasta. Dan kebetulan, perusahaan itu sedang mencari dua tenaga lepas untuk hari acara, direkrut lewat agensi pihak ketiga karena kekurangan personel musim ini."

Raka mengangkat alis. "Kau ingin aku dan Bara menyamar sebagai petugas keamanan di acara yang justru diamankan oleh orang-orang Setiawan sendiri?"

"Bukan hanya ingin," Wulan menyeringai kecil, "aku sudah mengajukan lamaran atas nama dua identitas palsu untuk kalian berdua sejak kemarin malam. Wawancaranya besok sore."

Bara tertawa pelan, geleng kepala. "Kau tidak berubah sama sekali."

"Ada satu masalah," Raka menyela, nada seriusnya kembali. "Kalau kami menyamar sebagai petugas keamanan, kami tidak akan punya alasan mendekati Setiawan secara langsung tanpa mencurigakan. Dan Cinta—" ia melirik keluar ke arah mobil tempat istrinya menunggu, "—akan hadir sebagai anggota keluarga Wijayakusuma. Kalau situasi memburuk, dia ada di tengah semuanya."

"Karena itu kita butuh rencana, bukan improvisasi seperti dulu," jawab Wulan, kali ini nadanya lebih tegas. "Tujuan hari itu bukan menyerang Setiawan di depan umum — itu bunuh diri, dan pasti sudah diantisipasinya. Tujuan kita adalah memastikan Setiawan tahu bahwa kita tahu. Membuatnya cukup gelisah untuk membuat kesalahan, sambil kita mengumpulkan bukti nyata pengkhianatannya dari dalam sistem keamanannya sendiri."

Raka menatap folder tipis milik Bara yang tergeletak di meja — foto Setiawan, catatan lama, potongan kebenaran yang selama ini terserak. "Bukti yang cukup kuat untuk membawanya ke pengadilan, bukan cuma memuaskan dendam pribadi."

"Tepat," kata Wulan. "Karena kalau kita hanya membalas dengan kekerasan, kita akan terlihat seperti penjahat yang menyerang seorang eksekutif terhormat di depan wartawan. Tapi kalau kita punya bukti, seluruh dunia bisnis dan hukum akan berbalik melawannya sendiri."

Rencana tersusun hingga larut malam: Raka dan Bara akan menyamar sebagai bagian dari tim keamanan Praetora Nusantara, ditempatkan di titik-titik strategis ballroom; Wulan akan mengawasi dari jarak jauh, menembus sistem CCTV internal hotel untuk mencari celah masuk ke server pribadi Setiawan yang biasa dibawa timnya dalam laptop terenkripsi; dan Cinta, sebagai anggota keluarga tuan rumah, akan menjadi mata di dalam ruangan utama, mengabari pergerakan Setiawan secara real-time lewat earpiece kecil yang disamarkan sebagai anting.

Sementara itu, jauh di lantai tertinggi Andratama Tower, Kolonel Setiawan tidak sendirian di ruang kerjanya malam itu. Seorang pria lain berdiri membelakangi jendela, wajahnya tersembunyi dalam siluet lampu kota, suaranya berat dan penuh otoritas yang bahkan membuat Setiawan — pria yang biasa memerintah dengan mutlak — sedikit merunduk saat berbicara.

"Merger ini harus berjalan sempurna, Setiawan. Bukan hanya soal saham dan perusahaan." Suara itu dingin, terukur. "Ini langkah pertama dari rencana yang jauh lebih besar dari yang pernah kau bayangkan saat masih memimpin unitmu dulu."

"Saya mengerti, Pak," jawab Setiawan, menundukkan kepala sedikit. "Naga Hitam hanya gangguan kecil. Saya akan menanganinya sendiri di acara nanti, tanpa mengganggu rencana utama kita."

"Pastikan begitu." Sosok itu berjalan menuju pintu, berhenti sejenak sebelum keluar. "Karena kalau dia benar-benar sepenting yang kudengar dari masa lalunya, dia bisa jadi alat yang jauh lebih berguna hidup-hidup — daripada sekadar mati sebagai gangguan yang kau singkirkan sendiri."

1
Eka P
c
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!