Indonesia
NovelToon NovelToon
Antara Cinta Dan Cita-cita

Antara Cinta Dan Cita-cita

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:17.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sanny

agung seorang pemuda dari kalangan biasa yang baru saja menyelesaikan kuliah S-1 nya,.
agung terus bermimpi bisa meraih kesuksesan meskipun dia bukan anak bangsawan maupun hartawan.
untuk mewujudkan mimpinya agung terus berjuang dengan otak dan ototnya.
disaat berjuang untuk meraih mimpinya, agung jatuh cinta pada seorang gadis bernama Fika.
ketika agung menyatakan cintanya, dilema kehidupan muncul, karena Fika mengatakan dia akan menerima cinta agung asal agung akan melamar fika secepatnya.
pilihan antara cinta atau cita-cita harus ditentukan ......
dan perjalanannya untuk menggapai cinta dan cita-citanya harus menempuh liku-liku yang terkadang menegangkan
bahkan dia terkadang harus bertarung menggunakan ilmu silat warisan almarhum ayahnya.
dan Agung juga bertemu dengan orang-orang karena dia mereka dengan ilmu pengobatan tradisional warisan almarhum ayahnya.
maaf cerita ini adalah cerita fiksi jika ada persamaan nama atau tempat itu hanya kebetulan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sanny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Agung tersadar

"ya sudah ditenangkan aja dulu hatinya, tapi jangan terlalu larut, ingat keluarga di kampung"

bagaikan mendengar petir di siang bolong, wajah Agung yang tadinya kosong tiba-tiba berubah merah.

"makasih Dil yakinlah malam ini aku akan kerja lagi, betul kata Dila aku harus ingat mama dan adik-adikku di kampung"

Agung menarik nafas dalam-dalam, beban berat yang dirasakan selama 3 hari ini sudah mulai plong.

"aku tidak akan memilih antara cinta dan cita-cita, aku tidak akan mengutamakan cinta atau cita-cita, tapi aku akan meraih keduanya, tidak ada salah satu yang tertinggal' ucap Agung dalam hatinya.

melihat Agung yang sudah mulai tenang dan kembali ke Agung yang sebelumnya meskipun belum 100% Andre dan Dila terlihat senang.

mereka tidak ingin Agung sahabat mereka terkapar dalam duka cinta, bagaimanapun mereka telah bersama selama 4 tahun di perguruan tinggi, suka dan duka telah mereka lalui bersama.

setelah ngobrol hampir setengah hari, akhirnya Andre dan Dila pamit pulang.

malam harinya Agung kembali ke aktivitas rutinnya, dia mulai melakukan pengecekan pada usahanya, untungnya gerobak jamu yang dikelola oleh Agung selama ini telah berada di jalur yang benar, sehingga walaupun Agung tidak mengontrol selama 3 hari hasilnya tidak terlalu bermasalah.

di saat Agung sedang nongkrong di lapak gerobak jamu yang di jalan Gatot Subroto, tiba-tiba Agung melihat Babar dengan 10 orang bawahannya sedang dikejar oleh kurang lebih 20 orang preman.

Babar yang telah mengalami beberapa luka di tubuhnya, berlari ke arah gerobak jamu Agung, sepertinya Babar sedang mencari Agung.

melihat Agung yang lagi nongkrong di salah satu kursi di lapak gerobak jamu, Babar menjerit ke arah Agung.

"tolong kami bang, kami mau dihabisin sama mereka"

bagaimanapun Babar dan anak buahnya telah banyak membantu Agung, sehingga tidak mungkin Agung lepas tangan begitu saja melihat Babar dan anggotanya sedang dalam masalah.

dia berdiri dan mendekati Babar yang napasnya ngos-ngosan.

"ada masalah apa? kenapa mereka ingin menghabisi kamu?"

"mereka keberatan bang, karena aku larang mau ambil setoran ke gerobak jamu abang, jadi mereka cari masalah sama kami, dan hari ini sialnya kami ketemu di sana, kami kalah jumlah, dan kami akhirnya melarikan diri "

mendengar ucapan Babar wajah Agung terlihat gelap , dia tidak pernah mengganggu orang, tapi dia paling benci diganggu.

Agung merasa senang, karena Babar betul-betul menjaga usahanya selama ini, dan bahkan rela untuk benturan dengan preman lain.

"habisi mereka, dan hancurkan gerobak jamunya....!!!"

emosi Agung sampai di ubun-ubun mendengar teriakan dari para preman yang ingin menghancurkan gerobak jamunya.

"coba saja kalau berani, siapa yang berani menghancurkan gerobak jamuku"

"emangnya kamu siapa? emangnya kami takut menghancurkan gerobak jamumu,? Aku si Baron belum pernah takut sama siapapun...hancurkan...!! "

Lima orang anak buah Baron dengan berbagai macam senjata ditangan, seperti balok dan pentungan berjalan ke arah gerobak jamu milik Agung, dan sepertinya mereka memang ingin menghancurkannya

mereka seakan tidak menganggap Agung yang berdiri di hadapan mereka,, tanpa belas kasihan mereka langsung melayangkan senjata yang mereka bawa ke kepada Agung

namun kali ini mereka salah sasaran, yang mereka hadapi adalah Agung, seorang jagoan yang susah dicari tandingannya.

"baiklah, karena kalian bukan manusia aku akan mematahkan kaki kalian"

Agung benar-benar emosi dan hampir lepas kendali, dia tidak bisa membayangkan seandainya dia tidak berada di tempat ini, mungkin gerobak jamunya akan hancur, Agus karyawannya akan terluka parah dan Babar dan anggotanya akan dihabisi.

"plakk...plakk.. plakk.."

Agung melayangkan tamparan ke arah lima orang yang ingin menghancurkan gerobak jamunya, dan kelihatannya Agung belum puas dengan kecepatan yang sulit dipercaya oleh orang biasa, Agung berlari cepat ke arah mereka dan langsung menginjak kaki mereka

untungnya Agung masih punya empati, dia hanya menginjak satu kaki dari masing-masing lima orang yang ingin menghancurkan gerobaknya

"aaakhh.... akhhhh... aaakhhhh.."

teriakan kesakitan terdengar sangat kuat keluar dari mulut kelima orang yang ingin menghancurkan gerobak jamu milik Agung.

"ayo siapa lagi, saya akan menghitung sampai 3, kalau kalian tidak berlutut,kaki kalian akan aku patahkan seperti mereka"

satu..., dua... tiga

"baiklah karena kalian tidak mau mengaku salah, aku akan mematahkan kalian semua,... hiiiaaattt..."

dengan gerakan yang sangat cepat, Agung terus melayangkan tamparan kepada Baron dan semua anak buahnya.

tidak membutuhkan waktu lama, Baron dan semua anak buahnya tergeletak di trotoar jalan, dan satu kaki mereka benar-benar dipatahkan oleh Agung.

"Babar kalian urus mereka dan mulai hari ini sampaikan sama preman yang ada di sini, kalau masih ada orang yang masihberani ingin menghancurkan gerobak jamuku, akan aku patahkan tangan dan kaki mereka.

dan kalau ada orang yang berani mengganggu kalian dan memang benar tidak salah, aku juga akan mematahkan kaki dan tangan mereka.

Babar dan ke 10 orang anak buahnya, sangat senang mendengar ucapan Agung, mereka sangat yakin sejak saat ini di daerah jalan Gatot Subroto , mereka tidak mesti lagi harus memalak hanya untuk sesuap nasi.

dengan hancurnya geng Baron, maka geng lain pasti akan takluk pada Babar karena sejak saat ini, mereka harus mikir 1000 kali jika ingin mengganggu Babar karena ada Agung di belakang Babar.

"siap bos serahkan saja sama kami semua akan bereskan, ayo jangan sampai mengotori pandangan si bos"

salah seorang diantara anggota Babar mengambil mobil pick up, kemudian mereka menaikkan Baron dan semua anggotanya ke dalam mobil pick up

setelah permisi pada Agung, Babar dan anggotanya pergi meninggalkan Agung yang masih duduk santai salah satu kursi di tempat daganganny.

Agus yang melihat kehebatan bela diri Agung hanya menggelengkan kepala, dia malah berpikir sebaiknya dia berenti saja jadi karyawan Agung jualan jamu, dan akan beralih profesi menjadi kepala preman di Gatot Subroto

namun membayangkan suatu saat kaki dan tangannya akan dipatahkan oleh orang lain, akhirnya dia mengurungkan niatnya untuk berhenti jadi karyawan Agung

satu jam kemudian Babar beserta semua anak buahnya datang membawa orang lain, orang yang mereka bawa kurang lebih 50 orang preman.

"ngapain kau bawa orang kemari?mau menghancurkan gerobakku juga?

ampun bos, kalaupun aku punya nyali 1000 nyali aku nggak akan berani nyentuh gerobak jamu bos, mereka saya bawa untuk minum jamu bos, kami 60 orang setiap malam akan minum jamu di sini dan bahkan akan terus bertambah lagi

"tentunya Agung ngerti apa maksud dari Babar, namun dia tidak peduli, sebagai seorang pengusaha, dia tidak memikirkan tentang orang lain yang perlu Agung pikirkan hanya bagaimana menghasilkan uang yang banyak dan halal

kali ini Agus betul-betul keletihan untuk membuat begitu banyak jamu yang dipesan oleh Babar dan orang-orang yang ikut dengannya, bahkan ada yang minta bungkus untuk teman-teman mereka yang lagi jaga di tempat lain .

Agung hanya diam dan tidak ikut campur urusan mereka, melihat Agung yang tidak ingin diganggu Babar pergi menjauh

dia tidak mesti harus terus bersama Agung, yang penting Agung tetap akan membelanya jika dia mendapat masalah.

setengah jam kemudian Agung meninggalkan lapak jamu yang ada di Gatot Subroto, karena dia ingin berangkat ke Iskandar muda

"gila itu si bos,kurasa dia belajar kungfu di Shaolin, gerakannya sangat cepat dan pukulannya sangat kuat

ucap salah satu anak buah Babar

"aku juga belum pernah melihat orang sehebat si bos, sampai-sampai Baron dan anak buahnya tidak sempat ngomong pisang sudah kena Hajar sama si bos.

Babar hanya diam dan tidak ingin menghentikan ucapan dan pujian anak buahnya tentang kehebatan Agung, bahkan dia berharap cerita kehebatan Agung akan terus dibicarakan ,sehingga para preman lain harus mikir untuk melawan dia karena ada Agung di belakangnya

sementara itu Agung telah sampai di lapak grobak jamu Iskandar muda dia senang melihat lapak yang ada di Iskandar muda ternyata makin ramai dan para pengamen tetap semangat untuk bernyanyi

1
Jolanda Lengkey
ndak papa bohong tuk kebaikan/Drool/
Saya adalah aku
semakin seru
Saya adalah aku
up
Saya adalah aku
up thor
Saya adalah aku
mantap
Saya adalah aku
mantap thor
Mr. Sanny: thanks dan semoga cepat di kontrak, aamiin/Pray//Pray//Pray/
total 1 replies
Saya adalah aku
ditunggu kelanjutannya thor
oneli
lanjut Thor,seru👍👍
Jolanda Lengkey
cari mati kau tommy/Toasted//Toasted/
Jolanda Lengkey
hebat agung
Saya adalah aku
seru dan mudah dipahamj
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!