Indonesia
NovelToon NovelToon
Khudsheye Bedstviye

Khudsheye Bedstviye

Status: sedang berlangsung
Genre:Dunia Lain / Barat
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Hietriech Ladislav

Original Story!

Era dimana perkembangan teknologi di bumi telah berkembang pesat & canggih, namun seiring berjalan waktu terjadi konflik antar negara hingga menjadi perang berkelanjutan yang mengerikan, perang tersebut menimbulkan banyak sekali korban jiwa.

Title : Khudsheye Bedstviye ; Худшее бедствие

Genre : Action, Isekai, Fantasy, Thriller, Magic, Sci-fi

Maaf kalo ada typo atau ada kata-kata yang agak membingungkan 🙏


Happy reading ya👌🏻😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hietriech Ladislav, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#009

   [Sore Hari]

 Aegis Base melakukan peluncuran satellite rocket Alleon 13T8Q di Renelvon hingga altitude 99,5 km dengan kecepatan 40 Mach dan mencapai point track line yang sesuai untuk Alleon Satellite.

      Kemudian Nexus mulai mencoba melakukan transmisi signal ke Alleon Satellite yang berada di orbit track untuk menguji apakah Alleon Satellite dapat berfungsi dengan baik dan bisa digunakan untuk pemantauan. Transmisi Signal Waves ke Alleon Satellite berhasil dan dapat menggunakan full performancenya melalui Aegis Base dan Tyler.

      “Alright, Nexus mulailah melakukan mapping world scale!”. Tyler memberi perintah pemetaan Renelvon pada Nexus.

      “Baik Master”.Jawab Nexus.

     “Starting mapping Renelvon, scanning to all area”.

     “Processing......”.

      “Process mapping proggres 5%”.

      “Getting visual world map”.

      “Process mapping proggres 15%”.

      “Downloading data visual Seas’s world”.

      “Process mapping proggres 25%”.

      “Downloading data visual some living things in Seas”.

      “Process mapping proggres 50%”

      “Downloading data visual benua Iminovea”.

      “Downloading data visual nations on Iminovea Continent”.

 

     Tyler menghela nafas karena menunggu terlalu lama proses mapping Renelvon berjalan-jalan keliling Base.

”Kalau proses mappingnya sudah selesai panggil aku via Advanced Goggleku”. Ucap Tyler yang berjalan keluar main control room menuju Top Bridge dan Bottom Bridge.

    Selama 1 jam Tyler keliling Base dan emosinya telah kembali normal tenang kemudian dihubungi Nexus melalui Advanced Goggle Tyler. muncul visual di screen Advanced Google stats sound waves Nexus.

     “Master, proses mapping Renelvon world scale sudah selesai”. Ucap Nexus melalui call di Advanced Goggle Tyler.

    “Baik, segera tampilkan visual mapnya, aku akan segera pergi ke Main Control Room”.

 

 (Automatically Advanced Slide Door opens)

“Give me visual”.

   Kemudian muncul visual map dunia Renelvon di holo screen Main Control Room berukuran 600 inch. Tyler pun sedikit terkejut dengan visual map yang ditampilkan Nexus di holo screen.

    “Jadi benar aku bukan berada di bumi melainkan dunia lain bernama Renelvon,Chert!”. Tyler yang melihat visual itu marah dan menendang salah satu Advanced Computer Case Main control.

 

   [Ferlonidia Capital City - Andine Kingdom]

 

   Saat hampir sunset di waktu yang bersamaan dengan Tyler yang baru saja melakukan peluncuran Satellite Alleon 13T8Q. Di istana kerajaan tiba-tiba ada seorang prajurit kerajaan yang berlari tergesa-gesa menerobos gerbang masuk ruang tahta.

     “Apa masih belum ada kabar dari pasukan Knights yang dikirim ke Regalia Country, Cassel ?!”. Tanya Raja Snaith Andine kepada Cassel yang berdiri di sisi kiri Raja Snaith yang duduk di singgasana sambil melendetkan kepalanya dengan tangan kanannya.

     “Belum ada, Yang Mulia”. Jawab Cassel yang merupakan penasihat raja.

     “Hahhh....Sudah tiga hari tapi belum ada kabar juga pasukan yang kukirimkan ke kota para Hunimals Chert itu”. Ucap Raja Snaith menghela nafas dan merasa kesal serta bosan.

    “Bagaimana dengan bala bantuan yang dikirim ke kota Maneda?”. Tanya Raja Snaith.

     “Sepertinya mereka akan segera kembali ke Andine Kingdom sore ini dan membawa kabar pasukan kita yang dikirim untuk menyerang kota Maneda”.

   “Yang Mulia....Yang Mulia Raja....hahh...hahh..hahh”.

     “Lancang sekali! dasar tak tau diri! Berlututlah dan beri hormat terlebih dahulu kepada Yang Mulia Raja!”. Ucap Cassel yang dengan suara lantang memarahi seorang prajurit yang terlihat sangat tergesa-gesa dan panik.

      “Ba..Baik, Yang Mulia”. Ucap seorang prajurit yang berlari tergesa-gesa masuk ruang tahta sambil berlutut dihadapan Raja Snaith.

      “Sekarang berbicaralah!”. Ucap Raja Snaith pada prajurit itu.

      “Yang Mulia Raja telah mengizinkanmu untuk berbicara, cepat katakan keperluanmu di sini!”. Ucap Cassel dengan suara lantang kepada prajurit itu.

“Burung Itaperm dari pasukan bala bantuan Knights yang dikirim ke kota Maneda telah membawakan sebuah informasi mengenai pasukan yang kita kirim untuk menyerang kota Maneda”. Ucap seorang prajurit yang tadi tergesa-gesa dan panik berlari menuju ruang tahta.

   “Apa?? Benarkah”. Ucap Raja Snaith yang sudah bosan menunggu lama kabar pasukan Knights yang dikirimkan ke kota Maneda terkejut.

   “Benar, Yang Mulia Raja”.ucap prajurit ynag sedang berlutut dihadapan Raja Snaith.

   “Hooh...Akhirnya! Katakan apa yang terdapat di surat itu!”. Ucap Cassel

    “Pasukan Knights yang dikirim sebagai bala bantuan ke kota Maneda saat tiba tak melihat satupun Hunimal ataupun Knights kita yang masih hidup, mereka semua mati dan setelah pasukan menyelidiki jasad-jasad pasukan kita mereka menyebutkan sepertinya mereka dibunuh oleh ‘sesuatu’ hanya dengan tangan kosong tanpa menggunakan senjata karena di tubuh jasad-jasad Knights kita tak ada bekas tebasan ataupun tusukan”. Ucap prajurit yang berlutut di hadapan Raja Snaith sambil mengangkat kepalanya menghadap Raja Snaith

     “APA?! CEPAT CARI TAU SIAPA YANG MELAKUKAN ITU PADA PASUKAN YANG KITA KIRIM MENYERANG NEGARA HUNIMALS RENDAHAN ITU!!!”. Raja Snaith sangat marah dan kesal dan memerintahkan untuk mencari pelaku pembantaian pasukan yang dikirimkan

“Understood, Yang Mulia”.

“Apa yang sebenarnya terjadi?!”. Ucap Raja Snaith sambil mengigiti kuku ibu jari tangan kanannya dengan raut wajah sangat marah.

 

    Prajurit yang tadi berlutut di hadapan Raja Snaith pun segera pergi memberi tahu yang lain tentang perintah Raja Snaith Andine.

  

 

 

 

 

 

1
Ayano
Mana ada rasa malu. Kalau ada dia kagak ada jdi penjahat. Bener dah sumpah, kagak boong
Ayano
Aku berasa lagi baca pakai bahasa Rusia 🤣🤣
Ayano
Aku keinget seven ghost pas liat adegan religius di sini
Ayano
Nama dewanya mungkin bisa diawali kapital biar lebih Bagus wak
Ayano
Mirip di game 😳
Hietriech Ladislav: Game apa?
total 1 replies
Ayano
Mengitus atau mengutus?
Keknya salah ketik ini
Hietriech Ladislav: maaf salah ketik😁
total 1 replies
Ayano
Perang yang berat sebelah 😭
Ayano
Inget game zombie 😅
Ayano
Ini mirip yang aku pakai di novelku. Emang paling enak sih pistol modelan kek gini. Cuma kaget aja pe detail begini penjelasannya 😳
Ayano
Wak aku mau jujur nih
Ini tuh gak diatur lagi setelah dicopas dari word ya?

Susah banget dibacanya dan terkesan beneran gak terstruktur seperti kayaknya pemberitahuan sistem

Kalau seandainya ini mau dilanjutkan, sebaiknya direvisi bagian ini karena ini beneran susah dibaca wak
Ayano
Aku beneran lagi pakai bahasa Rusia pas baca ini wak. Asli
Ayano
Semangka thorthor
Iklan biar semangka
Ayano
Keknya abis kejadian retakan ini ada sesuatu deh
Hietriech Ladislav: terima kasih sdh mampir baca😊
total 1 replies
Ayano
Aku kalau jadi kamu gak akan bisa bernapas dengan tenang
Ayano
Seketika kek pindah alam langsung 😅
Ayano
Karakternya yang dipake OP dong ☺
Ayano
Itu Moya 😳

Wah.... aura kuudere nih
Ayano
Skala normal buat player. Tapi tetep bisa ngerasain kek di dunia real ya
Ayano
Berasa futurenya ini 😳
Keren banget
PORREN46R
semangat terus ya author. uda mampir ya
Hietriech Ladislav: ok👌terima kasih dah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!