Revan terlihat mengetuk-ngetukan pulpen ke pelipisnya. seolah tengah berfikir keras.
nyaman..
apa aku merasa nyaman saat sama dia?
tanyanya lebih pada diri sendiri.
setelah Dimas kembali ke ruangannya. Revan tidak berhenti berfikir tentang apa yang diucapkan Dimas tadi.
perasaan nyaman yang dia rasakan sepertinya belum bisa membuat hatinya benar-benar merasa klik.
tok tok tok
suara pintu yang diketuk terdengar. sekaligus membuyarkan lamunan Revan.
"maaf tuan ada yang bisa saya bantu" tanya Lala setelah masuk ruangan utama.
"pesankan saya makan siang untuk dua orang" perintah Revan langsung.
"baik tuan" Lala akan beranjak dari tempatnya berdiri. sebelum suara menghentikan langkahnya.
"pesan disini saja. ini Ponsel saya, sebelumnya tanya Dimas dimana dia biasa memesan makan malam" lanjut Revan menghentikan langkah Lala.
"baik tuan" Lala kembali akan beranjak namun diurungkan disaat Lala melihat tatapan tuannya.
"kemana lagi?" tanya Revan heran.
"keruangan pak Dimas tuan"
"hah..." menghempaskan punggungnya kesandaran kursi. "hubungi dia pakai Ponsel itu" tunjuk Revan pada Ponsel yang ia sodorkan.
"baik tuan" meski ragu Lala tetap meraih Ponsel pintar keluaran terbaru itu.
membukanya dan mulai mencari nomor sekertaris Dimas. dan mendeal langsung namor yang sudah di temukannya.
📱
" halo, maaf pak saya mau bertanya soal tempat biasa tuan Revan memesn makan siangnya?"
📱
"....."
📱
"baik pak saya tunggu.."
setelah mengakhiri panggilan telponnya, Lala segera membuka pesan yang di kirim sekertaris Dimas yang berisi nomor Restauran tempat biasa mereka memesan makanan.
Lala kembali melakukan panggilan memesan makan siang untuk tuan mudanya. anehnya pihak Restauran tidak bertanya mengenai menu pesanan yang akan Lala pesan.
bahkan pesanan langsung di iakan yang sebenarnya Lala tidak perlu menelpon. karena tanpa di hubungi pun pihak Restauran akan tetap mengirim makan siang khusus untuk tuan mudanya.
meski bingung Lala tetap diam. dia bahkan tidak berani menanyakan menu yang diingi…
Meyakinkan Mu
Bab 27
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments