🍀
🍀
🍀
Suasana ruang makan di kediaman utama Tuan Ardian tampak senyap. Semua fokus dengan makanan didepannya. Seolah dikomando dan ingin cepat menghabiskan makanannya.
"Keruangan ayah sebentar" ucap Tuan Ardian memecah fokus anak-anak dan istrinya.
"siapa yah?" Riva bertanya karena dia tidak melihat ayahnya menunjuk salah satu dari mereka.
"kalian berdua" jawab tuan Ardian dan melenggang ke ruang kerjanya.
Riva merasa aneh dengan sikap ayahnya, apalagi ini ayahnya baru saja kembali dari luar negeri. Namun suasana terasa mencekam.
Astaga apa yang aku fikirkan
Riva membatin dan memukul sedikit kepalanya.
Revan menghentikan acara makannya dan memilih beranjak langsung ke ruangan kerja ayahnya. Tentu saja setelah berpamitan dengan sang mama.
"ishhh.....makannya belum selesai juga" Riva merasa kesal. Karena adiknya menyusul ayahnya lebih cepat. Padahal makanannya belum habis.
"sudah sana, makannya lanjut nanti. Takutnya pembahasan belum dimulai kalau kamu belum datang" sang mama memberi pengertian pada putrinya.
"iya ma" Riva beranjak setelah meneguk air minumnya.
Mama Fatma hanya bisa menggelengkan kepala melihat sikap anak-anaknya. Yang terkadang terlihat sangat angkuh, tapi disaat dirumah berubah menjadi anak-anak yang manja.
Revan dan Riva duduk di sofa ruang kerja ayahnya. Memperhatikan semua yang dilakukan ayahnya mereka.
Berbeda dengan sikap anak-anaknya yang gugup, tuan Ardian terlihat santai. Dengan Laptop yang masih menyala.
Tuan Ardian memilih menyudahi kegiatan yang sebenarnya baru saja di mulainya. Duduk di sofa single dekat dengan kedua anaknya.
Suasana masih senyap, seolah mempersilahkan seseorang untuk memulai berbicara.
ditengan menunggu Revan mengirim pesan untuk kekasihnya. Sekedar memastikan bahwa kekasihnya tidak sedang menunggunya.
Revan beranggaan pembahasan kali ini bisa sangat alot, jika dilihat dari sikap sang ayah.
"sudah selesai?" tuan Ardian bertanya pada putranya.
Tuan Ardian sengaja menunggu putranya selesai memainkan Hpnya. Menurutnya pem…
Meyakinkan Mu
Bab 47 Rasa Aman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 88 Episodes
Comments